Konten dari Pengguna

Perbedaan Robusta dan Arabika, Pecinta Kopi Wajib Tahu!

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi perbedaan robusta dan arabika. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi perbedaan robusta dan arabika. Foto: Unsplash

Daftar isi

Kopi merupakan salah satu minuman populer yang menjadi favorit banyak orang. Bahkan, kini kopi juga telah menjadi bagian dari gaya hidup anak muda.

Ada beragam jenis kopi yang dibudidayakan di berbagai belahan dunia. Namun, dua jenis yang paling umum dikonsumsi adalah kopi robusta dan arabika. Keduanya memiliki ciri khas dan karakteristik masing-masing.

Menurut laman Sprudge, robusta adalah kopi yang berasal dari spesies tanaman Coffea canephora. Sedangkan, arabika dihasilkan dari tanaman Coffea arabica.

Selain jenis tanamannya, masih banyak perbedaan robusta dan arabika yang menjadi ciri khasnya masing-masing. Apa saja?

Perbedaan Robusta dan Arabika

Ilustrasi kopi. Foto: Unsplash

Robusta dan arabika memiliki sejumlah perbedaan yang mendasar. Perbedaan tersebut meliputi hal-hal yang bisa diamati secara langsung seperti aroma, warna, hingga kandungan di dalamnya.

1. Bentuk dan Warna

Salah satu perbedaan robusta dan arabika yang paling mudah dikenali adalah bentuk dan warnanya. William Edison dalam buku Master Roasting Coffee menjelaskan, biji kopi robusta berbentuk bulat dengan belahan tengah yang lurus dan lebih terbuka. Sedangkan, biji arabika memiliki bentuk lonjong dengan belahan tengah yang lebih melengkung.

Untuk warna kopi arabika umumnya adalah hijau cerah, sementara robusta hijau pucat bersemu cokelat. Perbedaan warna kopi arabika dan robusta kemungkinan dipengaruhi oleh proses pascapanen yang diterapkan.

2. Aroma

Robusta dan arabika juga bisa dibedakan dari aromanya. Kopi robusta beraroma seperti kacang-kacangan yang masih mentah, sedangkan arabika cenderung memiliki aroma floral yang mirip dengan blueberry.

3. Citarasa

Ilustrasi kopi. Foto: Unsplash

Dari segi rasa, arabika punya citarasa yang lebih kaya dan kompleks dibandingkan robusta. Satu gelas kopi arabika saja dapat memberikan sensasi manis, lembut, hingga tajam, kuat, atau kecut. Aromanya pun semerbak seperti buah-buahan manis.

Sebaliknya, robusta memiliki citarasa yang lebih tawar karena kandungan gulanya lebih sedikit. Menurut laman Enjoy Java, rasa pahit kopi robusta juga menimbulkan aftertaste seperti kacang.

4. Kandungan Kafein

Pecinta kopi pekat mungkin akan lebih menyukai robusta. Selain karena rasanya yang cenderung lebih pahit, kadar kafein robusta juga lebih tinggi daripada arabika. Kafein yang terkandung dalam kopi arabika yaitu sekitar 0,8-1,4 persen, sedangkan robusta sekitar 1,7-4 persen kafein.

5. Harga

Perbedaan perawatan dan pengolahan biji kopi robusta dan arabika sangat memengaruhi harganya. Arabika relatif lebih mahal daripada robusta, bahkan bisa mencapai hampir dua kali lipatnya. Itu karena arabika butuh lebih banyak perawatan sejak masa penanaman.

Dibandingkan arabika, robusta umumnya lebih cepat dipanen dan buah yang dihasilkan pun lebih banyak. Dari segi modal saja, menanam kopi robusta bisa dibilang lebih hemat biaya dan lebih minim risiko daripada membudidayakan arabika.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Lebih enak robusta atau arabika?
chevron-down

Arabika punya citarasa yang lebih kaya dan kompleks dibandingkan robusta.

Mengapa kopi arabika lebih mahal?
chevron-down

Arabika butuh lebih banyak perawatan sejak masa penanaman.

Apa perbedaan kopi robusta dan arabika?
chevron-down

Perbedaan robusta dan arabika dapat dilihat dari bentuk, aroma, hingga harganya.