Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Tata Cara Sholat Tasbih yang Perlu Diketahui dan Dipahami Umat Muslim
10 Mei 2021 18:24 WIB
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Sholat tasbih merupakan salah satu ibadah sunnah, jika dikerjakan maka akan mendapatkan keutamaan dan jika ditinggalkan tidak berdosa. Sholat ini dapat diamalkan kapan saja, minimal satu kali dalam seminggu.
ADVERTISEMENT
Dalam buku Panduan Sholat Untuk Perempuan oleh Nurul Jazimah, sholat tasbih merupakan benteng yang kuat bagi setiap Muslim agar hidupnya dihiasi dengan hal baik dan dijauhi dari kejahatan, baik yang dilakukan dirinya maupun orang lain. Abu Ustman Al-Hayri berkata, “Aku tidak melihat jalan keluar yang baik dari kesulitan dan kegelisahan, kecuali sholat tasbih.”
Ada beberapa hal yang membuat sholat tasbih berbeda dengan sholat sunnah lainnya. Dalam pelaksanaan sholat ini diperbanyak bacaan subhanallah yang menjadi bukti ketundukan seorang Muslim kepada Allah SWT.
Tata Cara Sholat Tasbih
Mengutip Buku Pintar Shalat oleh Khalilurrahman Al Mahfani, berikut adalah tata cara sholat tasbih berdasarkan hadits yang diriwayatkan Abu Daud, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, dan Thabrani yang bersumber dari Ikrimah dari Ibnu Abbas.
ADVERTISEMENT
Ushalli sunnata-t-tasbihi rak’ataini lillahi ta’ala
Artinya: “Saya berniat sholat tasbih dua rakaat karena Allah Ta’ala”.
Bacaan tasbihnya yaitu:
Subhânaallâh wa-l-hamdu lillâhi walâ ilaha illâ allâh wa allâhu akbar walâ haula walâ quwwata illâ billâhi-l-liyyi-l-azhîm.
Artinya: "Maha Suci Allah dan segala puji bagi Allah tidak ada tuhan selain Allah. Allah Maha Besar. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung."
ADVERTISEMENT
Dalam buku Dahsyatnya Shalat Tasbih oleh Misbahus Surur, apabila jumlah bacaan tasbihnya lupa atau tidak sesuai dengan tata cara, maka dianjurkan untuk menambahkan bacaan tasbih pada gerakan sholat lainnya sebagai bentuk penyempurnaan. Misal hanya membaca 10 kali saat berdiri sebelum ruku yang seharusnya 15 kali, maka 5 kali bacaan tasbih diganti pada waktu posisi lainnya yaitu saat ruku. Jadi saat ruku yang seharusnya membaca hanya 10 kali menjadi 15 kali.
(PDN)