Konten dari Pengguna

Tata Cara Mandi Junub Saat Puasa Sesuai dengan Anjuran Rasulullah SAW

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi mandi junub Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mandi junub Foto: Pixabay

Salah satu syarat menjalankan ibadah puasa adalah suci dari hadas dan najis. Keduanya memiliki cara tersendiri dalam menyucikannya.

Seorang Muslim yang sedang dalam kondisi hadas besar disebut dengan istilah junub. Kondisi ini mengharuskan dirinya untuk bersuci dengan melakukan mandi junub.

Perintah mandi junub telah banyak disebutkan dalam Alquran dan hadist, salah satunya dalam Surat An-nisa ayat 43 berikut:

وَلَا جُنُبًا إِلَّا عَابِرِى سَبِيلٍ حَتَّىٰ تَغْتَسِلُوا۟ ۚ

“…(jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi….”

Bagaimana tata cara mandi junub saat puasa yang dianjurkan Rasulullah SAW? Untuk mengetahuinya, simak penjelasan berikut.

Tata Cara Mandi Junub Saat Puasa

Sama seperti amalan lain, mandi junub disyariatkan untuk dilakukan dengan niat. Adapun niat mandi junub adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَكْبَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

"Nawaitul ghusla li raf'il hadatsil akbari fardhan lillaahi ta'aalaa."

Artinya: "Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar fardhu karena Allah yang Maha Tinggi."

Mengutip buku Fiqih Ibadah oleh Zaenal Abidin, M.Pd.I, ada ketentuan dan tata cara mandi junub yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Membaca niat mandi besar atau junub hukumnya wajib dan diperbolehkan dibaca di dalam hati atau diucapkan dengan lisan.

  • Mencuci telapak tangan sebanyak tiga kali. Agar sesuai dengan sunah Rasulullah, mencuci tangan dianjurkan dilakukan sebanyak tiga kali. Hal ini bertujuan agar tangan bersih dan terhindar dari najis.

  • Bersihkan kotoran yang tersembunyi seperti di kemaluan, dubur, bawah ketiak, pusar, dll.

  • Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan sabun kemudian dibilas.

  • Basuh kepala kemudian seka pangkal rambut dengan jari-jari tangan sampai menyentuh kulit kepala. Jika sudah, guyur kepala dengan air sebanyak tiga kali dan pastikan pangkal rambut juga terkena air.

  • Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sebelah kanan kemudian ke sebelah kiri.

(MSD)