Konten dari Pengguna

Sholat Rawatib Apa Saja? Ini Penjelasan dan Tata Caranya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi umat Muslim sholat. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi umat Muslim sholat. Foto: Unsplash

Selain menunaikan ibadah sholat lima waktu, umat Muslim juga dianjurkan untuk melaksanakan sholat sunnah untuk menyempurnakan nilai ibadah wajib. Salah satu sholat sunnah yang dianjurkan adalah sholat rawatib.

Sebagai informasi, sholat rawatib merupakan sholat sunnah yang biasa dikerjakan oleh Rasulullah saw. Sholat ini bertujuan untuk melengkapi sholat fardhu dan dapat dilakukan sebelum maupun setelah sholat fardhu.

Sholat rawatib juga menjadi penyempurna kekurangan yang mungkin terjadi dalam sholat fardhu. Lantas, sholat rawatib apa saja dan bagaimana tata cara pelaksanaannya? Nah, untuk lebih jelasnya, simak uraian di bawah ini.

Macam-Macam Sholat Rawatib

Ilustrasi sholat rawatib terdiri dari muakkad dan ghairu muakkad. Foto: Unsplash

Dikutip dari buku Panduan Sholat Rosulullah 2 oleh Imam Abu Wafa (2020), jumlah rakaat sholat sunnah rawatib bervariasi, ada yang 10 rakaat dan 12 rakaat. Sholat rawatib dibagi berdasarkan waktu pelaksanaan dan hukum pengerjaannya.

Berdasarkan waktu pelaksanaannya, sholat rawatib terbagi menjadi dua macam, yaitu qobliyah dan ba'diyah. Qobliyah dikerjakan sebelum sholat fardhu, sedangkan ba’diyah dikerjakan setelah sholat fardhu.

Sedangkan berdasarkan hukumnya, sholat rawatib terbagi menjadi sholat rawatib muakkad dan ghairu muakkad. Masing-masing penjelasannya sebagai berikut:

1. Sholat Rawatib Muakkad

Mengutip buku Rahasia Kedahsyatan Shalat Sunah Setahun Penuh oleh Ustaz M Kamaluddin, sholat rawatib muakkad adalah sholat sunnah yang sangat dianjurkan, bahkan hampir setara dengan sholat fardhu (wajib).

Berikut adalah waktu dan jumlah rakaat sholat rawatib muakkad:

  • 2 rakaat sebelum shalat Subuh

  • 2 rakaat sebelum shalat Dzuhur

  • 2 rakaat setelah shalat Dzuhur

  • 2 rakaat setelah shalat Maghrib

  • 2 rakaat setelah shalat Isya

2. Sholat Rawatib Ghairu Muakkad

Sholat rawatib ghairu muakkad adalah sholat sunnah yang pelaksanaannya tidak terlalu diwajibkan. Sholat ini memiliki kedudukan yang lebih ringan dibandingkan dengan sholat rawatib muakkad. Adapun waktu dan jumlah rakaatnya sebagai berikut:

  • 2 rakaat sesudah sholat dzuhur

  • 4 rakaat sebelum sholat ashar

  • 2 rakaat sebelum sholat maghrib

  • 2 rakaat sebelum sholat isya

Tata Cara Sholat Rawatib

Ilustrasi tata cara sholat rawatib. Foto: Pexels

Cara melaksanakan sholat sunnah rawatib sama seperti sholat pada umumnya. Syaikh Ali Raghib dalam buku Ahkam Ash Sholah menjelaskan tata cara pelaksanaan sholat sunnah rawatib, yaitu:

  • Mulailah dengan berdiri tegak dan niatkan dalam hati untuk melaksanakan sholat sunnah.

  • Angkat kedua tangan untuk takbiratul ihram, sebagai tanda dimulainya sholat.

  • Bacalah doa iftitah untuk membuka sholat, kemudian lanjutkan dengan membaca Surat Al-Fatihah.

  • Setelah itu, bacalah surat-surat Al-Qur'an sesuai dengan keinginan dalam hati.

  • Lakukan rukuk dan angkit dari rukuk dengan posisi tegak (i'tidal).

  • Lakukan sujud dengan meletakkan kening, hidung, kedua telapak tangan, lutut, dan ujung jari kaki di tempat sujud.

  • Duduklah sejenak di antara dua sujud dengan posisi iftirasy, yaitu duduk di atas kaki.

  • Lakukan sujud kedua dengan cara yang sama seperti sujud pertama.

  • Bangkit atau berdiri untuk melanjutkan rakaat berikutnya dengan penuh khusyuk.

  • Jika melaksanakan sholat empat rakaat, lakukan tasyahud awal pada rakaat kedua dengan duduk dan membaca doa tasyahud. Jika hanya dua rakaat, langsung lanjutkan ke tasyahud akhir.

  • Akhiri sholat dengan tasyahud akhir, membaca doa tasyahud, dan salam sebagai tanda selesai melaksanakan sholat.

Baca juga: Doa Setelah Sholat Tarawih dan Witir beserta Keutamaannya

(RK)