Konten dari Pengguna

Sejarah Hari Kesehatan Jiwa Sedunia yang Diperingati Setiap 10 Oktober

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sejarah Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sejarah Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Foto: Pixabay

Setiap tahun, 10 Oktober diperingati sebagai Hari Kesehatan Jiwa Sedunia. Melansir Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), peringatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran warga dunia tentang masalah kesehatan mental.

Sejak 7 Oktober 2020, platform berbagi video, yakni TikTok, bekerjasama dengan WHO, Federasi Dunia untuk Kesehatan Mental (WFMH), dan United for Global Mental Health (United GMH) meluncurkan program "Move for Mental Health: Let's Invest".

Pengguna TikTok diajak untuk membagikan konten yang berkaitan dengan pentingnya memperhatikan kesehatan mental melalui tagar #MoveForMentalHealth. Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia telah memasuki tahun ke-28. Berikut adalah sejarahnya:

Sejarah Hari Kesehatan Jiwa Sedunia

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2020. Foto: WFMH

Hari Kesehatan Jiwa Sedunia dicetuskan oleh Federasi Dunia untuk Kesehatan Mental (WFMH) dan pertama kali diperingati pada 10 Oktober 1992. Misi mereka adalah meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan advokasi masyarakat seluruh dunia mengenai kesehatan jiwa.

Selama dua tahun, WFMH tidak memiliki tema spesifik untuk peringatan Hari Kesehatan Jiwa. Pada 1994, mereka mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Mental di Seluruh Dunia”.

Sejak saat itu, Hari Kesehatan Jiwa memiliki tema yang berbeda-beda setiap tahun. Pada 1999, isu yang diangkat adalah perempuan dan kesehatan jiwa. Sedangkan pada 2018, peringatan ini berfokus pada anak-anak muda dan kondisi kesehatan mental mereka di dunia yang terus berubah.

Peringatan Hari Kesehatan Jiwa Sedunia ini juga didukung oleh WHO. Dikutip dari laman resminya, peringatan ini memberikan kesempatan bagi semua pemangku kepentingan yang menangani masalah kesehatan jiwa untuk membicarakan tentang pekerjaan mereka dan usaha apa lagi yang perlu dilakukan untuk mewujudkan perawatan kesehatan mental bagi semua orang di seluruh dunia.

Tema yang dipilih tahun ini adalah "Kesehatan Jiwa untuk Semua: Investasi Lebih Besar - Akses Lebih Besar". Tema ini menyerukan adanya investasi yang lebih besar untuk memastikan bahwa setiap orang memiliki akses perawatan kesehatan mental, khususnya di tengah pandemi COVID-19.

(ERA)