Konten dari Pengguna

Teks Bacaan Bilal Idul Adha Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam Sholat Idul Adha. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Umat Islam Sholat Idul Adha. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sholat Id menjadi salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan saat Hari Raya Idul Adha. Berbeda dengan sholat fardhu lima waktu, pelaksanaan sholat Id tidak didahului dengan adzan maupun iqamah.

Sebagai gantinya, bilal atau muraqqi mengambil peran sebagai penanda dimulainya sholat Id. Selain itu, bilal juga membantu memandu jemaah agar dapat mengikuti rangkaian sholat Idul Adha dengan tertib dan khusyuk.

Oleh karena itu, seorang bilal perlu memahami susunan pelaksanaan serta lafadz yang dibacakan selama sholat Id berlangsung. Berikut bacaan bilal Idul Adha lengkap dalam bahasa Arab, latin, dan artinya.

Bacaan Bilal Idul Adha

Umat Islam Sholat Idul Adha. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Merujuk pada buku Kumpulan Doa, Dzikir dan Sholawat Al-Khoirot karya A. Fatih Syuhud, berikut bacaan bilal sholat Idul Adha:

1. Bacaan Bilal Idul Adha Sebelum Sholat Id

Saat imam telah hadir dan bersiap memimpin sholat Id, bilal segera mengumandangkan seruan tarqiyyah sebagai tanda dimulainya pelaksanaan sholat.

الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ صَلَاةً جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى رَكْعَتَيْنِ صَلَاةً جَامِعَةً رَحِمَكُمُ اللهُ

الصَّلَاةَ سُنَّةً لِعِيْدِ الأَضْحَى جَامِعَةً لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

Latin: Ash-shalaatu sunnatan li'iidil adhaa rak'ataini shalaatan jaami'atan rahimakumullaah. Ash-shalaatu sunnatan li'iidil adhaa rak'ataini shalaatan jaami'atan rahimakumullaah. Ash-shalaatu sunnatan li'iidil adhaa laa ilaaha illallaah.

Artinya: "(Marilah kita) sholat sunnah Idul Adha dua rakaat secara berjamaah. Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya kepada kalian semua. (Marilah kita) sholat sunnah Idul Adha dua rakaat secara berjamaah. Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya kepada kalian semua. (Marilah kita) sholat sunnah Idul Adha berjamaah. Tiada tuhan selain Allah."

2. Bacaan Bilal Idul Adha Setelah Sholat Id

Usai sholat Idul Adha, bilal melantunkan bacaan berikut sebelum khutbah dimulai.

مَعَاشِرَ الْمُسْلِمِيْنَ وَزُمْرَةَ الْمُؤْمِنِيْنَ رَحِمَكُمُ اللهُ، إِعْلَمُوْا أَنَّ يَوْمَكُمْ هٰذَا يَوْمُ عِيْدِ الْأَضْحَى وَيَوْمُ السُّرُوْرِ وَيَوْمُ الْمَغْفُوْرِ، أَحَلَّ اللهُ لَكُمْ فِيْهِ الطَّعَامَ، وَحَرَّمَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامَ، إِذَا صَعِدَ الْخَطِيْبُ عَلَى الْمِنْبَرِ أَنْصِتُوْا أَثَابَكُمُ اللهُ، وَاسْمَعُوْا أَجَارَكُمُ اللهُ، وَأَطِيْعُوْا رَحِمَكُمُ الله

Latin: Ma'aasyiral muslimina wa zumratal mu'miniina rahimakumullaah, i'lamuu anna yaumakum haadzaa yaumu 'iidil adha wa yaumus suruuri wa yaumul maghfuuri, ahalallahu lakum fiihith tha'aama wa harrama 'alaikumush shiyaama, idzaa sha'idal khatiibu 'alal minbari anshituu atsaabakumullaahu, wasma'uu ajaarakumullaahu, wa athii'u rahimakumullaah.

Artinya: "Wahai sekalian kaum muslimin dan golongan kaum mukminin, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian. Ketahuilah sesungguhnya hari kalian ini adalah hari Idul Adha, hari bahagia, dan hari pengampunan. Allah menghalalkan bagi kalian makan pada hari itu dan Allah mengharamkan bagi kalian puasa pada hari itu. Apabila khatib naik ke atas mimbar, perhatikanlah, dengarkanlah dan taatilah, semoga Allah memberi rahmat kepada kalian."

3. Bacaan Bilal Idul Adha Sebelum Khutbah

Umat Islam Sholat Idul Adha. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Sebelum khutbah dimulai, bilal biasanya mengumandangkan seruan, disertai bacaan sholawat serta doa untuk kaum Muslimin. Berikut seruan penanda khutbah Idul Adha:

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِناَ وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ، اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا وَمَوْلَانَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى اٰلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ . اللَّهُمَّ قَوِّ الْإِسْلَامَ وَالْإِيْمَانَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، وَانْصُرْهُمْ عَلَى مُعَانِ الدِّيْنِ، رَبِّ إخْتِمْ لَنَا مِنْكَ بِالْخَيْرِ، وَيَا خَيْرَ النَّاصِرِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَآأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin: Allahumma shalli 'ala sayyidina muhammad, allahumma shalli 'ala sayidina wa maulaana muhammad, Allahumma shalli wa sallim 'ala sayyidina wa maulana muhammad wa 'ala aali sayyidina muhammad. Allahumma qawwil islam wal imaana minal muslimiin wal muslimaat wal mu'miniina wal mu'minaat al ahyaa-i minhum wal amwaat, wanshurhum 'ala mu'aaniddiin, rabikhtim lanaa minka bil khair, wa ya khairan naashiriina birahmatika yaa arhamarraahimiin.

Artinya: "Ya Allah, kuatkanlah keislaman dan keimanan kaum muslimin (laki-laki) dan muslimat (perempuan), kaum mukminin (laki-laki) dan mukminat (perempuan), yang masih hidup dari mereka semua dan juga yang sudah meninggal, mudahkanlah mereka untuk mengokohkan agama, akhirilah (hidup) kami dari-Mu dengan kebaikan, wahai Tuhan sebaik-baik penolong, dengan rahmat-Mu wahai Tuhan Yang Maha Penyayang dari semua penyayang."

Amalan Sunnah Saat Idul Adha

Umat muslim mengikuti sholat Idul Adha di Masjid Al-Azhar, Jakarta, Rabu (28/6/2023). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Idul Adha menjadi salah satu momen istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak amalan sunnah dan meraih berbagai keutamaan. Dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia, berikut beberapa amalan sunnah yang dianjurkan saat Idul Adha:

  • Umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir, takbir, sholawat, serta menghidupkan malam Idul Adha dengan ibadah seperti sholat malam.

  • Sebelum menunaikan sholat Id, umat Islam dianjurkan mandi, memakai wewangian, dan mengenakan pakaian terbaik sebagai bentuk memuliakan hari raya.

  • Salah satu sunnah Idul Adha adalah berjalan kaki menuju tempat sholat Id serta menempuh jalan yang berbeda saat pulang.

  • Berbeda dengan Idul Fitri, umat Islam dianjurkan tidak makan terlebih dahulu hingga sholat Idul Adha selesai dilaksanakan.

  • Idul Adha merupakan hari penuh kebahagiaan bagi umat Islam, sehingga dianjurkan menunjukkan keceriaan dan mempererat silaturahmi dengan keluarga dan kerabat.

Baca Juga: MUI Sebut Perayaan Idul Adha Serentak Jadi Momentum Perkuat Persatuan Umat Islam

(ANB)