Syarat dan Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW

Menyajikan informasi terkini, terbaru dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle dan masih banyak lagi.
Konten dari Pengguna
3 Maret 2021 15:00
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Syarat dan Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW (59727)
searchPerbesar
Ilustrasi aqiqah. foto: pixabay
Aqiqah adalah prosesi pemotongan hewan sembelihan yang dilakukan pada hari ketujuh setelah bayi dilahirkan. Prosesi ini menjadi tanda syukur seorang Muslim kepada Allah SWT.
ADVERTISEMENT
Hukum melaksanakan aqiqah adalah sunah muakkad, artinya sunah tersebut harus diutamakan. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW berikut:
عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدَبٍ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ ص قَالَ: كُلُّ غُلاَمٍ رَهِيْنَةٌ بِعَقِيْقَتِهِ تُذْبَحُ عَنْهُ يَوْمَ سَابِعِهِ وَ يُحْلَقُ وَ يُسَمَّى
“Dari Samurah bin Jundab dia berkata : Rasulullah bersabda : Setiap bayi tergadai dengan aqiqahnya, disembelihkan (kambing) untuknya pada hari ke tujuh, dicukur dan diberi nama.” (Shahih, Hadits Riwayat Abu Dawud 2838, Tirmidzi 1552, Nasa’I 7/166, Ibnu Majah 3165, Ahmad 5/7-8, 17-18, 22, Ad Darimi 2/81, dan lain-lainnya)
Bagaimana syarat dan tata cara aqiqah sesuai sunnah?
Syarat dan Tata Cara Aqiqah Sesuai Sunnah Rasulullah SAW (59728)
searchPerbesar
Ilustrasi aqiqah. foto: pixabay

Syarat dan Tata Cara Aqiqah

Aqiqah tergolong ke dalam sunnah yang diutamakan. Waktu yang tepat untuk melaksanakan aqiqah adalah pada hari ke-14 atau ke-21 setelah hari kelahiran bayi.
ADVERTISEMENT
Mengutip buku Aqiqah karya Ahmad bin Mahmud Ad-Dib, ada syarat dan kewajiban aqiqah yang harus diperhatikan oleh setiap Muslim, yaitu:
  1. Waktu yang Dianjurkan
Rasulullah SAW bersabda:
“Semua anak bayi tergadaikan dengan aqiqahnya yang pada hari ketujuhnya disembelih hewan (kambing), diberi nama dan dicukur rambutnya.”
Berdasarkan sabda Rasulullah tersebut, para ulama menyepakati waktu pelaksanaan aqiqah yang paling utama adalah pada hari ketujuh setelah kelahiran. Namun jika berhalangan, seorang Muslim bisa melaksanakannya pada hari ke-14 atau ke-21.
  1. Syarat Kambing Aqiqah
Hewan yang menjadi syarat untuk sembelihan aqiqah adalah hewan kurban berjenis domba atau kambing. Pastikan hewan sembelihan dalam keadaan sehat dan berumur minimal minimal ½ tahun.
  1. Pembagian Daging Aqiqah
Berdasarkan ajaran Islam, ada perbedaan mengenai jumlah kambing aqiqah untuk anak perempuan dan laki-laki . Sunnahnya, satu ekor kambing untuk anak perempuan dan dua ekor kambing untuk anak laki-laki.
ADVERTISEMENT
Untuk pembagiannya, disunnahkan untuk diolah atau dimasak terlebih dahulu. Ini didasarkan pada Hadist Aisyah RA yang berbunyi:
“Sunnahnya dua ekor kambing untuk anak laki-laki dan satu ekor kambing untuk anak perempuan. Ia dimasak tanpa mematahkan tulangnya. Lalu dimakan (oleh keluarganya), dan disedekahkan pada hari ketujuh”. (HR Al-Bayhaqi)”
  1. Pemberian Nama Anak Saat Aqiqah
Saat menunaikan aqiqah, seorang Muslim disunnahkan untuk melakukan cukur rambut anak yang baru lahir. Pencukuran ini harus dilakukan secara merata.
Kemudian disunnahkan juga beginya untuk memberikan nama baik kepada anak yang baru lahir. Memberikan nama baik kepada anak bisa mencerminkan bagaimana akhlak dan imannya nanti kepada Allah SWT.
(MSD)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020