Konten dari Pengguna

Teknik Dusel: Pengertian, Alat dan Bahan, Tata Cara Menggambar, dan Cirinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Teknik Dusel. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Teknik Dusel. Foto: Freepik

Pendidikan seni rupa sangat berhubungan erat dengan istilah menggambar. Ini adalah perpaduan keterampilan (skill), kepekaan rasa (teste), kreativitas, ide, pengetahuan, dan wawasan yang dituangkan ke dalam kertas ataupun media lainnya.

Ada beberapa teknik yang perlu dikuasai dalam menggambar. Salah satunya adalah teknik mewarna. Menurut Andari dalam buku Mengupas Keunikan Gambar Anak Lewat Karya Sanggar, teknik mewarna adalah cara menggunakan alat atau media dalam pewarnaan sebuah gambar. Teknik mewarna juga terbagi ke dalam beberapa jenis, salah satunya teknik dusel.

Mengutip buku Ilalang Belakang Sekolah oleh Nina Rahayu Nadea, teknik dusel merupakan teknik pewarnaan dengan cara menggosok sehingga menimbulkan kesan tebal-tipis. Cara menggunakan teknik ini yaitu dengan merebahkan atau memiringkan pensil saat menggores sketsa gambar.

Alat dan Bahan Menggambar dengan Teknik Dusel

Pensil dan Buku. Foto: Freepik

Maya Luvita Sari memberitahukan dalam buku Mengupas Keunikan Gambar Anak Lewat Karya Sanggar bahwa dalam menggambar dengan teknik dusel memerlukan beberapa alat dan bahan sebagai berikut:

  1. Pensil;

  2. Penghapus;

  3. Krayon;

  4. Papan alas yang dijadikan sebagai alas kertas gambar;

  5. Kertas atau media lain untuk menggambar;

  6. Kapas atau alat khusus yang berupa gulungan kertas (berbentuk seperti pensil).

Tata Cara Menggambar dengan Teknik Dusel

Teknik Dusel. Foto: Freepik

Berikut adalah tata cara menggambar dengan teknik dusel seperti yang dikutip dari Buku Siswa Seni Budaya SMP/MTs Kelas 8 terbitan Gramedia Widiasarana Indonesia.

  • Langkah pertama buatlah sketsa gambar objek yang akan dibuat pada kertas tipis-tipis menggunakan sebuah pensil.

  • Langkah berikutnya adalah mengarsir sketsa yang sudah dibuat secara tipis dan ratakan arsiran pada objek gambar.

  • Lalu, gosoklah arsiran tadi dengan menggunakan kapas atau alat khusus agar terlihat seperti bayangan. Cara menggosoknya harus dilakukan dari satu arah atau mengikuti bentuk objek.

  • Setelah di-dusel, timpa atau tumpuk kembali dengan arsiran agar bentuk objek semakin menonjol seperti contoh gambar ilustrasi di atas.

  • Setelah itu, buatlah latar belakang dengan gambar yang lebih sederhana supaya terlihat lebih menarik. Buat sketsanya dengan tipis-tipis, lalu diarsir dan didusel.

  • Terakhir, gunakanlah penghapus sebagai alat bantu dalam menggambar dengan teknik dusel. Hal ini bertujuan untuk membuat highlight pada gambar dengan menghapus arsiran tipis supaya warna putih kertas menjadi lebih menonjol.

Ciri-Ciri Gambar yang Menggunakan Teknik Dusel

Teknik Dusel. Foto: Freepik

Merujuk Buku Sakti Kuasai Desain Grafis oleh Yulianto, gambar yang dihasilkan dengan teknik dusel tentu berbeda dengan teknik arsir biasa. Ciri-ciri dari gambar yang menggunakan teknik dusel adalah:

  1. Objek gambar sudah pasti diwarnai menggunakan pensil.

  2. Di sisi gambar, arsiran terlihat tampak lebih rapi dan halus dengan kesan gradasi berwarna gelap.

  3. Arsiran pada objek gambar juga terlihat seperti bayangan karena telah digosok dengan kapas atau alat khusus.

  4. Objek gambar terlihat lebih menonjol karena latar belakang dibuat lebih redup dan gelap.

(NDA)