Konten dari Pengguna

Resume Agenda 1 MOOC PPPK 2024 dan Contoh Isiannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) membuat agenda 1 mooc pppk. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) membuat agenda 1 mooc pppk. Foto: Shutter Stock

Resume agenda 1 MOOC PPPK membahas tentang wawasan kebangsaan. Resume tersebut dapat dijadikan sebagai rujukan bagi pegawai PPPK ketika mengikuti program pelatihan dan pendidikan dasar.

Bagi yang belum tahu, MOOC adalah singkatan dari Massive Open Online Course. Ini merupakan program pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh Lembaga Administrasi Negara untuk pegawai PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Melalui program MOOC, pegawai PPPK dapat mengasah kompetensi, pengetahuan, serta keterampilannya agar lebih maksimal. Tidak hanya menciptakan calon ASN yang berintegritas, MOOC juga dapat membantu membentuk pegawai yang profesional dan berkarakter.

MOOC dibagi menjadi tiga agenda utama, yakni agenda 1, agenda 2, dan agenda 3. Bagaimana isi resume agenda 1 MOOC? Simak contohnya dalam artikel berikut ini.

Resume Agenda 1 MOOC PPPK

Ilustrasi PPPK Guru Foto: Shutter Stock

Seperti disebutkan sebelumnya, resume agenda 1 MOOC PPPK memuat tentang kenegaraan. Ada tiga materi utama yang diujikan, yakni wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bela negara, analisis isu kontemporer, dan kesiapsiagaan bela negara.

Nantinya, agenda tersebut akan diisi dengan materi-materi yang sifatnya relevan. Berikut contoh isi resume agenda 1 MOOC PPPK selengkapnya yang bisa dijadikan referensi:

A. Wawasan Kebangsaan

Wawasan kebangsaan dan nilai-nilai bela negara adalah konsepsi cara pandang yang dilandasi kesadaran diri sebagai warga negara. Ia juga menyadari lingkungan sekitarnya berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ada banyak peristiwa penting dalam sejarah bangsa Indonesia, di antaranya yakni sebagai berikut:

  • 20 Mei 1908 puluhan anak muda berkumpul di Aula Stovia untuk mendirikan organisasi Boedi Oetomo.

  • Perhimpunan Indonesia (PI) merupakan organisasi pergerakan nasional pertama yang menggunakan istilah "Indonesia". Bahkan Perhimpunan Indonesia menjadi pelopor kemerdekaan bangsa Indonesia di kancah internasional.

  • Pada tanggal 30 April 1926 di Jakarta diselenggarakan “Kerapatan Besar Pemuda”,  yang kemudian terkenal dengan nama “Kongres Pemuda I”. Kongres tersebut dihadiri oleh wakil organisasi pemuda Jong Java, Jong Sumatranen Bond, Jong Ambon, Sekar Rukun, Jong Islamieten Bond, Studerenden Minahasaers, Jong Bataks Bond dan Pemuda Kaum Theosofi.

  • Pada 27-28 Oktober 1928, Kongres Pemuda Kedua dilaksanakan.

  • PPKI terbentuk pada 7 Agustus 1945.

Bela Negara adalah tekad, sikap, dan perilaku warga negara untuk menjaga Kedaulatan, Keutuhan Wilayah, dan Keselamatan Bangsa. Ini selaras dengan nilai-nilai dan fungsi yang dijunjung tinggi oleh ASN meliputi pelaksanaan kebijakan publik, pelayanan publik, dan persatuan bangsa.

Hari Bela Negara diperingati setiap tanggal 19 Desember. Dalam perayaannya, masyarakat Indonesia mengenal nilai-nilai Bela Negara yang meliputi cinta tanah air, sadar berbangsa dan bernegara, setia pada Pancasila, rela berkorban untuk bangsa dan negara, serta memiliki kemampuan untuk bela negara.

Ilustrasi perempuan bekerja sebagai anggota PPPK. Foto: Shutterstock

B. Analisis Isu Kontemporer

I. Modal untuk menghadapi perubahan lingkungan strategis:

  • Modal intelektual

  • Modal emosional

  • Modal sosial

  • Modal ketabahan

  • Modal etika atau moral

  • Modal kesehatan

II. Isu-isu strategis kontemporer

  • Korupsi

  • Narkoba

  • Terorisme dan radikalisme

  • Money laundring

  • Proxy war

  • Kejahatan mass communication

III. Memahami isu kritikal

Isu kritikal dipandang sebagai topik yang berhubungan dengan masalah-masalah sumber daya. Masalah tersebut memerlukan pemecahan yang disertai dengan kesadaran publik.

C. Kesiapsiagaan Bela Negara

Suatu keadaan siap siaga yang dimiliki oleh seseorang dilakukan berdasarkan sikap dan tekad kenegaraannya. Ia rela berkorban sepenuh jiwa karena dilandasi oleh kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sikapnya dilandasi oleh Pancasila dan UUD 1945. Dalam menjalankan peerannya, ia ikut menjaga, merawat dan menjamin kelangsungan hidup berbangsa dan bernegara.

Baca juga: MOOC PPPK: Cara Akses dan Pendaftarannya

(MSD)