Konten dari Pengguna

Tema Ibadah Kenaikan Yesus Kristus 2025 beserta Bacaan dan Maknanya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Romo Yohanes Deodatus memimpin ibadah misa kenaikan Isa Almasih di Gereja Katedral, Jakarta, Kamis (9/5/2024). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Romo Yohanes Deodatus memimpin ibadah misa kenaikan Isa Almasih di Gereja Katedral, Jakarta, Kamis (9/5/2024). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Peringatan Kenaikan Yesus Kristus merupakan salah satu momen penting dalam kalender liturgi umat Kristiani. Momen ini dirayakan untuk mengenang momen di mana Yesus naik ke surga, tepat 40 hari setelah kebangkitan-Nya pada Hari Paskah.

Di Indonesia, momen suci ini dimanfaatkan umat Kristiani untuk menjalani ibadah khusus di gereja masing-masing. Setiap gereja menyelenggarakan ibadah dengan tema, bacaan, dan makna yang mendalam untuk menambah pemahaman sekaligus memperkuat iman jemaat.

Seperti apa tema dan jadwal ibadah Kenaikan Tuhan Yesus 2025 di berbagai gereja di Indonesia? Simak informasi selengkapnya berikut ini.

Ibadah Kenaikan Tuhan Yesus 2025

Umat Nasrani mengikuti ibadah misa kenaikan Isa Almasih di Gereja Katedral, Jakarta, Kamis (9/5/2024). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 8 Tahun 2024, Kenaikan Yesus Kristus tercatat sebagai salah satu hari libur nasional, yakni pada 29 Mei 2025.

Awalnya, hari libur ini diatur dalam Keppres Nomor 24 Tahun 1953 dengan nama Kenaikan Isa Almasih. Namun, melalui Keppres Nomor 10 Tahun 1971, istilah tersebut diperbarui menjadi Kenaikan Yesus Kristus.

Dalam rangka memperingati momen ini, berbagai gereja di Indonesia telah menyiapkan tema ibadah Kenaikan Tuhan Yesus masing-masing, di antaranya:

1. Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW)

  • Tema: Yesus Memanggil Setiap Orang Bersaksi dan Beraksi

  • Waktu Ibadah: 29 Mei 2025 (jadwal dapat berbeda tiap jemaat)

  • Bacaan: Kisah Para Rasul 1:1–11, Efesus 1:15–23, Lukas 24:44–53

  • Makna: Umat diajak untuk tidak hanya mengenang peristiwa kenaikan, tetapi juga menyambut panggilan untuk bersaksi dan berkontribusi nyata di masyarakat.

2. Gereja Kristen Indonesia (GKI) Pondok Indah

  • Tema: Menerima Kuasa untuk Memulihkan

  • Waktu Ibadah: Kamis, 29 Mei 2025, pukul 10.00 WIB (online dan onsite)

  • Bacaan: Kisah Para Rasul 1:1-11, Mazmur47, Efesus 1:15-23, Lukas 24:44-53

  • Makna: Menekankan pentingnya umat menerima kuasa dari Roh Kudus untuk menjadi alat pemulih dalam kehidupan sosial, spiritual, dan lingkungan.

3. Ibadah Anak-anak (GKJW)

  • Tema: Setia Bertekun dalam Doa

  • Waktu Ibadah: 29 Mei 2025 (jadwal dapat berbeda tiap jemaat)

  • Bacaan: Lukas 24:50-53

  • Makna: Anak-anak diajak belajar bahwa meskipun Yesus tidak tampak secara fisik, mereka tetap bisa terhubung dengan-Nya melalui doa dan pujian.

Makna Kenaikan Yesus Kristus

Umat Nasrani mengikuti ibadah misa kenaikan Isa Almasih di Gereja Katedral, Jakarta, Kamis (9/5/2024). Foto: Akbar Nugroho Gumay/ANTARA FOTO

Peristiwa Kenaikan Yesus Kristus ke surga bukan sekadar peringatan simbolik, melainkan mengandung makna mendalam yang dapat memperkaya iman dan kehidupan rohani umat Kristiani. Dikutip dari laman God In All Things dan Christian Courier, berikut tiga makna utama dari peristiwa Kenaikan Yesus Kristus ke surga:

1. Janji Tempat Tinggal Abadi

Kenaikan Yesus ke surga menegaskan bahwa dunia ini bersifat sementara, dan Ia pergi untuk mempersiapkan tempat tinggal kekal bagi mereka yang percaya kepada-Nya. Bisa disimpulkan bahwa surga adalah tujuan akhir bagi umat yang setia.

2. Pemberian Kuasa melalui Roh Kudus

Melalui Kenaikan-Nya, Yesus menjanjikan kehadiran Roh Kudus yang akan memberikan kuasa kepada para murid untuk menjadi saksi-Nya di seluruh dunia. Ini menandai dimulainya misi gereja untuk memberitakan Injil dan melanjutkan karya keselamatan yang telah dimulai oleh Kristus.

3. Pengharapan akan Kedatangan Kembali

Kenaikan Yesus juga membawa janji bahwa Ia akan datang kembali di masa depan. Janji ini menjadi harapan bagi umat Kristiani untuk hidup dalam iman dan kesiapan menyambut kedatangan-Nya yang kedua kali.

Baca Juga: 60 Lagu Paskah untuk Merayakan Kebangkitan Yesus Kristus

(ANB)