Sekolah Kedinasan Tanpa Syarat Tinggi Badan, di Mana Saja?

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pendaftaran sekolah kedinasan resmi dibuka pada 29 Juni 2025 dan akan berlangsung hingga 18 Juli 2025 mendatang. Setiap sekolah kedinasan memiliki proses seleksi yang ketat dengan persyaratan yang beragam, mulai dari nilai akademik, usia, hingga kondisi kesehatan fisik dan mental.
Salah satu syarat yang kerap muncul adalah batas minimal tinggi badan bagi calon mahasiswa. Meski begitu, ada juga sekolah-sekolah kedinasan yang tidak memberlakukan syarat tersebut.
Jadi, bagi pelajar dengan postur yang tidak terlalu tinggi, tak perlu merasa ragu karena masih ada pilihan sekolah kedinasan tanpa syarat tinggi badan. Yuk, simak daftarnya berikut ini.
Sekolah Kedinasan Tanpa Syarat Tinggi Badan
Meskipun tidak menetapkan syarat tinggi badan, kedua sekolah kedinasan ini tetap memiliki sejumlah persyaratan lain yang harus dipenuhi oleh pendaftar. Berikut informasi selengkapnya.
1. PKN STAN
Sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ini dikenal sebagai salah satu pilihan favorit di kalangan lulusan SMA/SMK sederajat. Menariknya, PKN STAN pada tahun sebelumnya tidak menetapkan batas tinggi badan sebagai syarat pendaftaran.
Mengutip laman Instagram PKN STAN, berikut syarat lengkap untuk mendaftar PKN STAN yang perlu diketahui para siswa:
Lulusan dua hingga tiga tahun terakhir.
Jalur reguler dan afirmasi kewilayahan mewajibkan nilai rata-rata minimal 70,00 (skala 100), sementara jalur pembibitan menetapkan nilai minimal 75,00.
Usia peserta minimal 14 tahun dan maksimal 21 tahun pada 1 September tahun berjalan.
Peserta jalur pembibitan tidak diwajibkan memiliki nilai UTBK-SNBT.
Sehat secara jasmani dan rohani, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.
Peserta laki-laki tidak memiliki tato atau bekas tato, serta tidak bertindik atau memiliki bekas tindik di telinga maupun anggota tubuh lainnya, kecuali karena alasan adat atau agama.
Peserta perempuan tidak bertato atau memiliki bekas tato, serta tidak bertindik atau memiliki bekas tindik selain di telinga, dan jumlah tindikan di telinga tidak lebih dari satu pasang.
Belum pernah menikah dan bersedia untuk tidak menikah selama masa pendidikan.
Tidak pernah dinyatakan lulus pada pengumuman SPMB PKN STAN di tahun-tahun sebelumnya.
2. Politeknik Statistika STIS
Sekolah kedinasan tanpa syarat tinggi badan lainnya adalah Politeknik Statistika STIS, yang berada di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS). Perguruan tinggi ini dikenal dengan fokusnya di bidang statistik dan menjadi salah satu pilihan favorit bagi siswa yang berminat di bidang data.
Mengacu pada informasi dari laman SPMB STIS, berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi calon pendaftar:
Sehat jasmani dan rohani, mampu bekerja dan beraktivitas baik di dalam ruangan maupun di lapangan, serta bebas dari narkoba.
Tidak buta warna, baik total maupun parsial. Pengguna kacamata atau lensa kontak dengan ukuran minus/plus di bawah 6 dioptri masih ditoleransi.
Merupakan lulusan atau siswa kelas 12 SMA/MA/SMK/MAK dari semua jurusan.
Nilai Matematika dan Bahasa Inggris (Kelompok A/Umum) minimal 80,00 (skala 1-100) pada ijazah atau rapor semester ganjil kelas 12.
Usia antara 16 hingga 22 tahun per 1 September 2025.
Belum menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan hingga pengangkatan sebagai PNS.
Tidak sedang terikat ikatan dinas dengan instansi lain.
Belum pernah menjadi mahasiswa Politeknik Statistika STIS.
Bersedia menaati semua peraturan yang berlaku dan menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID) jika dinyatakan lulus.
Bersedia ditempatkan sesuai wilayah pilihan saat pendaftaran dan tidak mengajukan pindah wilayah penempatan selama minimal 7 tahun sejak diangkat sebagai PNS, kecuali jika diperlukan oleh organisasi.
Baca Juga: 10 Sekolah Kedinasan yang Paling Diminati dengan Prospek Karier Terjamin
(ANB)
