Sholat Jamak Takhir: Pengertian, Ketentuan, dan Tata Caranya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat merupakan rukun Islam kedua yang wajib dikerjakan oleh setiap Muslim. Ibadah ini begitu diutamakan, sehingga tidak ada pembenaran bagi seorang Muslim untuk meninggalkannya.
Meskipun demikian, Allah memberikan banyak keringanan (rukshah) terkait pelaksanaan sholat kepada hamba-Nya, salah satunya saat seseorang sedang dalam perjalanan jauh/musafir. Keringanan tersebut berupa jamak untuk sholat fardu.
Mengutip buku Panduan Sholat Untuk Perempuan oleh Nurul Jazimah, jamak adalah melaksanakan dua sholat wajib dalam satu waktu. Jamak dibagi menjadi dua macam, yaitu jamak takhir dan takdim.
Yang dimaksud jamak takhir adalah melaksanakan sholat zuhur dan asar pada waktu sholat ashar, atau melakukan sholat magrib dan isya pada waktu isya. Adapun sholat subuh tidak dapat dijamak dengan sholat zuhur.
Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang jamak takhir lengkap dengan ketentuan dan tata caranya.
Tata Cara Jamak Takhir dan Ketentuannya
Tidak setiap perjalanan yang ditempuh bisa diberlakukan sholat jamak. Mengutip buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII SMP/MTs oleh Tim Duta Madani ada beberapa syarat-syarat yang harus dipenuhi, yaitu sebagai berikut:
Perjalanan tersebut bukan bertujuan untuk hal yang maksiat.
Jarak yang ditempuh minimal mencapai farsakh atau menurut beberapa pendapat ulama 80 KM, 80 KM, 64 KM, 94,5 KM.
Dilakukannya harus saat masih berada dalam perjalanan.
Dilakukan setelah keluar dari batas desa.
Adapun tata cara jamak takhir adalah sebagai berikut:
Niat sholat jamak takhir dzuhur dan ashar
Ushollii fardlozh zhuhri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al ashri adaa-an lillaahi ta’aalaa.
Artinya: Aku sengaja sholat fardu Dzuhur 4 rakaat yang dijamak dengan Ashar, fardu karena Allah Ta’aala.
Setelah selesai sholat Dzuhur, langsung dilanjutkan sholat Ashar dengan bacaan niat:
Ushollii fardlol ‘ashri arba’a raka’aatin majmuu’an ma’azh zhuhri adaa-an lillaahi ta’aalaa.
Artinya: Aku sengaja sholat fardu Ashar 4 rakaat yang dijamak dengan Dzuhur, fardu karena Allah Ta’aala
Niat sholat jamak takhir Magrib dan Isya
Ushollii fardlozh maghribi thalaatha raka’aatin majmuu’an ma’al ‘isyaa’i Jam’a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta’aalaa.
Artinya: Aku sengaja sholat fardu Magrib tiga rakaat yang dijamak dengan Isya, dengan jamak takhir fardu karena Allah Ta’aala.
Setelah selesai sholat Magrib, langsung dilanjutkan sholat Isya dengan bacaan niat:
Ushollii fardlozh ‘isyaa’i arba’a raka’aatin majmuu’an ma’al magribi Jam’a ta-khiirinin adaa-an lillaahi ta’aalaa.
Artinya: Aku berniat sholat Isya empat rakaat yang dijamak dengan Magrib, dengan jamak takhir fardu karena Allah Ta’aala.
(MSD)
