Produk Trade Finance Bank BNI untuk Transaksi Bisnis Internasional

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

PT Bank Negara Indonesia Tbk atau BNI merupakan bank milik negara yang menyediakan berbagai layanan keuangan untuk memenuhi kebutuhan finansial masyarakat dan bisnis. Salah satu contoh layanan yang ditawarkan adalah trade finance.
Dikutip dari laman resminya, layanan trade finance BNI saat ini bisa dibilang sebagai yang terbaik di Indonesia. Total transaksinya mencapai USD40,4 miliar dan bank guarantee domestik sebesar Rp18,1 triliun.
Atas pencapaian tersebut, BNI meraih dua penghargaan dari Alpha Southeast Asia. Lantas, apa saja contoh produk trade finance dari BNI? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan lengkapnya melalui artikel berikut ini.
Produk Trade Finance Bank BNI
Mengutip laman Investopedia, trade finance merujuk pada beragam produk dan layanan keuangan yang digunakan untuk mendukung perdagangan internasional. Proses ini melibatkan penggunaan instrumen untuk menjamin kelancaran aliran dana antara penjual dan pembeli dalam transaksi perdagangan lintas negara.
Trade finance bertujuan untuk meminimalkan risiko serta memperkuat kepercayaan di dalam transaksi perdagangan internasional. Trade finance juga memberikan akses ke dana yang dibutuhkan untuk mendukung transaksi perdagangan yang lebih besar dan rumit.
Di Bank BNI sendiri, terdapat 7 produk trade finance yang dapat membantu nasabah dalam melakukan transaksi internasional. Dirangkum dari laman resminya, berikut ini contoh produk trade finance Bank BNI:
1. Ekspor (LC dan Non LC)
BNI menyediakan layanan ekspor melalui Letter of Credit (LC) dan Non LC. LC berfungsi sebagai jaminan pembayaran dari bank, sedangkan Non LC merupakan transaksi langsung tanpa jaminan bank, yang memiliki risiko lebih tinggi. Berikut beberapa jasa layanan ekspor yang disediakan:
LC’s advising and amendments
LC’s transfer
LC’s confirmation
Export’s draft negotiation
Export’s discount notes
LC’s document collection
Non LC’s document collection
2. Impor (LC dan Non LC)
Selain trade finance ekspor, BNI juga menyediakan layanan impor melalui Letter of Credit (LC) dan Non LC. Adapun jasa layanan impor yang ditawarkan oleh BNI antara lain:
LC’s issuing
LC’s amendment
LC’s realization
Documents’ acceptance
Checking documents
Documents’ settlement payment
LC’s refinancing
Non LC’s import document inward collection
3. SKBDN (Local Letter of Credit)
Produk trade finance ketiga dari BNI adalah SKBDN (Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri) atau Local Letter of Credit. Layanan ini memiliki karakteristik dan persyaratan yang serupa dengan layanan ekspor dan impor.
4. SBLC (Standby Letter of Credit)
BNI juga menyediakan penjaminan internasional yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran untuk transaksi perdagangan. Beberapa jenis Standby LC yang ditawarkan oleh BNI antara lain:
Performance Standby
Advance Payment Standby
Bid Bond Standby
Financial Standby
Commercial StandbyStandby
5. Bill Collection Financing
BNI menawarkan pembiayaan melalui pengambilalihan Documentary Collection, yaitu Outward Bill Collection Financing (OBCF) dan Inward Bill Collection Financing (IBCF).
OBCF membantu eksportir memperoleh dana sebelum pembayaran diterima. Sementara IBCF mendukung importir untuk membayar tagihan dalam perdagangan internasional.
6. Open Account Financing
Contoh layanan trade finance berikutnya adalah BNI Open Account Financing. Layanan ini memberikan pembiayaan tagihan kepada eksportir, penjual, atau mitra korporat melalui pengambilalihan tagihan dengan metode pembayaran Open Account.
7. BNI Structured Trade Finance
Produk trade finance terakhir yang ditawarkan BNI adalah Structured Trade Finance. Layanan ini memberikan pembiayaan kepada Pemasok atau Pembeli untuk transaksi domestik dan ekspor-impor.
Pembiayaan didukung oleh dokumen LC atau Non-LC, serta menggunakan metode pembiayaan utang dan piutang dagang dalam rangkaian Supply Chain.
Baca juga: Apakah Sistem Pembayaran Hadir Setelah Adanya Uang? Ini Penjelasannya
(RK)
