Sholat Qobliyah Ashar: Tata Cara dan Bacaan Doanya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat qobliyah merupakan salah satu sholat sunnah pendamping sholat fardhu. Sholat qobliyah merupakan bagian dari sholat sunnah rawatib yang dilaksanakan sebelum sholat fardhu. Disebut rawatib karena dilakukan secara terus-menerus.
Mengutip buku Shalat-shalat Tathawwu’ oleh David Muhammad, Rasulullah sangat menganjurkan umat Muslim untuk melakukan sholat qobliyah Ashar. Dijelaskan dalam hadist dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
رَحِمَ اللَّهُ امْرَأً صَلَّى قَبْلَ الْعَصْرِ أَرْبَعًا
Artinya: “Semoga Allah merahmati orang yang shalat 4 rakaat sebelum ashar.” (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidz, dan dihasankan Al-Albani).
Hadist tersebut merupakan dalil pokok yang dijadikan para ulama untuk menyatakan dianjurkannya sholat sunah qobliyah ashar. Lalu, bagaimana tata cara dan bacaan doa sholat qobliyah ashar? Berikut ini penjelasannya.
Tata Cara dan Doa Sholat Qobliyah Ashar
Seperti melaksanakan sholat pada umumnya, sebelum memulai sholat qobliyah Ashar, harus didahului dengan membaca niat. Berikut ini bacaan niat sholat qobliyah Ashar yang dikutip dari buku Panduan Shalat Sunah Lengkap oleh KH. Muhammad Sholikhin:
اُصَلِّيْ سُنَّةَ الْعَصْرِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى
Ushalli sunnatadlashri rok’ataini qabliyatan mustaqbilal qiblati ada’an lillahi ta’ala.
Artinya: “Aku niat sholat sunnah sebelum ashar dua rakaat menghadap kiblat karena Allah.”
Dikutip dari Kitab Lengkap Panduan Shalat karya M. Khalilurrahman Al-Mahfani dan Abdurrahim Hamdi, sholat qobliyah Ashar lebih utama dikerjakan di rumah, namun boleh juga di masjid. Pelaksanaan sholatnya adalah dengan dua rakaat salam, dua rakaat salam.
Hal ini berdasarkan hadist dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda:
صَلاَةُ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ مَثْنَى مَثْنَى
Artinya: “Shalat (sunnah) malam dan siang hari adalah dua raka’at salam, dua raka’at salam.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi, An-Nasa’i. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Namun, ada juga ada hadist yang menyatakan tata cara mengerjakan sholat qobliyah ashar, yaitu empat rakaat dengan tiap dua rakaat salam. Ali menyatakan:
وَأَرْبَعًا قَبْلَ الْعَصْرِ يَفْصِلُ بَيْنَ كُلِّ رَكْعَتَيْنِ بِالتَّسْلِيمِ
“Dan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melakukan shalat qabliyah ‘Ashar sebanyak empat raka’at, dipisah antara dua raka’at dengan salam.” (HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi, 598, 599. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Setelah selesai, dianjurkan pula untuk membaca doa sholat qobliyah Ashar. Berikut bacaan doa sholat qobliyah Ashar berdasarkan kitab Nihayatuz Zain karya Syaikh Nawawi:
يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا
Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan.
Artinya: “Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya.” (HR. Ibnu As Sunni, An-Nasa’i, Al-Bazzar, Al-Hakim. Sanad hadits ini hasan sebagaimana dikatakan oleh Syaikh Al-Albani).
Setelah itu, dilanjutkan membaca surat Al Ikhlas 11 kali, surat Al Falaq 1 kali, surat An Nas 1 kali. Terakhir ditutup dengan membaca dzikir Subhanallah wa Bihamdihi Subhanallahil Adhim Asytaghfirullah sebanyak 100 kali.
(NDA)
