Syarat SIPENCATAR 2026 Kemenhub dan Jadwal Pendaftarannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi membuka Seleksi Penerimaan Calon Taruna (SIPENCATAR) Pola Pembibitan Tahun Akademik 2026/2027. Seleksi ini ditujukan khusus bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin berkarier di bidang transportasi.
Sebanyak 891 formasi tersedia dalam SIPENCATAR Kemenhub 2026 dan tersebar di berbagai perguruan tinggi. Kuota tersebut terbagi menjadi Formasi Kemenhub untuk kebutuhan nasional dan Formasi Pemerintah Daerah (Pemda) untuk kebutuhan wilayah tertentu.
Selain itu, tersedia pula formasi khusus bagi putra-putri Orang Asli Papua (OAP). Setiap calon peserta dari formasi umum maupun OAP tetap harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Untuk itu, simak rincian syarat SIPENCATAR 2026 selengkapnya pada artikel berikut!
Syarat SIPENCATAR 2026 Kemenhub
Merujuk pengumuman Kemenhub Nomor PG-BPSDMP 02 Tahun 2026 tentang Penerimaan Calon Taruna Pola Pembibitan pada Perguruan Tinggi di Lingkungan Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2026/2027, berikut rincian syarat SIPENCATAR 2026:
Syarat Umum
Warga Negara Indonesia.
Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2026.
Memenuhi persyaratan nilai dengan ketentuan sebagai berikut:
Pendaftar yang sudah memiliki ijazah: nilai rata-rata ujian minimal 7,0 (skala 1–10), 70,00 (skala 10–100), atau 2,8 (skala 1–4). Nilai bukan hasil pembulatan. Jika menggunakan skala 1–10 atau 1–4, wajib melampirkan surat konversi nilai ke skala 10–100 dari sekolah yang ditandatangani Kepala Sekolah.
Pendaftar yang belum memiliki ijazah: dapat menggunakan SKL. Jika SKL tidak mencantumkan nilai, wajib mengunggah rapor asli kelas XII semester 1 dan 2 dengan rata-rata minimal 70,00.
Formasi OAP: nilai rata-rata minimal 6,5 (skala 1–10), 65,00 (skala 10–100), atau 2,6 (skala 1–4). Bagi yang belum memiliki ijazah, dapat menggunakan SKL. Jika SKL tidak mencantumkan nilai, wajib mengunggah rapor kelas XII semester 1 dan 2 dengan rata-rata minimal 65,00.
Lulusan luar negeri atau SPK: wajib melampirkan surat penyetaraan, persamaan, atau konversi ijazah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Ijazah berbahasa asing: wajib melampirkan ijazah dan nilai yang telah diterjemahkan ke Bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah.
Memenuhi tinggi badan minimal 160 cm untuk pria dan 155 cm untuk wanita. Khusus D-III PKP, PPKP, OBU, MBU, MTU, dan OPU, minimal 165 cm untuk pria dan 160 cm untuk wanita.
Khusus formasi OAP, calon Taruna merupakan orang atau suku bangsa dari rumpun ras Melanesia yang terdiri atas suku asli Papua.
Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, serta bebas HIV/AIDS dan narkoba.
Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama proses seleksi dan pendidikan.
Tidak memiliki tato atau bekas tato serta tindik atau bekas tindik sesuai ketentuan bagi pria dan wanita, kecuali karena ketentuan agama atau adat yang dibuktikan dengan surat keterangan.
Memiliki penglihatan normal dan tidak buta warna parsial maupun total.
Tidak sedang menjalani atau terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan.
Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat atau mengundurkan diri sebagai Taruna di perguruan tinggi Kemenhub.
Bersedia menaati seluruh peraturan dan ketentuan SIPENCATAR Pola Pembibitan Kemenhub.
Membayar biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dipilih.
Bersedia menandatangani Pakta Integritas bermaterai Rp10.000 sesuai template resmi.
Memiliki email dan nomor telepon yang aktif dan valid selama proses seleksi.
Setelah lulus, wajib memenuhi ketentuan tarif layanan akademik dan nonakademik yang ditetapkan perguruan tinggi.
Syarat Dokumen
Pasfoto berwarna terbaru dengan latar belakang merah, ukuran 4 × 6 cm.
KTP bagi peserta berusia di atas 17 tahun, atau KIA/KK.
Ijazah asli SMA/SMK/MA/MAK atau sederajat, atau SKL bagi peserta yang belum memiliki ijazah.
Transkrip atau daftar nilai asli, atau rapor kelas XII semester 1 dan 2 bagi peserta yang belum memiliki transkrip.
Bukti pembayaran pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dipilih.
Pakta Integritas Calon Taruna SIPENCATAR 2026 bermaterai Rp10.000 sesuai template berikut:
https://sipencatar.kemenhub.go.id/template/.
Surat keterangan OAP bagi peserta formasi OAP.
Sertifikat atau piagam prestasi bagi peserta yang menggunakan jalur prestasi.
Jadwal Seleksi SIPENCATAR 2026 Kemenhub
Pendaftaran SIPENCATAR 2026 dibuka secara online melalui portal SSCASN BKN pada 18–30 Agustus 2026 hingga pukul 23.59 WIB. Berikut jadwal lengkap tahapan seleksinya:
Pendaftaran: 18–30 Agustus 2026
Seleksi Administrasi: 18 Agustus–1 September 2026
Pengumuman Hasil Administrasi: 2–3 September 2026
Masa Sanggah: 4–5 September 2026
Pengumuman Hasil Sanggah: 7–8 September 2026
Pengumuman Jadwal SKD: 18–21 September 2026
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): September–Oktober 2026
Tes Kesehatan dan Penilaian Performa Fisik: Oktober 2026
Psikotes: Oktober 2026
Tes Kebugaran Jasmani Transportasi: Oktober 2026
Wawancara: Oktober 2026
Penilaian Prestasi OSN/O2SN: Oktober 2026
Pengumuman Hasil Seleksi: Oktober 2026
Pengumuman Kelulusan Akhir: Oktober–November 2026
Baca juga: Syarat Nilai Rapor dan Fisik Untuk Daftar Sekolah Kedinasan Kemenhub 2026
(RK)
