Konten dari Pengguna

Teks Laporan Percobaan: Pengertian, Ciri-Ciri, dan Struktur

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 6 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Laporan Percobaan. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Laporan Percobaan. Foto: Unsplash.

Teks laporan percobaan umumnya digunakan untuk melaporkan hasil percobaan yang telah dilakukan. Tujuan percobaan adalah memahami suatu materi yang dilakukan melalui eksperimen atau pengamatan.

Eksperimen dilakukan untuk mengenali hubungan sebab akibat antara suatu gejala. Setelah selesai melakukan percobaan tersebut, pastinya peneliti akan melaporkannya ke dalam bentuk teks. Teks ini yang disebut dengan teks laporan percobaan.

Teks laporan percobaan sebetulnya hampir sama dengan teks laporan observasi. Hanya saja yang dilaporkan adalah hasil percobaan, bukan observasi. Berikut penjelasan pengertian, ciri-ciri, dan struktur teks laporan percobaan.

Baca juga: Alasan Teks Laporan Percobaan Dapat Dikatakan Ideal

Pengertian Teks Laporan Percobaan

Ilustrasi Laporan Percobaan. Foto: Unsplash.

Teks laporan percobaan adalah teks yang menyajikan informasi mengenai hasil percobaan dengan apa adanya. Teks laporan percobaan berisi paparan tentang tujuan, proses, dan hasil percobaan yang disusun secara sistematis.

Teks laporan percobaan umumnya digunakan untuk melaporkan hasil percobaan, karya ilmiah, atau laporan praktikum. Tujuan teks laporan percobaan adalah untuk memberikan informasi kepada pembaca tentang hasil percobaan yang telah dibuat.

Ciri-ciri Teks Laporan Percobaan

Ilustrasi menulis teks laporan percobaan. Foto: Thinkstock

Di bawah ini merupakan beberapa ciri teks laporan hasil percobaan.

  1. Melaporkan hasil percobaan.

  2. Percobaan ilmiah dilakukan guna menguji sesuatu.

  3. Teks laporan percobaan diawali dengan memaparkan tujuan percobaan.

  4. Memaparkan bahan dan alat yang diperlukan untuk melaksanakan percobaan.

  5. Memaparkan prosedur melaksanakan percobaan.

  6. Memaparkan pencatatan hasil percobaan.

  7. Di akhir laporan paparkan simpulan hasil percobaan berdasarkan hasil analisis terhadap pengamatan yang dilakukan.

Baca juga: Letak Penulisan Hasil Pengamatan dalam Teks Laporan

Struktur Teks Laporan Percobaan

Ilustrasi menulis laporan percobaan. Foto: plo/shutterstock

1. Tujuan

Bagian ini menjelaskan tujuan dari percobaan yang dilakukan, mengapa percobaan harus dibuat, apa yang akan dibuktikan, dan sebagainya.

2. Alat dan Bahan

Pada bagian ini peneliti memaparkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam melakukan percobaan.

3. Langkah-Langkah

Bagian ini menjelaskan bagaimana langkah demi langkah yang ditempuh dalam melaksanakan kegiatan percobaan.

4. Hasil

Di sini peneliti menjelaskan hasil percobaan dan akan memiliki dua struktur utama dari laporan percobaan, yakni: pernyataan umum dan uraian masing-masing hasil percobaan.

5. Simpulan

Peneliti menyimpulkan seluruh kegiatan dan hasil percobaan yang telah dilaksanakan.

Unsur Kebahasaan Teks Laporan Percobaan

Ilustrasi menulis teks laporan percobaan. Foto: fizkes/Shutterstock

Mengutip buku Explore Bahasa Indonesia Jilid 3 untuk SMP/MTs Kelas IX oleh Erwin Rachmat, unsur kebahasaan dalam teks laporan ditandai dengan penggunaan kalimat perintah, kata tugas, kosakata teknis, dan kata bilangan. Berikut penjelasannya:

1. Kalimat Perintah

Teks laporan percobaan memiliki kalimat yang mengandung makna meminta, memerintah, atau melarang seseorang melakukan sesuatu. Misalnya, "Jangan aduk larutan terlalu lama!"

2. Kata Tugas

Kata tugas merupakan jenis kata yang tidak mengandung makna leksikal sehingga tidak menimbulkan ambiguitas. Dalam teks laporan percobaan, kata tugas yang sering muncul di antaranya preposisi/kata depan seperti di, ke, dari, konjungsi seperti dan, tetapi, dan jika, serta partikel penegas seperti lah.

3. Kosakata Teknis

Ini merupakan kata atau gabungan kata yang mengungkapkan proses, keadaan, atau sifat yang khusus dalam suatu bidang. Misalnya, "Tinta yang tidak terlihat merupakan reaksi kimia."

4. Kata Bilangan

Seperti namanya, kata ini ditandai dengan adanya bilangan atau kuantitas. Pada teks laporan percobaan, kata bilangan biasanya digunakan untuk menunjukkan jumlah bahan yang digunakan dalam percobaan. Contohnya, "2 lembar daun salam."

