Konten dari Pengguna

Sama-Sama Penyakit Kulit, Apa Perbedaan Kadas dan Kurap?

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Penyakit Kulit Kadas dan Kurap (Foto: Pexels)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Penyakit Kulit Kadas dan Kurap (Foto: Pexels)

Daftar isi

Kadas dan kurap adalah penyakit kulit yang umum dialami masyarakat Indonesia. Penyakit kulit ini bisa menyerang siapa saja, baik itu anak-anak maupun dewasa.

Meski sama-sama menyebabkan rasa gatal akibat infeksi jamur, kadas dan kurap memiliki perbedaan dari segi gejala hingga cara pengobatannya.

Perbedaan kedua penyakit ini penting untuk diketahui agar tidak salah dalam perawatan dan pemberian obat yang sesuai dengan gejalanya. Berikut ulasan mengenai perbedaan kadas dan kurap, gejala, dan cara pengobatannya.

1. Penyakit Kulit Kadas

Ilustrasi Penyakit Kadas . Foto: Unsplash

Pengertian Kadas

Mengutip dari Centers for Disease Control and Prevention, kadas adalah penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi dari beragam spesies jamur.

Penyakit kadas sangat mudah menular lewat kontak langsung dengan penderita, benda-benda yang dipakai penderita, atau hewan yang menderita kadas. Penderita kadas akan mengalami gatal-gatal pada kulit yang terinfeksi.

Gejala Penyakit Kulit Kadas

1. Benjolan bersisik pada kulit yang berwarna merah

2. Permukaan benjolan mulus, bersisik, dan timbul bintik-bintik merah

3. Kemunculan kadas dapat terjadi di bagian kulit manapun, termasuk kulit kepala

4. Gatal-gatal yang tidak tertahankan

Pengobatan Kadas

Mengutip dari buku Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin karya Adhi Djuanda, dkk. pengobatan kadas akibat infeksi jamur dapat dilakukan dengan cara berikut:

1. Memakai salep anti jamur yang dapat dibeli di apotek. Salep antijamur harus mengandung cloritomazole atau miconazole yang berfungsi mencegah perkembangbiakan jamur.

2. Jika dalam 2 minggu setelah menggunakan salep kondisi belum membaik, segera konsultasi ke dokter.

2. Penyakit Kulit Kurap (Tinea corporis)

Ilustrasi Penyakit Kurap (Foto: Pexels)

Dalam Buku Ajar Dasar Biomedik Lanjutan karya Denai Wahyuni, kurap didefinisikan sebagai jenis penyakit kulit akibat infeksi jamur Tinea corporis.

Penyakit kurap menimbulkan rasa gatal yang luar biasa dan membuat penderita ingin menggaruk. Jika digaruk terus menerus, kurap akan semakin melebar di kulit.

Gejala Penyakit Kulit Kurap

Kurap dalam bahasa Inggris disebut ringworm karena gejalanya pada kulit menimbulkan bentuk bulat (cincin) kemerahan. Berikut beberapa gejalanya:

1. Timbul lesi berbentuk bulat dengan pinggiran agak tinggi berisi air berwarna bening

2. Terjadi peradangan kulit akibat garukan, jika mandi akan terasa sangat perih

3. Pada udara dingin atau berkeringat, kulit akan sangat gatal dan timbul sisik.

4. Bercak kurap dapat berwarna merah, merah muda, cokelat, atau abu-abu

Baca Juga: 5 Ciri-Ciri Kurap Akan Sembuh

Pengobatan Kurap

Sama halnya dengan kadas, kurap juga disembuhkan dengan obat salep atau krim anti jamur. Beberapa salep yang dapat digunakan antara lain:

1. Clotrimazole, dipakai 2-3 kali sehari selama empat minggu

2. Miconazole, dipakai dua kali sehari selama 10 hari

3. Ketokonazol: dipakai sehari sekali atau dua kali hingga kulit kembali normal

4. Terbinafine, digunakan sekali atau dua kali sehari dalam 2 minggu

Frequently Asked Question Section

Bagaimana ciri-ciri kulit terkena penyakit kurap?
chevron-down

Ciri-ciri kurap di antaranya; timbul ruam berbentuk bulat dengan pinggiran agak tinggi berisi air berwarna bening; bercak kurap dapat berwarna merah, merah muda, cokelat, atau abu-abu; jika digaruk, bercak akan semakin melebar; saat mandi akan terasa sangat perih dan udara dingin/berkeringat akan menimbulkan rasa gatal luar biasa.

Bagaimana bentuk kadas?
chevron-down

Kadas berupa benjolan bersisik pada kulit yang berwarna merah. Permukaan benjolan terasa bersisik dan timbul bintik-bintik merah.

Apakah kadas bisa menular?
chevron-down

Kadas sangat mudah menular melalui kontak erat dengan penderita, hewan yang menderita kadas, dan benda-benda yang digunakan penderita kadas.

(AAA)