Konten dari Pengguna

Pusat Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kesos Wilayah III di Mana?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pusat Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Wilayah III di mana. Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO/kumparanBISNIS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pusat Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Wilayah III di mana. Foto: Nova Wahyudi/ANTARA FOTO/kumparanBISNIS

Kementerian Sosial (Kemensos) membuka pendaftaran guru dan tenaga kependidikan (tendik) Sekolah Rakyat pada 8-14 Juni 2026. Pendaftaran tersebut dilakukan secara resmi melalui portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN).

Dalam proses pendaftaran, peserta diwajibkan memilih wilayah penempatan yang tersedia. Untuk formasi tenaga kependidikan, penempatan akan dibagi ke dalam Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial wilayah I hingga IV.

Pertanyaannya, Pusat Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Wilayah III di mana? Simak artikel ini untuk mengetahui lokasi dan informasi lainnya!

Pusat Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Wilayah III di Mana?

Ilustrasi Pusat Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Wilayah III di mana. Foto: Kemendikdasmen

Dalam pendaftaran tenaga kependidikan Sekolah Rakyat, tersedia empat wilayah penempatan yang dapat dipilih peserta. Berdasarkan informasi dari portal SSCASN, Pusat Pendidikan Pelatihan dan Pengembangan Profesi Kesejahteraan Sosial Wilayah III berlokasi di Kalimantan dan Sulawesi

Adapun rincian lengkap wilayah penempatannya adalah sebagai berikut:

  • Wilayah I: Sumatra

  • Wilayah II: Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan DKI Jakarta

  • Wilayah III: Kalimantan dan Sulawesi

  • Wilayah IV: Maluku, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua

Baca Juga: Link Daftar PPPK Guru Sekolah Rakyat 2026 dan Persyaratannya

Formasi Seleksi Sekolah Rakyat 2026

Ilustrasi Sekolah Rakyat. Foto: Jeni Ritanti/kumparan

Pada rekrutmen kali ini, total terdapat 3.053 formasi yang dibuka tersebar dalam berbagai mata pelajaran dan bidang keahlian. Dihimpun dari Keputusan Menteri PANRB Nomor 215 Tahun 2026, berikut daftar formasi yang dibuka:

Guru

  • Guru Ahli Pertama - Guru Bahasa Indonesia: 162 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Bahasa Inggris: 268 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Bimbingan Konseling: 177 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Biologi: 71 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Ekonomi: 76 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Fisika: 87 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Geografi: 73 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru IPA: 87 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru IPS: 90 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Kelas: 561 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Kimia: 86 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Matematika: 156 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Penjasorkes: 237 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru PPKN: 178 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Sejarah: 68 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru Seni Budaya: 201 formasi

  • Guru Ahli Pertama - Guru TIK: 402 formasi

Tenaga Kependidikan

  • Penata Layanan Operasional (S1 Kesejahteraan Sosial, S1 Bimbingan Konseling, S1 Psikologi, S1 Pendidikan Luar Biasa, S1 Pendidikan Luar Sekolah, D4 Kesejahteraan Sosial, D4 Bimbingan Konseling, D4 Psikologi, D4 Pendidikan Luar Biasa, D4 Pendidikan Luar Sekolah): 2.980 formasi

  • Penata Layanan Operasional (S1 Semua Jurusan, D4 Semua Jurusan): 211 formasi

  • Penata Layanan Operasional (S1 Semua Jurusan, D4 Semua Jurusan): 1.343 formasi

  • Pengelola Layanan Operasional (D3 Semua Jurusan): 183 formasi

  • Pengelola Layanan Operasional (D3 Semua Jurusan): 226 formasi

  • Operator Layanan Sosial (SLTA/sederajat): 185 formasi

(NSF)