Baca juga: 13 Contoh Soal Teks Laporan Percobaan Kelas 9 dan Jawabannya

Contoh Teks Laporan Percobaan

Ilustrasi menulis teks laporan percobaan. Foto: justplay1412/Shutterstock

Agar lebih memahaminya, berikut contoh teks laporan percobaan yang bisa dipelajari dikutip dari buku Pasti Bisa Bahasa Indonesia untuk SMP/MTs Kelas IX oleh Tim Ganesha Operation dan Explore Bahasa Indonesia Jilid 3 untuk SMP/MTs Kelas IX:

1. Kalsium dan Kolagen pada Tulang

Pendahuluan

Anak dan remaja sering didorong untuk minum susu dan makan sayuran hijau. Masalahnya, mereka tidak diberi tahu manfaat dari mengonsumsi susu dan sayuran hijau. Susu mengandung kalsium. Sayur mengandung kolagen yang baik untuk tulang. Percobaan ini menunjukkan bahwa kalsium (mineral) dan kolagen (protein) adalah dua elemen penting yang diperlukan untuk menjaga tulang kuat dan fleksibel. Jika salah satunya kurang, ada kemungkinan tulang kehilangan kekuatan atau fleksibilitasnya. Kurangnya kekuatan menyebabkan tulang mudah patah. Kurangnya fleksibilitas menyebabkan tulang menekuk.

Landasan Teori

Kalsium merupakan komponen penting dalam pembentukan tulang dan gigi serta mencegah osteoporosis. Kolagen adalah protein perekat yang terdapat dalam tulang dan tulang rawan.

Metode Penelitian

Penelitian dilakukan dengan teknik percobaan.

Paparan Data dan Hasil Percobaan

Siapkan 2 tulang paha ayam, cuka, wadah plastik dengan tutup, dan oven. Tulang dibersihkan, dibungkus kantong plastik, dan disimpan di lemari es untuk percobaan hari berikutnya di sekolah. Keesokannya, satu tulang dimasukkan ke dalam wadah berlabel 'cuka', direndam cuka, dan ditutup. Biarkan tulang dalam cuka selama 3 hari. Setelah tiga hari, tulang dikeluarkan dan dilap. Satu tulang lainnya dipanggang di oven dengan suhu 250 derajat selama 3 jam, dikeluarkan, dan didinginkan.

Hasilnya, tulang yang direndam dalam cuka memiliki tekstur seperti karet, menjadi sangat lunak ketika disentuh. Hal ini disebabkan oleh kandungan asam cuka yang mampu memecah kalsium. Di sisi lain, tulang panggang akan rapuh dan mudah pecah karena kolagen pada tulang telah hilang.

Simpulan

Kalsium dan kolagen keduanya penting agar tulang tetap kokoh.

2. Membuat Magnet

Penjelasan ini akan memberikan tata cara tentang membuat magnet dengan cara mengalirkan arus listrik. Bahan dan alat yang digunakan dalam percobaan ini meliputi jarum minimal 5 buah, kawat penghantar listrik, baterai sebanyak dua buah, dan paku yang panjangnya 5 cm.

Langkah-langkah yang harus dilakukan dalam membuat magnet dengan mengalirkan arus listrik, yaitu:

1. Kawat dililitkan pada sebuah paku. Menghubungkan kedua ujung dari kawat, satu ujung di kutub positif, ujung yang lainnya di kutub negatif pada sebuah baterai.

2. Kemudian mendekatkan paku yang telah dililit oleh kawat. Dekatkan pada beberapa jarum yang telah disiapkan. Setelah itu, mengamati yang terjadi pada jarum.

Hasil dari percobaan membuat magnet dengan cara dialiri arus listrik, yaitu sebagai berikut: jarum yang didekatkan pada paku yang telah dialiri arus listrik akan menempel pada paku sebab paku sudah berubah perannya, yaitu menjadi magnet bagi jarum.

Kesimpulan dari percobaan membuat magnet dengan cara dialiri arus listrik, yaitu sebagai berikut: paku dapat berubah menjadi sebuah magnet ketika diberikan aliran arus listrik. Arus listrik tersebut diperoleh dari kawat yang dililitkan pada sebuah paku, dan ujung kawat dihubungkan dengan sebuah baterai. Magnet yang dibuat dengan cara menggunakan aliran arus listrik disebut dengan elektromagnet

3. Membuat Bola Salju

Bola salju merupakan sebuah bola transparan. Biasanya, bola ini terbuat dari kaca. Oleh sebab itu, jika melihat ke dalamnya, kita seakan melihat pemandangan alam bersalju yang indah dari dekat.

Bola salju ini seakan dilapisi air sehingga jika sudah menjadi salju, bisa jatuh di mana saja. Untuk membentuk saljunya, kita tinggal mengguncang-guncang bola kaca tersebut sehingga air yang ada di dalam bola berubah menjadi salju.

Cara membuat bola salju ini cukup mudah. Kita dapat menggunakan bola kaca, air, serta pernak-pernik, seperti batu-batuan berwarna cerah, pasir silika ukuran besar, atau bubuk kerlip sebagai hiasan. Pastikan pernak-pernik yang dipilih tidak akan pecah ketika kita mengguncang bola kaca penuh air tersebut.

Untuk menghasilkan efek salju yang berjatuhan, kita dapat mengguncang-guncang bola kaca ini untuk mengetahui ke mana arah efek saljunya. Adapun cara membuat cairannya, kita cukup menambahkan gliserin ke dalam air. Gliserin dapat kita beli di apotek maupun toko kimia. Makin banyak gliserin, air akan makin kental sehingga efek salju akan lebih tebal. Pernak-pernik seperti bubuk kerlip pun akan jatuh atau turun dengan perlahan.

(VIO)

Frequently Asked Question Section

Apa saja ciri-ciri dari teks laporan percobaan?
chevron-down

Salah satunya, teks laporan percobaan diawali dengan memaparkan tujuan percobaan.

Apa saja fungsi dari laporan percobaan?
chevron-down

Teks laporan percobaan umumnya digunakan untuk melaporkan hasil percobaan yang telah dilakukan.

Apa ciri-ciri kebahasaan teks laporan percobaan?
chevron-down

Teks laporan ditandai dengan penggunaan kalimat perintah, kata tugas, kosakata teknis, dan kata bilangan.