Tantangan Pengelolaan Kelas untuk Mencapai Pembelajaran yang Berpusat pada Siswa

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembelajaran yang berpusat pada peserta didik adalah model pembelajaran yang menempatkan kebutuhan, minat, dan potensi siswa sebagai dasar utama dalam proses belajar. Melalui pendekatan ini, siswa didorong untuk lebih aktif, mandiri, dan berperan dalam menentukan arah pembelajarannya.
Model pembelajaran ini bertujuan menggeser peran siswa dari hanya menerima informasi menjadi subjek yang terlibat secara aktif dan bertanggung jawab atas proses belajar. Artinya, pembelajaran diharapkan dapat lebih bermakna dan relevan dengan perkembangan mereka.
Meski begitu, penerapannya tidak selalu berjalan mulus. Guru kerap menghadapi berbagai kendala dalam mengelola kelas agar tetap kondusif. Simak sederet tantangan pengelolaan kelas untuk mencapai pembelajaran yang berpusat pada peserta didik berikut ini!
Tantangan Pengelolaan Kelas untuk Mencapai Pembelajaran yang Berpusat pada Peserta Didik
Disadur dari International Journal for Research in Applied Science & Engineering Technolog oleh Shivani Chaudhary, berikut beberapa tantangan pengelolaan kelas untuk mencapai pembelajaran yang berpusat pada peserta didik:
1. Perubahan Teknologi
Untuk meningkatkan minat belajar siswa, guru perlu menerapkan beragam gaya mengajar, termasuk memanfaatkan teknologi. Namun, pesatnya perkembangan teknologi kerap menjadi tantangan tersendiri.
Sayangnya, tidak sedikit guru yang mengalami kesulitan dalam proses adaptasi dengan perubahan teknologi yang cepat.
2. Manajemen Waktu
Baik guru maupun siswa dituntut pintar mengelola waktu secara efektif. Pasalnya, pembelajaran ini melibatkan perencanaan, pelaksanaan, hingga penilaian dan evaluasi yang memerlukan pengaturan waktu yang matang agar berjalan optimal.
3. Pelatihan Guru
Dalam pembelajaran yang berpusat pada peserta didik, guru dituntut memiliki keterampilan dalam pemanfaatan teknologi dan berbagai perangkat pembelajaran. Karena itu, diperlukan pelatihan khusus agar guru mampu menggunakannya secara efektif dan mendukung proses belajar.
4. Ketersediaan Sumber Daya
Keterbatasan sumber daya membuat peserta didik cenderung hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis tanpa cukup mendapat kesempatan untuk mengeksplorasi materi. Akibatnya, proses pembelajaran berjalan lebih lambat dan kurang mampu mendorong partisipasi aktif siswa.
5. Masalah Biaya
Peralihan dari pembelajaran berpusat pada guru ke pembelajaran berpusat pada peserta didik membutuhkan biaya yang besar. Sebab, guru memerlukan berbagai perangkat dan sarana pendukung agar siswa dapat belajar melalui praktik langsung.
Baca Juga: Bagaimana Dampak Jika Guru Tidak Membuka dan Menutup Pembelajaran dengan Baik?
Kelebihan dan Kekurangan Pembelajaran yang Berpusat pada Peserta Didik
Dikutip dari situs International Journal for Research in Applied Science & Engineering Technolog oleh Shivani Chaudhary, berikut adalah kelebihan dan kekurangan dalam penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik:
1. Kelebihan
Mendorong kemandirian siswa dalam proses belajar.
Membangun hubungan yang lebih positif dan sehat antara guru dan siswa.
Meningkatkan kemampuan berpikir kritis.
Melatih siswa dalam memecahkan masalah secara analitis dan mandiri.
2. Kekurangan
Tanpa bimbingan yang tepat, siswa dapat kesulitan mencapai tujuan pembelajaran.
Membutuhkan biaya yang relatif besar untuk mendukung pelaksanaannya.
Perbedaan latar belakang siswa menuntut waktu dan usaha lebih dari guru.
Berpotensi menghadapi penolakan dari orang tua maupun pihak administrasi sekolah.
(NSF)
