Tingkatan Sabuk Karate beserta Warna dan Artinya yang Perlu Diketahui

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karate merupakan cabang olahraga sekaligus seni bela diri yang berasal dari Okinawa, Jepang. Karate terdiri atas dua kanji, yakni “Kara” yang berarti kosong dan “Te” yang berarti tangan. Jadi, karate adalah seni bela diri yang dilakukan dengan tangan kosong.
Mengutip buku Sejarah Nasional Indonesia karya Marwati Djoened (2008), cabang olahraga karate pertama kali diperkenalkan oleh Cichin Funakoshi pada tahun 1940-an. Seiring berjalannya waktu, karate semakin berkembang di negara-negara lain, termasuk Indonesia.
Karate mulai masuk di Indonesia pada tahun 1963, dibawa oleh mahasiswa Indonesia yang belajar di Jepang. Kemudian pada tahun 1964, muncul sejumlah tokoh karate seperti Baud A.D. Adikusuma, Otoman Nuh, Karyanto, dan lain-lain.
Sama seperti seni bela diri Judo, tingkatan sabuk karate juga dibedakan berdasarkan warnanya. Penasaran apa saja? Simak penjelasannya dalam artikel berikut ini.
Tingkatan Sabuk Karate
Tingkatan sabuk karate terbagi menjadi dua kelompok, yakni Dan dan Kyu. Dan adalah istilah tingkatan yang digunakan pada sabuk hitam, sedangkan Kyu adalah istilah tingkatan yang digunakan pada sabuk berwarna (sebelum sabuk hitam).
Nantinya, kedua kelompok tersebut diuraikan lagi menjadi beberapa jenis tingkatan. Dirangkum dari buku D'Cornelis Karate karya Cornelis Francis (2022), berikut penjelasan selengkapnya:
1. Kyu atau Tingkatan Mudansha
Kyu adalah tingkatan yang digunakan untuk sabuk berwarna, sebelum memasuki sabuk hitam. Tingkatan ini dikenal juga dengan istilah “Madansha” yang berarti belum memiliki tingkatan Dan.
Sistem Kyu mirip seperti sistem kredit pada dunia perkuliahan, di mana level paling rendah justru memiliki nilai kredit (tanggungan) lebih besar. Sebaliknya, level paling tinggi biasanya memiliki nilai kredit lebih kecil.
Semakin tinggi tingkatannya, maka semakin berkurang kredit yang akan dibebankan. Adapun tingkatan sabuk karate Kyu adalah sebagai berikut:
Kyu 10 (ju-kyu): Sabuk putih
Kyu 9 (ku-kyu): Sabuk putih
Kyu 8 (hachi-kyu): Sabuk kuning
Kyu 7 (nanakyu): Sabuk oranye/kuning senior
Kyu 6 (rokkyu): Sabuk hijau
Kyu 5 (gokyu): Sabuk biru
Kyu 4 (yonkyu): Sabuk ungu
Kyu 3 (sankyu): Sabuk coklat
Kyu 2 (nikyu): Sabuk coklat
Kyu 1 (ikkyu): Sabuk coklat
Baca juga: Sejarah Seni Bela Diri Pencak Silat Sebagai Warisan Budaya Indonesia
2. Dan atau Tingkatan Yudansha
Dan adalah istilah tingkatan yang digunakan pada sabuk hitam. Tingkatan ini dikenal juga dengan istilah “Yudansha” yang berarti telah memiliki tingkatan Dan.
Sistem Dan telah digunakan dalam seni catur tradisional Jepang. Sistem ini dibuat pertama kali oleh Hon’inbo Dosaku yang hidup pada zaman Edo (1645-1702).
Kemudian, sistem Dan diterapkan dalam perguruan seni bela diri oleh Jigoro Kano, sang pendiri Judo. Lalu, sistem Dan ini diadopsi oleh seni bela diri karate beberapa tahun kemudian. Berikut tingkatan sabuk karate Dan selengkapnya:
Dan I (shodan): Sabuk hitam
Dan II (nidan): Sabuk hitam
Dan III (sandan): Sabuk hitam
Dan IV (yondan): Sabuk hitam
Dan V (godan): Sabuk hitam
Dan VI (rokudan): Sabuk hitam
Dan VII (nanadan): Sabuk hitam
Dan VIII (hachidan): Sabuk hitam
Dan IX (kudan): Sabuk hitam
Dan X (jūdan): Sabuk hitam
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Siapa penemu karate?

Siapa penemu karate?
Cichin Funakoshi.
Berasal dari manakah olahraga karate?

Berasal dari manakah olahraga karate?
Okinawa, Jepang.
Bagaimana tingkatan sabuk karate?

Bagaimana tingkatan sabuk karate?
Tingkatan sabuk karate terbagi menjadi dua, yakni Dan dan Kyu. Dan adalah istilah tingkatan yang digunakana pada sabuk hitam, sedangkan kyu digunakan untuk sabuk berwarna (sebelum sabuk hitam).
