Tes Psikologi SIM C Bisa Dilakukan secara Online, Begini Caranya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tes psikologi SIM C adalah sebuah tes yang diwajibkan dalam proses penerbitan dan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Indonesia. SIM C sendiri adalah surat izin yang diterbitkan untuk pengendara motor.
Tujuan tes ini untuk mengukur kelayakan mental dan perilaku seseorang agar berkendara dengan aman dan mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Pemohon SIM harus melalui tes ini untuk memastikan bahwa mereka memiliki kualitas mental yang diperlukan untuk berkendara dengan aman.
Menurut informasi, tes psikologi untuk kebutuhan perpanjangan SIM C dapat dilakukan secara online. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.
Cara Tes Psikologi SIM C secara Online
Mengutip laman Indonesiabaik.id, pemeriksaan psikologis untuk perpanjangan SIM sekarang bisa dilakukan secara online melalui aplikasi SINAR (SIM Nasional Presisi). Aplikasi ini diperkenalkan oleh Korlantas POLRI untuk mempermudah masyarakat dalam perpanjangan SIM tanpa perlu antre di posko pelayanan.
Aplikasi SINAR terintegrasi dengan ePPsi, yaitu aplikasi untuk tes psikologi SIM secara online. Berikut langkah-langkah untuk melakukan tes psikologi SIM C secara online:
Buka aplikasi SINAR dan pilih link ePPsi pada layanan Sinar.
Pilih menu registrasi, kemudian masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
Unggah foto selfie sesuai dengan instruksi yang diminta.
Lakukan pembayaran sesuai instruksi yang tertera di aplikasi.
Setelah pembayaran selesai, pemohon dapat melaksanakan tes psikologi.
Pemohon harus menyelesaikan soal-soal yang ditampilkan dalam aplikasi. Soal-soal tes ini telah terakreditasi oleh Biro Psikologi - SSDM Polri.
Jika memenuhi syarat, hasil tes akan otomatis terkirim ke aplikasi perpanjangan SIM.
Tes psikologi melalui layanan E-PPSI ini dikenakan biaya sebesar Rp. 48.500. Jika pada tes pertama tidak berhasil, pemohon masih memiliki kesempatan untuk mengulang dalam rentang waktu satu hari hingga enam bulan sejak tes pertama.
Selama periode tersebut, untuk mengikuti tes kedua, pemohon diharuskan mengikuti sesi konseling terlebih dahulu. Setelah konselor menyatakan pemohon layak melanjutkan, pemohon secara otomatis dapat mengerjakan tesnya lagi.
Baca Juga: Syarat Perpanjangan SIM C Beserta Cara dan Biayanya
Apa Saja yang Diuji pada Tes Psikologi SIM C?
Berdasarkan infromasi pada laman E-PPSI. ada beberapa hal yang akan diujikan pada tes psikologi SIM C melalui layanan ePPsi, di antaranya:
1. Kognitif
Aspek kognitif menguji proses aktivitas mental yang bertujuan untuk adaptasi yang tepat dalam memilih dan membentuk lingkungan dunia nyata sesuai dengan kehidupan seseorang. Ini mencakup kemampuan berpikir, memahami, dan memecahkan masalah yang penting untuk mengemudi.
2. Kepribadian
Aspek kepribadian menguji sifat yang ditampilkan seseorang saat berkendara. Sifat ini adalah unit dasar dari kepribadian yang menunjukkan kecenderungan umum dalam merespons situasi tertentu dengan cara tertentu. Tes ini membantu menilai apakah seseorang memiliki sifat-sifat yang mendukung keselamatan berkendara.
3. Psikomotorik
Aspek psikomotorik menguji perkembangan kepribadian manusia yang berhubungan dengan gerakan jasmani dan fungsi otot. Ini mencakup dorongan pemikiran, perasaan, dan kemauan seseorang.
Tes ini menilai kemampuan seseorang untuk melakukan gerakan fisik dengan tepat dan teratur, yang sangat penting untuk mengemudi dengan aman dan efisien.
Dengan mengevaluasi ketiga aspek ini, tes psikologi SIM C membantu memastikan bahwa pengemudi memiliki kemampuan mental, kepribadian, dan fisik yang diperlukan untuk berkendara dengan aman dan bertanggung jawab di jalan raya.
(SAI)
