Konten dari Pengguna

Penyebab Kedutan Lengan Kiri Atas dan Cara Mengatasinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lengan kedutan. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lengan kedutan. Foto: Shutter Stock

Kedutan lengan kiri atas bisa menjadi pertanda bahwa terdapat masalah kesehatan di tubuh seseorang. Hal ini berkaitan dengan kondisi saraf, otot, dan masalah kardiovaskular.

Mengutip situs MayoClinic, kedutan lengan kiri atas juga bisa menjadi pertanda kelelahan otot. Hal ini dapat terjadi jika seseorang terlalu banyak mengerjakan aktivitas fisik yang berat.

Bila ditandai dengan gejala lain seperti sakit dada, pusing, atau kesulitan bernapas, Anda harus segera mewaspadainya. Bisa jadi, gejala tersebut mengindikasikan masalah serius seperti penyakit jantung, stroke, dan lain-lain.

Kedutan lengan kiri atas bisa diredakan dengan obat-obatan tertentu yang diresepkan oleh dokter. Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan lengkapnya yang bisa Anda simak.

Baca juga: Sakit Kepala Belakang: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Cara Mengatasi Kedutan Lengan Kiri Atas

Ilustrasi periksa dengan dokter. Foto: BlurryMe/Shutterstock

Untuk meredakan kedutan di lengan kiri atas, Anda perlu mengetahui penyebabnya terlebih dahulu. Ini dilakukan agar dokter mengetahui diagnosisnya untuk bisa menyarankan perawatan yang tepat.

Jika kedutan yang dirasakan disebabkan oleh kelelahan otot, dokter akan meresepkan beberapa obat. Dikutip dari situs Healthline, berikut daftarnya:

  • Steroid sistemik, seperti betamethasone (Celestone) dan prednisone (Rayos).

  • Obat relaksan otot, seperti carisoprodol (Soma) dan cyclobenzaprine (Amrix).

  • Penghambat neuromuscular, seperti incobotulinumtoxin A (Xeomin) dan rimabotulinumtoxin B (Myobloc).

  • Terapi kognitif behavioral atau obat anti-ansietas untuk masalah kesehatan mental yang mendasar.

Namun, bila kedutan disebabkan oleh penyakit serius seperti jantung, stroke, dan lainnya, Anda perlu menjalani pemeriksaan lanjutan. Nantinya, dokter akan menyesuaikan perawatan tersebut dengan jenis penyakitnya.

Selain obat-obatan, kedutan lengan kiri atas juga bisa disembuhkan dengan melakukan beberapa kebiasaan baik seperti istirahat yang cukup, menjalani diet sehat, menghindari stres berlebih, dan tidak merokok. Usahakan berolahraga setiap hari agar proses penyembuhannya lebih cepat.

Penyebab Kedutan Lengan Kiri Atas

Ilustrasi berkonsultasi dengan dokter karena kedutan. Foto: Shutterstock

Gejala kedutan yang dirasakan oleh seseorang biasanya dipengaruhi oleh beberapa sebab. Mengutip situs PubMed Central, berikut penjelasannya:

1. Aktivitas fisik

Saat melakukan olahraga, asam laktat dapat menumpuk di bagian otot yang digunakan untuk beraktivitas. Ini akan berdampak pada area lengan, kaki, dan punggung, sehingga dapat memicu kedutan.

2. Stres dan kecemasan

Selain gejala fisik, stres dan cemas juga dapat menyebabkan kedutan. Gejala tersebut bisa semakin parah jika seseorang merasa gugup dan kelelahan.

3. Konsumsi stimulan

Konsumsi terlalu banyak kafein dan zat stimulan dapat menyebabkan otot di bagian tubuh Anda berkedut. Adapun jenis stimulan yang berpengaruh di antaranya kafein, kokain, ganja, dan amfetamin.

4. Kekurangan nutrisi

Tidak mendapatkan nutrisi yang cukup dapat menyebabkan kejang otot. Ini dapat menyerang area kelopak mata, betis, dan tangan. Untuk menghindarinya, Anda bisa penuhi nutrisi harian seperti vitamin D, vitamin B, dan kalsium.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa penyebab kedutan?
chevron-down

Biasanya disebabkan oleh masalah otot, saraf, dan kardiovaskular.

Apakah kedutan pertanda penyakit serius?
chevron-down

Bisa jadi, jika disertai gejala lain seperti sakit dada, pusing, atau kesulitan bernapas.

Bagaimana cara mengatasi kedutan lengan?
chevron-down

Istirahat yang cukup, mengonsumsi diet sehat, menghindari stres berlebih, dan tidak merokok.