Peran Guru dalam Pembelajaran Mendalam dan Optimalisasinya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah mengembangkan pendekatan pembelajaran mendalam yang menekankan pemahaman konsep secara holistik. Dengan metode ini, siswa diharapkan tidak hanya menguasai materi, tetapi juga mampu menerapkannya dalam berbagai situasi nyata.
Untuk mencapai tujuan tersebut, peran guru menjadi sangat krusial. Sebab, guru merupakan ujung tombak pendidikan yang langsung berinteraksi dengan siswa di seluruh Indonesia.
Lantas, apa saja peran guru dalam pembelajaran mendalam? Simak uraian lengkapnya di artikel ini!
Peran Guru dalam Pembelajaran Mendalam
Sebagai pihak yang langsung membimbing siswa di kelas, guru memiliki peran yang krusial untuk mewujudkan konsep pembelajaran mendalam.
Berdasarkan materi Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua oleh Kemendikdasmen, peran guru dalam pembelajaran mendalam adalah sebagai aktivator, kolaborator, dan pengembang budaya belajar. Berikut masing-masing penjelasannya:
1. Guru Sebagai Aktivator
Sebagai aktivator, guru akan menstimulasi peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran sekaligus memenuhi kriteria kesuksesan yang ditetapkan. Untuk mewujudkan hal ini, guru dapat menerapkan berbagai strategi dan memberikan umpan balik yang mendorong setiap peserta didik mencapai level pencapaian yang lebih tinggi.
2. Guru Sebagai Kolaborator
Guru juga berperan sebagai kolaborator dalam pembelajaran mendalam. Peran ini menuntut guru untuk mampu membangun kolaborasi inkuiri dengan peserta didik, rekan sejawat, keluarga, masyarakat, mitra profesi, serta Dunia Usaha dan Dunia Industri Kerja (Dudika).
Tujuannya adalah untuk mengembangkan pengalaman nyata dan berbagi praktik terbaik dalam penerapan pembelajaran mendalam.
3. Guru Sebagai Pengembang Budaya Belajar
Guru sebagai pengembang budaya belajar maksudnya adalah memberikan peserta didik kepercayaan diri dan peluang untuk mengambil risiko (risk-taking) dalam proses belajar.
Tujuannya adalah mendorong kreativitas dan inovasi, sekaligus melibatkan peserta didik dalam mengembangkan pengalaman belajar. Selain itu, guru diharapkan menciptakan pembelajaran yang mendukung pendekatan pembelajaran mendalam.
Baca Juga: Bagaimana Pembelajaran Mendalam dapat Mengubah Pola Pikir Guru?
Optimalisasi Peran Guru dalam Pembelajaran Mendalam
Mengutip buku Pembelajaran Mendalam Menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua terbitan Kemendikdasmen, pengoptimalan peran guru dalam pendekatan pembelajaran mendalam dapat dilakukan melalui pendidikan dan pelatihan, baik dalam jabatan maupun prajabatan.
Peningkatan kapasitas guru dalam jabatan dilakukan melalui Program Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan dan latihan keprofesian berkelanjutan. Pelatihan ini dilaksanakan dengan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran mendalam secara menyeluruh dan terintegrasi.
Harapannya, guru dapat memperoleh pengalaman nyata dalam mengimplementasikan pembelajaran mendalam pada mata pelajaran yang diampunya.
Sementara itu, kapasitas guru prajabatan ditingkatkan melalui PPG Prajabatan maupun pendidikan dan pelatihan lainnya. Pelatihan tersebut terintegrasi dengan pendekatan pembelajaran mendalam yang bersifat kontekstual, aktual, serta lintas disiplin. Dengan begitu, guru mampu menghadirkan pembelajaran yang relevan dan efektif.
(NSF)
