Perbedaan Syarat Wajib dan Syarat Sah Shalat yang Perlu Dipahami Umat Muslim

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Shalat adalah ibadah wajib yang tidak boleh dilewatkan oleh seluruh umat Islam. Ketentuannya sudah sangat jelas, mulai dari syarat wajib hingga syarat sah shalat.
Dalam buku Ensiklopedia Fikih Indonesia Shalat oleh Ahmad Sarwat, LC., M.A., syarat shalat adalah hal yang harus dipenuhi agar ibadah shalat seseorang dianggap sah. Syarat ini harus dilakukan, apabila salah satu tidak ada maka shalatnya tidak sah.
Syarat shalat terbagi menjadi dua, yaitu syarat wajib dan syarat sah shalat. Agar lebih mudah memahami, berikut penjelasan lengkapnya.
Syarat Wajib
Segala ketentuan yang termasuk ke dalam syarat ini wajib terpenuhi. Apabila salah satu tidak ada, maka belum diwajibkan untuk melakukan shalat.
Berikut beberapa hal yang termasuk ke dalam syarat wajib shalat:
Beragama Islam
“Keislaman seseorang akan menghapus semua dosa sebelumnya.” (HR. Ahmad, At-Tabarany dan Al-Baihaqi).
Balig
“Perintahkanlah anakmu untuk shalat pada usia 7 tahun dan pukulah pada usia 10 tahun. Dan pisahkan tempat tidur mereka (anak-anak laki dan anak-anak perempuan).” (HR. Ahmad, Abu Daud dan Al-Hakim)
Berakal
“Orang yang lupa shalat hendaklah segera shalat begitu ingat. Tidak ada kafarah atasnya kecuali hanya melakukan shalat itu saja.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Baca Juga: 13 Rukun Shalat yang Wajib Diketahui Agar Pahala Sholat Diterima
Syarat Sah Shalat
Dalam buku Ensiklopedia Fikih Indonesia Shalat, syarat sah adalah hal-hal yang harus terpenuhi sebelum seorang mengerjakan shalat agar ibadahnya sah. Hal-hal yang termasuk ke dalam syarat sah shalat yaitu:
Muslim
Berakal
Mengetahui waktu shalat
Suci dari najis
Suci dari hadats kecil dan besar
Menutup aurat
Menghadap kiblat
(PDN)
