Konten dari Pengguna

Profil Sitha Marino, Adik Putri Marino yang Dipacari Bastian Steel

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sitha Marino foto:Instagram/sithamarino
zoom-in-whitePerbesar
Sitha Marino foto:Instagram/sithamarino

Usai putus dengan Shafa Haris, Bastian Steel akhirnya melabuhkan hatinya pada perempuan lain, yaitu Sitha Marino. Dikutip dari kumparanHITS, keduanya resmi berpacaran bulan November ini. Fakta ini diungkap sendiri oleh Bastian ketika dirinya menghadiri acara Bukan Bisik Bisik.

Dalam acara tersebut, pemain film Hanya Kamu itu mengatakan bahwa dirinya sudah mengenal Sitha sejak beberapa tahun lalu. Namun, keduanya baru dekat beberapa bulan belakangan.

Selain itu, Bastian juga menceritakan perjuangannya untuk mendapatkan hati Sitha. Ia mengungkap bahwa dirinya pernah ditolak berkali-kali oleh adik Putri Marino tersebut.

"Sebelum pacaran aku ditolak tujuh sampai delapan kali, ya, namanya suka bercandaan biasa aja lah," ucapnya.

Bastian Steel dan Sitha Marino. Foto: Instagram @bstarzpontianak

Kendati demikian, penolakan dari Sitha tak membuat Bastian menyerah. Pemain film Love For Sale 2 itu tetap berjuang hingga akhirnya berhasil memenangkan hati Sitha.

Di samping itu, Sitha Marino merupakan adik dari aktris Putri Marino. Berbeda dengan sang kakak, dirinya memilih untuk terjun ke dunia olahraga.

Penasaran dengan sosoknya? Simak profil Sitha Marino berikut ini.

Profil Sitha Marino

Sitha Marino foto:Instagram/sithamarino

Sitha Marino lahir pada 26 Agustus 1999. Ia merupakan seorang atlet sekaligus selebgram asal Bali. Wanita berdarah Italia-Indonesia ini adalah anak dari pasangan Francesco Marino dan Marianna Rupadmi. Ia juga menjadi anak bungsu dari Putri Marino dan Selly Marino.

Sitha telah menggemari olahraga sejak di bangku sekolah dasar. Awalnya, ia menjalani olahraga basket dalam program ekstrakulikuler di sekolah. Seiring berjalannya waktu, ia pun semakin menggemari olahraga tersebut.

Kekasih Bastian Steel itu akhirnya mulai menekuni olahraga basket. Hingga akhirnya, ia berhasil membawa nama sekolahnya dalam ajang Honda DBL Bali Series pada 2015 dan 2016.

Tak hanya itu, Sitha bahkan juga menjadi salah satu anggota DBL All Star yang diberangkatkan ke Amerika Serikat.

Sitha Marino foto:Instagram/sithamarino

Prestasi Sitha dalam dunia basket membuatnya dianugerahi beasiswa di Universitas Pelita Harapan. Usai mendapat beasiswa, Sitha akhirnya pindah dari Pulau Dewata ke Kota Jakarta. Ia berupaya mengejar mimpinya di dunia basket.

Ketika berkuliah, Sitha mendapat tawaran untuk bergabung dengan klub profesional Sahabat Semarang. Ia pun memilih tim tersebut sebagai klub profesional pertamanya.

Pada 2017, Sitha memulai debutnya dengan Sahabat Semarang dalam Srikandi Cup 2017-2018. Saat itu, ia berhasil menjadi top block atau pencetak blok terbanyak dalam ajang tersebut.

Meski memiliki banyak prestasi, Sitha mengaku kesulitan untuk bergabung dengan tim nasional Indonesia. Sebab, dirinya masih berstatus sebagai warga negara Italia seperti sang ayah.

Hal ini juga membuat Sitha sulit untuk melangkah ke perlombaan nasional seperti PON, POMNAS, dan POPNAS.

Selain jago berolahraga, Sitha juga memiliki suara yang merdu. Hal ini bisa dilihat dari original soundtrack (OST) film Generasi 90an: Melankolia yang dinyanyikannya.

(GTT)