Konten dari Pengguna

Perbedaan Tilawah dan Qiraah dalam Pembacaan Ayat Suci Alquran

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Al-quran. Foto: Din Mohd Yaman/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Al-quran. Foto: Din Mohd Yaman/Shutterstock

Istilah tilawah dan qiraah sering dijumpai dalam pembacaan ayat suci Alquran. Meski sepintas terlihat sama, faktanya kedua istilah tersebut memiliki perbedaan yang cukup signifikan.

Perbedaan tilawah dan qiraah terletak pada definisinya. Secara harfiah, qiraah adalah membaca ayat-ayat Alquran. Sedangkan tilawah adalah membaca ayat Alquran disertai dengan komitmen untuk mengamalkannya.

Mengutip buku Kumpulan Tanya Jawab Keagamaan susunan Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah (2015), tilawah hanya disematkan pada aktivitas pembacaan ayat Alquran yang disertai perbuatan baik lainnya. Misalnya dengan kesungguhan untuk mempelajari isi kandungannya, mematuhi perintah dan menjauhi larangan Allah yang terkandung di dalamnya.

Tilawah memiliki arti lebih khusus dibandingkan qiraah. Agar lebih memahaminya, simak penjelasan tentang perbedaan tilawah dan qiraah berikut ini.

Baca juga: Hadits Keutamaan Membaca Alquran dan Pahala Setiap Hurufnya

Perbedaan Tilawah dan Qiraah Ketika Membaca Alquran

Ilustrasi Alquran tilawah. Foto: FS Stock/Shutterstock

Untuk mengetahui perbedaan tilawah dan qiraah, Anda perlu memahami definisinya terlebih dahulu. Qiraah dapat diartikan sebagai cara mengucapkan lafal-lafal dalam membaca Alquran, sedangkan tilawah adalah membaca ayat Alquran sekaligus merenungi makna yang terkandung di dalamnya.

Ash-shabuni dalam buku Ulumul Qur'an susunan Jazur Rohim, dkk. menjelaskan bahwa orang yang membaca qiraah harus mempunyai sanad yang sampai kepada Rasulullah SAW. Ia harus memiliki pengetahuan tentang cara-cara mengucapkan kalimat Alquran dengan baik dan benar.

Sejumlah riwayat menyatakan bahwa setiap imam qari memiliki bacaan yang berbeda dengan bacaan imam qari lainnya. Hal ini dikarenakan para imam tersebut mempelajari berbagai kabilah dan dialek yang berbeda ketika membaca Alquran.

Abu Ubaid Al-Qasim bin Salam merupakan ulama pertama yang menyusun qiraah dalam satu kitab. Beliau mengumpulkam imam-imam qiraah dengan bacaannya masing-masing sebanyak 25 buah.

Di antara banyaknya kitab qiraah, kitab susunan Ibnu Mujahid menjadi yang paling terkenal. Dalam karyanya, beliau hanya mengakui qiraah al-sab'ah yang dikumpulkan dari tujuh imam qiruah yang masyhur di kota Mekah, Madinah, Kufah, Bashrah, dan Syam.

Ibnu Mujahid hanya mengambil qiraah dari imam-imam yang memiliki kriteria dhabit (teliti), amanah (terpercaya), dan berkecimpung dalam masalah qiraah. Ketujuh imam tersebut adalah Ibnu Amir, Ibnu Katsir, Ashim Al-Kufy, Abu Amr, Hamzah Al-Kufy, Imam Nafi, dan Al-Kisaiy.

Baca juga: Hukum Tajwid Nun Mati dan Tanwin Beserta Cara Membacanya

Ilustrasi Al-quran. Foto: Iqbal nuril anwar/Shutterstock

Berbeda dengan qiraah, tilawah tidak hanya membaca ayat Alquran, tapi juga mengamalkannya. Orang yang bertilawah hendaknya mengikuti dan menerapkan apa yang terkandung dalam ayat Alquran.

Kemudian, ia juga harus menjadikannya sebagai tuntunan, kode etik, atau jalan hidupnya (way of life). Sebab, jika saja Allah mengizinkan manusia untuk mengikuti dan menerapkan jalan hidup selain Alquran, maka obyek kata tilawah bukan hanya merujuk pada firman Allah, tetapi bisa bermacam-macam.

Namun faktanya tidak demikian. Allah menjadikan Alquran sebagai solusi atas permasalahan manusia dan membantunya untuk menemukan jawaban dari apa yang tidak ia ketahui. Dalam Surat Al-Baqarah ayat 151, Allah SWT berfirman:

"Sebagaimana Kami telah mengutus kepadamu seorang Rasul (Muhammad) dari (kalangan) kamu yang membacakan ayat-ayat Kami, menyucikan kamu, dan mengajarkan kepadamu Kitab (Al-Qur'an) dan Hikmah (Sunnah), serta mengajarkan apa yang belum kamu ketahui."

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa itu qiraah?

chevron-down

Qiraah dapat diartikan sebagai cara mengucapkan lafal-lafal dalam membaca Alquran.

Apa yang dimaksud dengan tilawah?

chevron-down

Tilawah adalah membaca ayat Alquran disertai dengan komitmen untuk mengamalkannya.

Siapa saja qiraah al-sab'ah yang dimaksud oleh Ibnu Mujahid?

chevron-down

Ibnu Amir, Ibnu Katsir, Ashim Al-Kufy, Abu Amr, Hamzah Al-Kufy, Imam Nafi, dan Al-Kisaiy.