Sesungguhnya Jujur Itu Akan Membawa Kemuliaan, Begini Penjelasannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sesungguhnya jujur itu akan membawa kemuliaan kepada siapa saja yang melakukannya. Sebab, jujur merupakan salah satu sifat yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW sepanjang hidupnya.
Sebelum diangkat menjadi Nabi, Rasulullah SAW mendapatkan gelar Al-Amin atau orang yang terpercaya. Gelar ini diberikan karena Nabi Muhammad dikenal sebagai sosok yang mampu menjaga amanah, jujur, dan dapat dipercaya.
Sifat ini telah dimiliki Nabi Muhammad jauh sebelum beliau mendapatkan gelar Nabi dan Rasul. Artinya, jujur adalah sifat yang bisa muncul dari manusia biasa, bukan hanya untuk seorang Nabi maupun Rasul.
Itu sebabnya umat manusia harus senantiasa berperilaku jujur dalam setiap segala aktivitas. Jika sudah terbiasa, sifat jujur tersebut akan terbentuk dan menjadi karakter dalam diri masing-masing.
Pengertian Sifat Jujur
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, jujur adalah lurus hati, tidak berbohong, dan tidak curang. Secara istilah, jujur menurut M. Shirajul Ilmi dalam Pendidikan Kejujuran dalam Perspektif Hadits dalam Kitab Shahih Muslim adalah pernyataan atau tindakan yang sesuai dengan fakta sehingga dapat dipercaya.
Imam Raghib Al- Ashfahani juga menjelaskan bahwakejujuran adalah kesesuaian perkataan hati nurani dan informasi. Jadi, dapat disimpulkan bahwa sifat jujur adalah adanya kesamaan antara realita (kenyataan) dengan ucapan seseorang.
Keutamaan Sifat Jujur
Mengacu buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti oleh Mustahdi dan Mustakim, ada berbagai keutamaan sifat jujur yang perlu diketahui setiap umat Islam. Berikut adalah dalil tentang keutamaan sifat jujur.
1. Mendatangkan ketenangan
Diriwayatkan oleh Hasan bin Ali, Rasulullah SAW bersabda, “Tinggalkanlah apa yang meragukanmu menuju perkara yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya jujur adalah ketenangan sedangkan dusta adalah keraguan.” (HR. Turmudzi)
2. Mendapatkan keselamatan hidup
Diriwayatkan oleh Manshur bin Mu’tamir, Rasulullah SAW bersabda, “Berpeganglah selalu dalam kejujuran! Jika engkau melihatnya jujur itu mencelakakan maka pada hakikatnya, ia merupakan keselamatan.” (HR. Ibnu Abi Ad-Dunya)
3. Diampuni dosa
Allah berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 70-71 yang berbunyi:
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اتَّقُوا اللّٰهَ وَقُوْلُوْا قَوْلًا سَدِيْدًاۙ (٧٠) يُّصْلِحْ لَكُمْ اَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْۗ وَمَنْ يُّطِعِ اللّٰهَ وَرَسُوْلَهٗ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar. niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” (Qs. Al-Ahzab: 70-71).
4. Dijamin masuk surga
Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah SAW bersabda,
"Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seseorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allah sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke neraka. Jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat disisi Allah SWT sebagai pendusta.” (HR.Muslim)
5. Dicintai oleh Allah SWT dan Rasulnya
Allah berfirman dalam surat Al Ahzab ayat 35:
اِنَّ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمٰتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنٰتِ وَالْقٰنِتِيْنَ وَالْقٰنِتٰتِ وَالصّٰدِقِيْنَ وَالصّٰدِقٰتِ وَالصّٰبِرِيْنَ وَالصّٰبِرٰتِ وَالْخٰشِعِيْنَ وَالْخٰشِعٰتِ وَالْمُتَصَدِّقِيْنَ وَالْمُتَصَدِّقٰتِ وَالصَّاۤىِٕمِيْنَ وَالصّٰۤىِٕمٰتِ وَالْحٰفِظِيْنَ فُرُوْجَهُمْ وَالْحٰفِظٰتِ وَالذّٰكِرِيْنَ اللّٰهَ كَثِيْرًا وَّالذّٰكِرٰتِ اَعَدَّ اللّٰهُ لَهُمْ مَّغْفِرَةً وَّاَجْرًا عَظِيْمًا
“Sungguh, laki-laki dan perempuan muslim, laki-laki dan perempuan mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyuk, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar.” (Qs. Al-Ahzab: 35)
Frequently Asked Question Section
Apa itu jujur?

Apa itu jujur?
Jujur adalah adanya kesamaan antara realita (kenyataan) dengan ucapan.
Mengapa Islam menyukai sifat jujur?

Mengapa Islam menyukai sifat jujur?
Karena kejujuran merupakan cerminan akhlak yang baik.
Mengapa kita tidak boleh berbohong?

Mengapa kita tidak boleh berbohong?
Allah tidak menyukai orang yang berbuat bohong karena merupakan salah satu sifat tercela yang harus dijauhi.
(PHR)
