Konten dari Pengguna

Tata Cara dan Surat yang Dibaca Saat Sholat Tahajud Oleh Rasulullah SAW

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sholat. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Sholat. Foto: Freepik

Sholat tahajud adalah salah satu ibadah sunnah yang paling dianjurkan bagi umat Muslim. Rasulullah SAW menganjurkan sholat tahajud karena memiliki banyak keutamaan bagi siapa saja yang mengamalkannya.

Bukti bahwa sholat tahajud memiliki banyak keutamaan telah tertuang di beberapa ayat dalam Alquran, salah satunya pada surat Al Isra ayat 79 berikut:

وَمِنَ الَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهٖ نَافِلَةً لَّكَۖ عَسٰٓى اَنْ يَّبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُوْدًا

Artinya: “Dan pada sebagian malam, lakukanlah salat tahajud (sebagai suatu ibadah) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.

Diterangkan oleh Saiful Anwar Al Batawy dalam buku Rahasia Kedahsyatan Sholat Tengah Malam, sholat tahajud baru boleh dilakukan seorang Muslim apabila ia telah tidur setelah sholat isya meskipun hanya sebentar. Jika dilakukan sebelum tidur, sholat ini terhitung seperti sholat witir biasa.

Lantas, bagaimana tata cara dan apa saja surat yang dibaca saat sholat tahajud oleh Rasulullah SAW?

Tata Cara Sholat Tahajud

Sholat. Foto: Freepik

Tata cara pengerjaan sholat tahajud pada dasarnya sama seperti sholat fardhu lainnya. Perbedaannya hanya pada niat dan waktu pengerjaannya.

Syekh Ibnu Baz rahimahullah menjelaskan dalam buku Dahsyatnya Tahajud, Subuh, & Dhuha oleh Adnan Tarsyah, sholat tahajud lebih utama apabila dikerjakan pada sepertiga malam, kecuali jika hal itu berat baginya.

Jumlah rakaat sholat tahajud juga tidak ada batasannya. Tapi paling sedikit dikerjakan sebanyak dua rakaat sebagaimana yang dikatakan oleh para ulama dalam Fatwa Lajnah Daiman 7/181.

Sholat malam Nabi sallallahu alaihi wa sallam biasanya sebelas rakaat, namun bagi siapa yang menambah atau mengurangi tidak mengapa. Kalau khawatir datang waktu fajar (subuh), maka hendaknya sholat witir satu rakaat.

Surat yang Dibaca Saat Sholat Tahajud

Berdoa. Foto: Freepik

Syekh Muhammad Shalih al-Munajjid menjelaskan dalam buku Tanya Jawab Tentang Islam, setelah membaca surat Al Fatihah, surat pendek yang dibaca dalam sholat tahajud juga tak ada bedanya dengan sholat lain.

Namun, kriteria utama surat yang dibaca Rasulullah adalah surat-surat yang ringan. Surat yang ringan ini maksudnya yakni yang mudah dibaca serta dihafal bagi para pemula. Allah SWT berfirman:

إِنَّ رَبَّكَ يَعْلَمُ أَنَّكَ تَقُومُ أَدْنَىٰ مِنْ ثُلُثَيِ اللَّيْلِ وَنِصْفَهُ وَثُلُثَهُ وَطَائِفَةٌ مِنَ الَّذِينَ مَعَكَ ۚ وَاللَّهُ يُقَدِّرُ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ ۚ عَلِمَ أَنْ لَنْ تُحْصُوهُ فَتَابَ عَلَيْكُمْ ۖ فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ ۚ عَلِمَ أَنْ سَيَكُونُ مِنْكُمْ مَرْضَىٰ ۙ وَآخَرُونَ يَضْرِبُونَ فِي الْأَرْضِ يَبْتَغُونَ مِنْ فَضْلِ اللَّهِ ۙ وَآخَرُونَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ ۖ فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنْهُ ۚ

Artinya: "Sesungguhnya Tuhanmu mengetahui bahwasanya kamu berdiri (sembahyang) kurang dari dua pertiga malam, atau seperdua malam atau sepertiganya dan (demikian pula) segolongan dari orang-orang yang bersama kamu. Dan Allah menetapkan ukuran malam dan siang. Allah mengetahui bahwa kamu sekali-kali tidak dapat menentukan batas-batas waktu-waktu itu, maka Dia memberi keringanan kepadamu, karena itu bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran. Dia mengetahui bahwa akan ada di antara kamu orang-orang yang sakit dan orang-orang yang berjalan di muka bumi mencari sebagian karunia Allah; dan orang-orang yang lain lagi berperang di jalan Allah, maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran…." (QS. Al Muzzammil: 20).

(NDA)