Konten dari Pengguna

Teori Perubahan Sosial Lengkap dengan Bentuk-bentuk dan Sebab Terjadinya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi anak main gadget. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi anak main gadget. Foto: Shutter Stock

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi cukup banyak memengaruhi kehidupan manusia. Lambat laun, perkembangan ini akan membawanya pada perubahan sosial.

Perubahan sosial berproses mengubah masyarakat secara menyeluruh dan bertahap. Secara luas, perubahan sosial dapat dimaknai sebagai perubahan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat, termasuk di dalamnya perubahan sistem stratifikasi sosial, sistem nilai dan norma sosial, pola sikap dan tindakan sosial, serta lembaga-lembaga kemasyarakatannya dalam suatu kurun waktu tertentu.

Perubahan sosial terjadi karena beberapa faktor, salah satunya faktor dari dalam (intern) dan dari luar (ekstern). Misalnya, berkat adanya penemuan mesin-mesin industri di Inggris, berkembanglah revolusi industri yang kini berada pada tahap 4.0.

Agar lebih memahaminya, berikut penjelasan tentang teori perubahan sosial lengkap dengan sebab dan bentuk-bentuknya.

Sebab Perubahan Sosial

Terjadinya perubahan sosial bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang bersifat simultan, seperti faktor intern, faktor ekstern, faktor komunikasi, dan penghalang. Faktor intern disebabkan oleh kebiasaan di dalam kehidupan masyarakat itu sendiri.

Mengutip buku Sosiologi untuk SMA dan MA Kelas XII IPS karya Widia Widianti, ada beberapa faktor intern yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat, antara lain adanya penemuan-penemuan baru, terjadinya mobilitas penduduk, adanya konflik-konflik, dan terjadinya revolusi dalam kehidupan masyarakat.

Ilustrasi pesawat pribadi milik Nasser Al Rashid Foto: Shutter Stock

Sedangkan faktor ekstern terjadi karena perubahan sosial yang berasal dari luar masyarakat. Beberapa faktornya yaitu adanya kontak dengan kebuudayaan lain, adanya sistem pendidikan modern, adanya keinginan yang besar untuk maju, adanya sikap menghargai hasil karya seseorang, dan adanya sikap toleransi terhadap nilai budaya yang dianggap menyimpang.

Sedangkan beberapa faktor penghalang proses perubahan sosial antara lain kurangnya hubungan dengan masyarakat lain sehingga tidak ada motivasi yang cukup untuk berkembang, lambannya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam suatu masyarakat, dan sikap masyarakat yang terlalu mempertahankan nilai-nilai tradisional.

Bentuk Perubahan Sosial

Mengutip buku Sosiologi untuk SMA dan MA Kelas XII IPS karya Elisanti, dkk., jika dilihat dari segi bentuknya perubahan sosial itu mempunyai beberapa bentuk:

1. Perubahan lambat dan perubahan cepat

Perubahan yang berlangsung lambat merupakan perubahan yang memerlukan waktu yang lama, karena terjadi dengan sendirinya tanpa direncanakan. Dalam perubahan ini, terdapat suatu rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti dengan lambat. Perubahan ini merupakan sebagian kecil usaha masyarakat untuk menyesuaikan diri dengan keperluan dan kondisi yang sejalan dengan pertumbuhan masyarakat.

Selain bersifat lambat, perubahan sosial juga bisa bersifat cepat dan menyangkut sendi-sendi pokok kehidupan masyarakat. Perubahan ini dinamakan revolusi. Perubahan sosial budaya secara cepat sering menimbulkan disintegrasi dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan politik.

Ilustrasi phubbing, kebiasaan mengobrol sambil main gadget. Foto: Shutterstock

2. Perubahan kecil dan perubahan besar

Perubahan kecil yaitu perubahan yang terjadi pada unsur-unsur masyarakat yang tidak membawa pengaruh langsung. Contohnya perubahan mode rambut dan mode pakaian yang tidak akan membawa pengaruh kepada masyarakat secara keseluruhan, karena tidak menimbulkan perubahan terhadap lembaga kemasyarakatan itu sendiri.

Sedangkan proses industrialisasi termasuk dalam perubahan besar, proses ini dapat membawa pengaruh langsung terhadap keseluruhan unsur dalam masyarakat agraris. Bahkan lembaga-lembaga kemasyarakatan yang terdapat di lingkungan tersebut pun akan ikut terpengaruh.

3. Perubahan yang dikehendaki dan tidak dikehendaki

Perubahan yang direncanakan (planned change), yaitu perubahan sosial yang sebelumnya telah dikehendaki atau diprogramkan terlebih dahulu oleh masyarakatnya. Pihak yang menghendaki perubahan-perubahan dinamakan agent of change.

Sedangkan perubahan sosial yang tidak direncanakan berlangsung di luar pemikiran atau jangkauan masyarakat. Perubahan ini dapat menimbulkan konsekuensi sosial yang tidak dikehendaki, seperti terjadinya masa penjajakan yang memunculkan diskriminasi sosial dalam masyarakat Indonesia.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan perubahan sosial?

chevron-down

Perubahan sosial adalah perubahan yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat, termasuk di dalamnya perubahan sistem stratifikasi sosial, sistem nilai dan norma sosial, pola sikap dan tindakan sosial warga masyarakat, serta lembaga-lembaga kemasyarakatannya dalam suatu kurun waktu tertentu.

Apa faktor internal yang menyebabakan terjadinya perubahan sosial?

chevron-down

Faktor intern yang menyebabkan terjadinya perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat, antara lain adanya penemuan-penemuan baru, terjadinya mobilitas penduduk, adanya konflik-konflik, dan terjadinya revolusi dalam kehidupan masyarakat.

Apa faktor eksternal yang menyebabakan terjadinya perubahan sosial?

chevron-down

Beberapa faktor eksternal yang menyebabkan perubahan sosial yaitu adanya kontak dengan kebuudayaan lain, adanya sistem pendidikan modern, adanya keinginan yang besar untuk maju dan adanya sikap menghargai hasil karya seseorang, dan adanya sikap toleransi terhadap nilai budaya yang dianggap menyimpang.