Konten dari Pengguna

Praktik Kecurangan UTBK 2026 Ditemukan, Beragam Modus Terungkap

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kecurangan UTBK 2026. Foto: exam student/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kecurangan UTBK 2026. Foto: exam student/Shutterstock

Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 menemukan sejumlah praktik kecurangan pada hari pertama pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT), Selasa (21/4).

Beragam modus terungkap, mulai dari pemanfaatan teknologi canggih hingga praktik perjokian yang terorganisasi. Temuan ini menegaskan bahwa kecurangan UTBK 2026 masih menjadi tantangan serius dalam menjaga integritas seleksi.

Menanggapi temuan kecurangan UTBK 2026 ini, panitia memastikan akan menjatuhkan sanksi tegas. Sanksi tersebut meliputi pembatalan hasil ujian hingga pencoretan peserta dari seluruh jalur seleksi, baik nasional maupun mandiri.

Ragam Kecurangan UTBK 2026

Ilustrasi kecurangan UTBK 2026. Foto: Dok Istimewa

Berikut sederet kecurangan UTBK 2026 hari pertama yang berhasil ditemukan panitia:

1. Gunakan Alat Bantu Dengar

Seorang peserta UTBK-SNBT 2026 di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang tertangkap menggunakan alat bantu dengar untuk menjawab soal ujian. Temuan ini terungkap saat pemeriksaan metal detector pada hari pertama pelaksanaan ujian.

Pemeriksaan kemudian dilanjutkan dengan pengecekan medis di bagian klinik THT, Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND). Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya material logam di kedua telinga peserta yang diduga digunakan sebagai alat bantu dari pihak luar.

"Hasilnya, di kedua telinga kanan dan kiri ditemukan material logam yang kami duga untuk membantu pengerjaan UTBK oleh pihak luar," jelas Wakil Rektor I Undip, Prof. Heru Susanto, dikutip dari kumparanNEWS.

2. Dugaan Pemalsuan Dokumen

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menemukan dugaan kecurangan dengan modus pemalsuan ijazah dan dokumen kependudukan. Berdasarkan laporan Antara, tim kemudian melakukan verifikasi ke pihak sekolah untuk mencocokkan data.

Hasilnya ditemukan kesamaan nama, tetapi terdapat perbedaan foto. Selain itu, identitas kependudukan peserta juga terindikasi palsu.

3. Dugaan Perjokian

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur (UPNVJT) dan Universitas Airlangga (Unair) mengungkap dugaan praktik perjokian pada hari pertama UTBK-SNBT 2026. Temuan ini bermula dari peserta yang terindikasi menggunakan identitas tidak sesuai saat ujian berlangsung.

Kecurigaan muncul dari gelagat peserta yang tampak gelisah di Gedung Research Center. Setelah diperiksa, terdeteksi ketidaksesuaian antara identitas resmi dan peserta yang hadir, meski foto pada data terlihat sama.

Di sisi lain, panitia pusat menemukan keterkaitan data peserta dengan lokasi ujian di Unair. Namun, pihak Unair memastikan peserta tersebut tidak hadir.

"Fotonyа terindikasi sama dengan peserta tahun 2025, sehingga sudah kami waspadai. Namun, yang bersangkutan tidak hadir di lokasi ujian di Unair," kata Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, dikutip dari Antara.

Baca Juga: 2 Pusat UTBK SNBT Jakarta 2026 yang Perlu Diketahui

Jadwal UTBK-SNBT 2026

Ilustrasi UTBK. Foto: Shutterstock

Disadur dari situs resmi SNPMB, berikut jadwal lengkap UTBK-SNBT 2026 yang perlu diperhatikan peserta:

  • Pelaksanaan UTBK-SNBT: 21-30 April 2026

  • Pengumuman hasil UTBK-SNBT: 25 Mei 2026

  • Unduh sertifikat UTBK-SNBT: 2 Juni - 31 Juli 2026

(NSF)