Properti Tari Jaipong dan Alat Musik yang Digunakan

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tari Jaipong yang berasal dari Jawa Barat memiliki inti pada gerak tubuh yang harmonis dan enerjik. Tarian ini diciptakan sebagai tarian pergaulan dan pertunjukan.
Sebagian besar masyarakat mengetahui tari tradisional Jaipong hanya dibawakan oleh perempuan. Padahal, Tari Jaipong sendiri bisa dikelompokan ke dalam berbagai jenis.
Dikutip melalui berbagai sumber, kelompok penari Jaipong terdiri dari:
Rampak sejenis (kelompok laki-laki atau perempuan).
Rampak berpasangan (kelompok berpasangan laki-laki dan perempuan).
Tunggal laki-laki dan tunggal perempuan.
Berpasangan laki-laki/perempuan.
Dalam setiap pertunjukan, salah satu bagian penting yang sangat berperan untuk menghidupkan suasana adalah properti. Begitu pula dengan Tari Jaipong, khususnya pada penggunaan kostum.
Ada tiga macam properti Tari Jaipong, di antaranya:
Sinjang, celana panjang yang digunakan penari Jaipong.
Apok, baju atasan penari Jaipong berupa kebaya yang terdapat pernik dan ornamen.
Sampur, selendang yang diletakkan di leher para penari Jaipong. Ini merupakan properti utama dalam Tari Jaipong karena setiap gerakan akan memainkan selendang tersebut.
Adapun alat musik yang digunakan dalam pertunjukan Tari Jaipong, yaitu:
Gong, digunakan dengan dipukul pada hitungan-hitungan tertentu.
Kecrek, digunakan untuk mengiringi Tari Jaipong. Alat musik ini berfungsi untuk memberi aba-aba.
Rebab, alat musik pendukung yang nadanya menjadi daya tarik tersendiri saat pertunjukan.
Gendang, alat musik yang biasanya mengiringi tari-tarian asal Jawa Barat dan Jawa Tengah.
(FEP)
