Sejarah Hari Pramuka Nasional yang Diperingati Setiap 14 Agustus

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hari Pramuka diperingati secara serentak di seluruh wilayah Indonesia pada Minggu (14/8) besok. Ini adalah momen pertama Pramuka diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia secara resmi.
Mengutip buku Panduan Wajib Pramuka Superlengkap tulisan Jaenuddin Yusup dan Tini Rustini, sejarah Hari Pramuka di Indonesia tak lepas dari peran Lord Robert Baden-Powell.
Selaku pendiri gerakan kepramukaan sedunia, Baden-Powell mendasari pembinaan remaja di Inggris hingga berkembang menjadi gerakan kepramukaan di seluruh dunia, termasuk Indonesia.
Keberadaan Gerakan Pramuka di Indonesia sudah dimulai sejak Nusantara masih dijajah Belanda. Bagaimana kisahnya? Berikut sejarah Hari Pramuka Nasional secara singkat yang dapat Anda simak.
Sejarah Hari Pramuka
Gagasan Baden-Powell mengenai gerakan kepramukaan dibawa oleh Belanda ke Indonesia dengan nama Padvinders. Pada 1912, mereka mendirikan organisasi kepanduan bernama Nederland Padvinder Organisatie (NPO).
Empat tahun kemudian, organisasi tersebut berganti nama menjadi Nederland Indische Padvinders Vereeniging (NIPV) atau Persatuan Pandu-pandu Hindia Belanda.
Berdirinya NIPV menginspirasi sejumlah pemimpin-pemimpin gerakan nasional untuk membentuk organisasi kepanduan serupa dengan tujuan menjadikan masyarakat Indonesia sebagai kader pergerakan nasional.
Dari situ, terbentuklah Javaanse Padvinders Organisatie (JPO) sebagai organisasi kepanduan pertama yang diprakarsai oleh bangsa Indonesia. JPO berdiri atas gagasan S.P. Mangkunegara VII. pada 1916.
Mengutip buku Panduan Pramuka Penggalang tulisan Kak Agus S. Dani dan Kak Budi Anwari, berdirinya JPO turut disusul dengan Taruna Kembang, Padvinders Muhammadiyah yang pada 1920 berganti nama menjadi Hizbul Wathan atau HW.
Pada 28 Oktober 1928, gerakan kepanduan turut berperan aktif dalam kongres pemuda yang jadi cikal bakal Sumpah Pemuda. Jiwa kebangsaan yang tumbuh akibat Pumpah Pemuda tersebut membuat kepanduan Indonesia semakin berkembang. Hingga akhirnya, nama Padvinders diganti dengan Pandu oleh K.H. Agus Salim.
Pada masa penjajahan Jepang, gerakan kepanduan sempat dilarang beroperasi. Namun, hal itu tak menyurutkan semangat para pandu dalam berjuang melawan penjajah. Bahkan, mereka ikut terjun untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Menurut Zuli Agus Firmansyah dalam buku Panduan Resmi Pramuka, setelah Indonesia merdeka, terbentuklah Pandu Rakyat Indonesia di Solo pada tahun 1945. Pandu Rakyat Indonesia menjadi satu-satunya organisasi kepanduan Indonesia yang didirikan secara resmi.
Dalam kurun waktu 1950-1960, banyak organisasi kepanduan yang tumbuh di Indonesia. Alhasil, Presiden Soekarno pun memberi mandat untuk membubarkan semua organisasi tersebut dan menyatukannya di bawah nama Gerakan Pramuka dengan lambang tunas kelapa.
Pada 14 Agustus 1961, Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi kepada khalayak. Sejak itulah tanggal 14 Agustus diperingati setiap tahun sebagai Hari Pramuka.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Kapan Hari Pramuka diperingati setiap tahun?

Kapan Hari Pramuka diperingati setiap tahun?
Hari Pramuka diperingati secara serentak di seluruh wilayah Indonesia setiap 14 Agustus.
Kenapa Hari Pramuka diperingati tanggal 14 Agustus?

Kenapa Hari Pramuka diperingati tanggal 14 Agustus?
Ini adalah momen pertama Pramuka diperkenalkan kepada seluruh rakyat Indonesia secara resmi.
Bagaimana sejarah Pramuka?

Bagaimana sejarah Pramuka?
Sejarah Hari Pramuka di Indonesia tak lepas dari peran Lord Robert Baden-Powell selaku pendiri gerakan kepramukaan sedunia.
