Konten dari Pengguna

Puasa 10 Hari Sebelum Idul Adha: Pengertian, Niat, dan Keutamaannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa 10 hari sebelum Idul Adha adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Puasa 10 hari sebelum Idul Adha adalah salah satu ibadah yang sangat dianjurkan. Foto: Pexels.com

Menjelang hari raya Idul Adha, ada sejumlah amalan yang dianjurkan untuk dilakukan oleh umat Islam. Salah satunya adalah melaksanakan puasa 10 hari sebelum Idul Adha.

Puasa sunah ini umumnya dikenal dengan sebutan puasa Dzulhijjah. Umat Islam yang menunaikan ibadah ini akan memperoleh banyak keutamaan, termasuk rahmat dan cinta dari Allah SWT.

Apa Itu Puasa 10 Hari Sebelum Idul Adha?

Puasa yang dilakukan 10 hari sebelum Idul Adha umumnya dikenal dengan sebutan puasa Dzulhijjah. Foto: Pexels.com

Menurut Syaiful Bahri dalam bukunya Anak Bertanya, Orang Tua Tidak Kelabakan, puasa 10 hari sebelum Idul Adha atau puasa Dzulhijjah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada 10 hari pertama di bulan Dzulhijjah. Puasa ini dikerjakan selama 9 hari pertama bulan Dzulhijjah.

Pada hari kesepuluh yang bertepatan dengan Idul Adha, umat Islam hanya berpuasa sampai salat Idul Adha selesai. Setelah itu, umat Islam dilarang melaksanakan ibadah puasa pada hari raya Idul Adha karena hukumnya haram. Larangan berpuasa juga berlaku pada hari-hari tasyrik, yaitu tanggal 11, 12, dan 13 Dzulhijjah.

Miftahul Achyar Kertamuda dalam bukunya Cinta Shaum, Zakat, dan Haji menjelaskan bahwa puasa yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah secara khusus disebut sebagai puasa Arafah. Selain itu, puasa pada tanggal 8 Dzulhijjah dikenal sebagai puasa Tarwiyah.

Puasa 10 hari sebelum puasa memiliki keutamaan dan makna tersendiri bagi umat Islam dalam rangka menyambut hari raya Idul Adha.

Baca Juga: Jadwal Puasa Arafah 2024, Keutamaan, dan Tata Caranya

Niat Puasa 10 Hari Sebelum Idul Adha

Ilustrasi seseornag membaca niat puasa 10 hari sebelum Idul Adha. Foto: Pexels.com

Bagi umat Islam yang ingin melaksanakan ibadah puasa sepulih hari sebelum Idul Adha, simak bacaan niatnya yang dikutip dari buku Panduan Muslim Kaffah Sehari-hari oleh Muh. Hambali berikut ini:

1. Niat Puasa 1-7 Dzulhijjah

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ ذِيْ الْحِجَّةِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

(Na waitu sauma shahri Dhi al-Hijjati sunnatan lillahi ta'ala.)

Artinya:

"Saya berniat puasa bulan Dzulhijjah sunnah karena Allah Ta'ala"

2. Niat Puasa 8 Dzulhijjah (Hari Tarwiyah)

نَوَيْتُ صَوْمَ تَرْوِيَّةَ سُنَّةٌ لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma tarwiyah sunnatan lillahi ta'ala.)

Artinya:

"Saya niat puasa Tarwiyah sunnah karena Allah Ta'ala."

3. Niat Puasa 9 Dzulhijjah (Hari Arafah)

نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةٌ لِلَّهِ تَعَالَى

(Nawaitu shauma 'arafata sunnatan lillaahi ta'aalaa.)

Artinya:

"Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: 5 Sunnah Shohibul Qurban yang Perlu Dipahami Umat Islam

Keutamaan Puasa 10 Hari Sebelum Idul Adha

Umat Islam yang melaksanakan ibadah puasa 10 hari sebelum Idul Adha akan memperoleh banyak keutamaan. Foto: Pexels.com

Mengutip dari laman Badan Zakat Nasional, dalam salah satu riwayat dijelaskan bahwa Rasulullah SAW selalu melaksanakan ibadah puasa sepuluh hari di bulan Dzulhijjah. Berikut hadisnya:

"Dari Hafshah RA: Ada empat amalan yang selalu dilakukan oleh Rasulullah SAW, yaitu: puasa Asyura, puasa pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, puasa tiga hari setiap bulan, dan salat dua rakaat sebelum subuh. " (HR Ahmad dan An Nasa'i)

Berdasarkan hadis di atas, dapat diketahui bahwa Rasulullah SAW selalu melakukan ibadah puasa pada bulan Dzulhijjah.

Selain itu, pada hadis lainnya disebutkan bahwa memperbanyak amal ibadah pada sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijjah akan memperoleh rahmat dari Allah SWT. Rasulullah Saw bersabda:

"Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal shalih di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya dari pada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama dari Dzulhijjah)." (HR. Ahmad)

Dengan demikian, melaksanakan ibadah puasa sepuluh hari sebelum Idul Adha memiliki nilai yang sangat penting dan dianjurkan dalam Islam. Rasulullah SAW menekankan betapa besar keutamaan beribadah pada hari-hari tersebut, termasuk berpuasa.

Puasa di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah tidak hanya sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga cara untuk mendapatkan rahmat dan keberkahan dari-Nya.

(SAI)