Konten dari Pengguna

Tahlil dan Doa Malam Jumat untuk Ahli Kubur

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi doa malam Jumat. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi doa malam Jumat. Foto: Unsplash

Doa malam Jumat untuk ahli kubur perlu untuk dibaca. Doa ini dipanjatkan sebagai harapan supaya ahli kubur mendapat ketenangan di alam barzah.

Mendoakan ahli kubur atau orang yang sudah meninggal di hari Kamis malam adalah suatu tradisi yang perlu dilakukan umat Islam. Di Indonesia sendiri, hal ini termasuk dalam tradisi tahlil. Biasanya, tahlilan dilakukan di saat petang, sesudah salat Maghrib.

Sebagai umat Islam yang masih hidup, tidak ada salahnya bagi kita mendoakan saudara, teman, atau orang-orang lain yang sudah tiada. Simak artikel ini untuk mengetahui bagaimana bunyi doa untuk ahli kubur.

Doa dan Tahlil Malam Jumat

Ilustrasi doa malam Jumat. Foto: Unsplash

Mendoakan orang yang sudah meninggal adalah suatu anjuran. Untaian doa dan kiriman bacaan Al-Quran untuk orang yang sudah meninggal akan menjadi suatu tindakan baik.

Doa ini dapat dipanjatkan kapan saja. Namun, banyak masyarakat Indonesia yang memilih waktu malam Jumat sebagai waktu yang cocok untuk berdoa.

Dikutip dari buku Kitab Kematian: Mencita-citakan Kematian yang Baik oleh S. Herianto dan laman NU Online, di bawah ini rangkaian tahlil dan doa malam Jumat untuk ahli kubur:

1. Membaca Al-Fatihah

2. Membaca Surat Al-Falaq

3. MembacaTahlil dan Takbir.

لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ

Arti: “Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Allah. Allah maha besar”.

4. Membacca Surat An-Nas

5. Membaca Tahlil dan Takbir

6. Membaca bagian awal Surat Al-Baqarah

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. المّ. ذَلِكَ الكِتابُ لاَرَيْبَ فِيْهِ هُدَى لِلْمُتَّقِيْنَ. الَّذِيْنَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيْمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ. وَالَّذِيْنَ يُؤْمِنُونَ بِمَا اُنْزِلَ اِلَيْكَ وَمَا اُنْزِلَ مِن قَبْلِكَ وَبِالْاَخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ. اُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِّن رَّبِّهِمْ، وَاُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ .

Arti: “Dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih lagi maha penyayang. Alif lam mim. Demikian itu kitab ini tidak ada keraguan padanya. Sebagai petunjuk bagi mereka yang bertakwa. Yaitu mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang kami anugerahkan kepada mereka. Dan mereka yang beriman kepada kitab Al-Qur’an yang telah diturunkan kepadamu (Muhammad SAW) dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelumnya, serta mereka yakin akan adanya kehidupan akhirat. Mereka itulah yang tetap mendapat petunjuk dari tuhannya. Merekalah orang orang yang beruntung.”.

7. Membaca Surat Al-Baqarah ayat 163.

وَاِلَهُكُمْ اِلَهٌ وَّاحِدٌ لاَ اِلَهَ اِلاَّ هُوَ الرَّحْمَنُ الرَّحِيمُ

Arti: “Dan Tuhan kalian adalah Tuhan yang maha esa. Tiada tuhan yang layak disembah kecuali Dia yang maha pengasih lagi maha penyayang.”

8. Membaca Ayat Kursi atau Surat Al-Baqarah ayat 255)

اللهُ لاَ اِلَهَ اِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ، لاَ تَاْ خُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ، لَّهُ مَا فِى السَّمَوَاتِ وَمَا فِى الْاَرْضِ، مَنْ ذَا الَّذِى يَشْفَعُ عِنْدَهُ اِلاَّ بِاِذْنِهِ، يَعْلَمُ مَا بَينَ اَيْدِيْهِمِ وَمَا خَلْفَهُمْ، وَلاَ يُحْيِطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ اِلاَّ بِمَا شَاءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَوَاتِ وَالْاَرْضَ، وَلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمُا، وَهُوَ الْعَلِىُّ الْعَظِيْمُ

Arti: “Allah, tiada yang layak disembah kecuali Dia yang hidup kekal lagi berdiri sendiri. Tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberikan syafa’at di sisi-Nya kecuali dengan izin-Nya. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan dan di belakang mereka. Mereka tidak mengetahui sesuatu dari ilmu-Nya kecuali apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dia tidak merasa berat menjaga keduanya. Dia maha tinggi lagi maha agung”.

Baca juga: 3 Doa Iftitah: Arab, Latin, dan Terjemahannya

Penutup Tahlil Malam Jumat

Ilustrasi doa malam Jumat. Foto: Unsplash

Setelah membaca doa-doa di atas, tahlil malam Jumat dapat ditutup dengan membaca rangkaian di bawah ini:

  1. Membaca Kalimat Istighfar 3 Kali

  2. Membaca Kalimat Tahlil 100 Kali

  3. Membaca Dua Kalimat Syahadat

  4. Membaca Sholawat Nabi 3 Kali

  5. Membaca Tasbih

  6. Membaca Selawat Nabi 3 Kali

  7. Membaca doa Tahlil

(TAR)

Baca juga: Cara Bertawasul kepada Nabi Muhammad Saw. untuk Umat Islam