Konten dari Pengguna

Tata Cara Membuat KTA Muhammadiyah, Lengkap dengan Syaratnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membuat KTA Muhammadiyah (Unsplash).
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membuat KTA Muhammadiyah (Unsplash).

Bagi yang aktif di Persyarikatan Muhammadiyah dianjurkan untuk membuat Kartu Tanda Anggota (KTA). Proses pembuatannya pun sangat mudah dan bisa dilakukan secara langsung maupun online.

Merujuk buku Nalar Politik NU-Muhammadiyah karya Suaidi Asyari, proses administrasi ini wajib dilakukan oleh setiap orang yang ingin menjadi anggota Muhammadiyah. Sebagaimana tertuang dalam Pasal 4 AD/ART Muhammadiyah, untuk menjadi anggota, seseorang harus mengikuti prosedur tertentu.

Bagaimana prosedurnya dan apa saja persyaratannya? Berikut informasi lengkapnya.

Sekilas tentang Muhammadiyah dan Keanggotaannya

Ilustrasi cara membuat KTA Muhammadiyah (Pixabay).

Muhammadiyah adalah salah satu organisasi Islam besar di Indonesia yang lahir pada 18 November 1912 di Kampung Kauman, Yogyakarta. Organisasi ini didirikan oleh Kiai Haji Ahmad Dahlan atau yang terkenal dengan nama Muhammad Darwis.

Menurut Suaidi Asyari, Muhammadiyah hadir bersamaan dengan munculnya organisasi keagamaan dan nasionalis di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Persyarikatan Ulama pada 1911, Sarekat Islam pada 1912, dan Jam’iyyat al-Ishlah wa al-Irsyad pada 1915.

Berdasarkan sejarah singkat yang termuat dalam laman resmi Persyarikatan Muhammadiyah, perjalanan Ahmad Dahlan awalnya hanya di sekitar kampungnya. Namun seiring berjalannya waktu, ajaran keagamaan yang dibawanya itu tersebar ke berbagai daerah hingga luar Jawa.

Sejak saat itulah akhirnya didirikan Persyarikatan Muhammadiyah dengan tujuan untuk mengorganisir kegiatan-kegiatan Muhammadiyah.

Dalam bukunya, Suaidi Asyari menyebut Muhammadiyah sebagai satu-satunya organisasi Islam besar yang terus memperbarui profil anggotanya. Mereka sudah sejak lama memiliki data lengkap setiap anggotanya, mulai dari jenis kelamin, umur, tingkat pendidikan, pekerjaan, hingga sebaran geografisnya.

Namun bukan berarti setiap orang yang mengikuti ajaran agama Muhammadiyah otomatis menjadi anggota. Menurut ketentuan yang berlaku, seseorang bisa menjadi anggota Muhammadiyah setelah mengikuti prosedur tertentu, mulai dari mengisi formulir pengajuan keanggotaan hingga akhirnya mendapat pengakuan dari pengurus pusat di Yogyakarta.

Dengan mendaftarkan diri sebagai anggota, artinya seseorang bukan hanya setuju atas maksud dan tujuan organisasi. Namun mereka juga harus siap menjalankan semua amal usaha Muhammadiyah dan bersedia menjalankan seluruh kewajiban anggota, termasuk menjaga nama baik organisasi.

Tentunya status keanggotaan ini membuat seseorang berbeda daripada hanya sekadar penganut. Sebab, menjadi anggota artinya mereka telah resmi bergabung dalam suatu organisasi dan menerima hak serta kewajibannya sesuai ketentuan yang ada.

Salah satu manfaat menjadi anggotanya yaitu berhak memilih dan dipilih dalam struktur keorganisasian Muhammadiyah. Setiap anggota juga berhak mengungkapkan pendapatnya secara bebas.

Baca Juga: Sekilas Sejarah Berdirinya Muhammadiyah

Cara Membuat KTA Muhammadiyah

Ilustrasi cara membuat KTA Muhammadiyah (Unsplash).

KTA atau kartu tanda anggota adalah pengenal atau identitas. Dalam Muhammadiyah, mereka menyebutnya KTAM.

KTAM adalah kartu keanggotaan yang memuat Nomor Baku Anggota (NBA) sebagai anggota Muhammadiyah. KTAM secara resmi diterbitkan langsung oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Mereka yang bisa mengajukan KTAM adalah pimpinan persyarikatan, majelis, lembaga di Muhammadiyah, serta Organisasi Otonom dari ranting hingga pusat. KTAM juga bisa diajukan oleh Pimpinan, pegawai, karyawan, staf amal usaha Muhammadiyah.

Selain itu, serta kader/simpatisan yang memiliki tujuan yang sama dengan Muhammadiyah juga bisa membuat KTAM. Berikut langkah-langkahnya:

1. Mengisi formulir yang dapat diminta di kantor Pimpinan Cabang/Daerah/Wilayah Muhammadiyah setempat.

2. Menyertakan foto ukuran 3x4 dan 2x3 berwarna dan ditempelkan pada formulir.

3. Mendapat pengesahan dari Pimpinan Cabang setempat.

4. Melunasi uang pangkal sebesar Rp 25.000.

Selain cara tersebut, kini membuat KTA Muhammadiyah bisa lebih mudah dengan mengakses nbm.muhammadiyah.or.id. Persyaratannya pun sama, hanya saja cara ini bisa dilakukan tanpa harus ke kantor Pimpinan Cabang/Daerah/Wilayah Muhammadiyah.

Baca Juga: Mengenal Arti Lambang Muhammadiyah dan Sejarah Penciptaannya

(NSA)

Frequently Asked Question Section

Siapa pendiri Muhammadiyah?

chevron-down

Kiai Haji Ahmad Dahlan.

Kapan Muhammadiyah didirikan?

chevron-down

18 November 1912 di Kampung Kauman, Yogyakarta.

Apakah orang yang menganut ajaran keagamaan Muhammadiyah resmi jadi anggota?

chevron-down

Tidak. Anggota Muhammadiyah adalah mereka yang telah mengikuti prosedur tertentu, mulai dari mengisi formulir pengajuan keanggotaan hingga akhirnya mendapat pengakuan dari pengurus pusat di Yogyakarta.