Konten dari Pengguna

Puasa Sunnah Muharram Berapa Hari? Ini Jadwal dan Bacaan Niatnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Puasa Sunnah Muharram. Foto: Oleksandra Naumenko/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Puasa Sunnah Muharram. Foto: Oleksandra Naumenko/Shutterstock

Muharram merupakan salah satu bulan istimewa dalam kalender Hijriyah yang penuh dengan keutamaan. Bulan ini termasuk dalam empat bulan haram, yaitu bulan-bulan yang dimuliakan dalam Islam, di mana umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan dan menjauhi perbuatan dosa.

Rasulullah SAW pun menganjurkan umatnya untuk memperbanyak puasa di bulan ini sebagai bentuk amalan yang mendekatkan diri kepada Allah. Di antara hari-hari istimewa pada bulan Muharram, terdapat dua waktu utama untuk menjalankan puasa sunnah, yaitu pada hari Tasu'a dan Asyura.

Lalu, puasa sunnah Muharram berapa hari dilaksanakan? Berikut informasi mengenai jadwal puasa beserta bacaan niat yang bisa diamalkan.

Puasa Sunnah Muharram Berapa Hari?

Ilustrasi buka puasa bersama keluarga. Foto: Shutterstock

Menurut Syaikh Sulaiman Ahmad Yahya Al-Faifi dalam buku Ringkasan Fikih Sunnah Sayyid Sabiq, puasa sunnah di bulan Muharram terbagi dalam tiga tingkatan utama. Tingkatan pertama adalah puasa pada hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram.

Kemudian, tingkatan kedua adalah berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram. Sedangkan tingkatan yang paling sempurna adalah berpuasa selama tiga hari berturut-turut, yaitu pada tanggal 9, 10, dan 11 Muharram.

Rasulullah SAW pun menasihati umatnya agar tidak meniru cara puasa kaum Yahudi yang hanya berpuasa satu hari saja, yaitu pada 10 Muharram. Dalam hadits beliau disebutkan:

"Berpuasalah pada hari Asyura (10 Muharram), dan bedakanlah dirimu dari orang Yahudi. Berpuasalah juga sehari sebelumnya atau sesudahnya.” (HR. Bukhari)

Ketentuan berpuasa selama tiga hari ini juga sebagai bentuk kehati-hatian karena terkadang ada perbedaan dalam penetapan awal bulan Muharram. Maka dari itu, puasa pada tanggal 9, 10, dan 11 menjadi cara yang lebih aman untuk memastikan puasa Asyura benar-benar terlaksana.

Jadi, secara umum, puasa sunnah di bulan Muharram dapat dilakukan satu, dua, atau tiga hari, tergantung kemampuan dan pilihan masing-masing. Namun, yang paling utama adalah berpuasa selama tiga hari berturut-turut, yaitu tanggal 9, 10, dan 11 Muharram.

Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H, 1 Muharram jatuh pada hari Jumat, 27 Juni 2025. Berikut ini jadwal lengkap puasa sunnah di bulan Muharram:

  • Puasa Tasu’a (9 Muharram): Sabtu, 5 Juli 2025

  • Puasa Asyura (10 Muharram): Minggu, 6 Juli 2025

  • Puasa 11 Muharram: Senin, 7 Juli 2025

Niat Puasa Sunnah Muharram

Ilustrasi Membaca Niat Puasa Muharram. Foto: Shutter Stock

Sebagaimana puasa sunnah lainnya, niat juga menjadi syarat utama sebelum melakukan puasa Muharram. Bersumber dari buku Tata Cara dan Tuntunan Segala Jenis Puasa susunan Nur Solikhin, berikut bacaan niatnya:

1. Niat Puasa Tasu'a (9 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ مِنْ يَوْمِ تَسُوْعَاءٍ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin min yaumi tasuu-'aa-in sunnatan lillahi ta'aalaa.

Artinya: "Saya niat berpuasa sunnah hari Tasua esok hari karena Allah Ta'ala."

2. Niat Puasa Asyura (10 Muharram)

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ عَاشُورَاءَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati 'Asyura lillahi ta'ala

Artinya: "Saya berniat puasa sunnah Asyura karena Allah Lillahi ta'ala."

3. Puasa 11 Muharram

نَوَيْتُ صَوْمَ الْمُحَرَّمِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shaumal Muharrami lilahi ta'ala

Artinya: "Saya niat puasa Muharram karena Allah ta'âlâ."

Baca Juga: 4 Teks Singkat Khutbah Jumat Bulan Muharram yang Penuh Makna

(ANB)