Puasa Tarwiyah: Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa tarwiyah dilaksanakan setiap tanggal 8 Dzulhijjah. Pada tahun 2021 ini, puasa tarwiyah jatuh pada 18 Juli mendatang. Puasa Tarwiyah merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan menjelang Idul Adha karena memiliki keutamaan yang besar.
Pelaksanaan puasa tarwiyah masih dalam lingkup 10 hari pertama bulan Dzulhijjah. Allah sangat menyukai amalan ibadah yang dilakukan di 10 hari tersebut. Sebagaimana dijelaskan dalam hadist riwayat Bukhari berikut ini.
“Dari Ibnu Abbas dengan kualitas hadits marfu’. ‘Tidak ada hari-hari di mana amal saleh lebih disukai Allah pada hari itu dari hari-hari ini, maksudnya sepuluh hari Dzulhijjah.’ Kemudian para sahabat bertanya, ‘Bukan pula jihad, ya Rasulullah?’ Rasul menjawab, ‘Tidak pula jihad di jalan Allah kecuali seorang lelaki yang keluar membawa diri dan hartanya kemudian ia pulang tanpa membawa apa-apa lagi,”
Keutamaan puasa tarwiyah lainnya adalah dapat menghapus dosa selama satu tahun. Hal ini tercantum dalam sebuah hadist Nabi riwayat Abus Syekh Al-Ishfahani dan Ibnun Najar.
صوم يوم التروية كفارة سنة وصوم يوم عرفة كفارة سنتين
Artinya, “Puasa hari tarwiyah dapat menghapus dosa setahun. Puasa hari arafah dapat menghapus dosa dua tahun.”
Niat dan Tata Cara Puasa Tarwiyah
Tata cara melaksanakan puasa tarwiyah hampir sama dengan pelaksanaan puasa sunah lainnya. Hanya saja berbeda pada niat dan waktu pelaksanaannya saja.
Berikut adalah bacaan niat puasa tarwiyah yang dikutip dari buku Panduan Praktis Menjalankan Puasa Sunnah karya Siti Nur Aidah.
نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التروية لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma hadzal yaumi’an ada’i sunnati tarwiyah lillahi ta’ala
Artinya, “Saya berniat puasa sunnah tarwiyah pada hari ini karena Allah Ta’ala.”
Membaca doa niat puasa tarwiyah dan dilakukan pada waktu malam hari hingga sebelum terbit fajar.
Dalam melaksanakan puasa tarwiyah, dianjurkan untuk melakukan makan sahur. Walau makan sahur hukumnya sunnah, tetapi apabila dikerjakan akan mendapatkan berkah dan pahala yang besar.
Menjauhi segala hal yang dapat membatalkan puasa, seperti makan dan minum dengan disengaja, melakukan hubungan intim, dan lain sebagainya hingga waktu berbuka puasa tiba.
Menyegerakan untuk berbuka saat adzan berkumandang agar mendapat banyak pahala puasa dan membaca doa berbuka puasa berikut.
للَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthortu dzahabazh-zama’u, wabtalatil ‘uruuqu wa tsabata-l ajru, insyaa Allah
Artinya: “Ya Allah, karena engkau saya puasa, dan dengan rezeki pemberian engkau saya berbuka, dahaga telah lenyap dan urat-urat telah minum, serta pahala telah tetap bila Allah SWT menghendakinya.”
(ULY)
