Konten dari Pengguna

Tata Cara Puasa Asyura dan Tasua Pada Bulan Muharram

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi membaca doa niat puasa Tasua. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi membaca doa niat puasa Tasua. Foto: Shutterstock

Bulan Muharram menjadi salah satu waktu yang dianjurkan untuk melakukan banyak amalan sunnah. Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan adalah berpuasa Tasu'a dan Asyura.

Kedua amalan itu merupakan puasa paling utama setelah puasa Ramadhan. Hal itu didasari penjelasan hadist yang berbunyi, "Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulannya Allah, Muharam,” (HR Muslim).

Puasa Asyura dan Tasu'a memiliki waktu pelaksanaan yang berbeda. Puasa Tasu'a adalah ibadah sunnah yang dikerjakan pada 9 Muharram dan dilakukan untuk mengiringi puasa Asyura. Sedangkan puasa Asyura merupakan ibadah yang dilakukan pada 10 Muharram.

Ilustrasi sahur untuk puasa Asyura. Foto: Shutterstock

Tata cara puasa Tasu'a dan Asyura pada dasarnya sama seperti puasa pada umumnya. Perbedaan puasa tersebut terletak pada bacaan niat. Berikut tata cara puasa Asyura dan Tasu'a.

Sahur

Tidak berbeda dari puasa di bulan Ramadhan, dalam menjalani ibadah puasa sunnah juga dianjurkan untuk melaksanakan sahur. Hukum pelaksanaan sahur adalah sunnah, di mana apabila dikerjakan akan mendapatkan pahala. Namun jika tidak, puasa tetap bisa dilaksanakan tanpa sahur.

Membaca Niat

Niat Puasa Asyura

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ ِعَا شُورَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatil âsyûrâ lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Asyura esok hari karena Allah SWT.

Niat Puasa Tasu'a

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatit Tasû‘â lillâhi ta‘âlâ

Artinya: “Aku berniat puasa sunah Tasua esok hari karena Allah SWT.”

Berbuka Puasa

Layaknya ibadah puasa lainnya, puasa sunnah Asyura dan Tasu'a juga diakhiri dengan berbuka puasa pada waktu maghrib. Salah satu sunnah dalam buka puasa adalah menyegerakannya saat sudah memasuki waktu berbuka.

(DNA)