Konten dari Pengguna

Token Rp 20 Ribu Berapa KWh? Ini Penjelasan Lengkapnya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Listrik. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Listrik. Foto: pixabay.com

Token atau pulsa listrik merupakan 20 digit angka yang dimasukkan ke meter prabayar ketika melakukan isi ulang. Nominal isi ulang token listrik yang dapat dibeli adalah sebesar Rp 20.000, Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 250.000, Rp 500,000, dan Rp 1.000.000.

Dari sekian banyak pilihan, nilai token 20 ribu menjadi pilihan sebagian masyarakat. Itu karena masyarakat tidak perlu merogoh kocek dalam untuk membelinya.

Merujuk laman resmi PLN, masyarakat yang membeli token Rp 20 ribu akan mendapatkan jumlah kWh sebagai berikut:

  • 48.1 kWh untuk meteran berdaya 450 (Rp 415/kWh)

  • 33 kWh untuk meteran berdaya 900 yang bersubsidi (Rp 605/kWh)

  • 14,7 kWh untuk meteran berdaya 900 non subsidi (Rp 1352/kWh)

Sebagai catatan, jumlah kWh yang didapat tersebut belum dipotong oleh Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Seluruh pembelian token pasti akan dikenai PPJ. Besaran pemotongannya berbeda-beda di setiap daerah.

Besaran potongan PPJ dan jumlah kWh yang didapatkan dari pembelian token dapat dicek melalui “Simulasi Pembelian Token Prabayar” yang ada dalam laman resmi PLN.

Ilustrasi Listrik. Foto: pixabay.com

Cara Mengecek Jumlah kWh dari Pembelian Token Listrik

Berikut cara mengecek jumlah kWh dari pembelian token listrik yang dirangkum dari laman resmi PLN.

1. Buka laman https://web.pln.co.id

2. Klik opsi “Pelanggan”

3. Klik opsi “Listrik Pintar”

4. Klik “Mulai Simulasi” pada tulisan di bawah “Token Listrik”

5. Isi data yang ada dalam formulir online secara lengkap.

  • Isi tanggal pembelian sesuai dengan tanggal Anda mengisi

  • Isi kategori penggunaan listrik pada form “Tarif Peruntukan”, apakah untuk rumah tangga, bisnis, atau hal lainnya.

  • Isi daya meteran pada form “Daya”

  • Isi nominal token yang akan dibeli pada form “Rupiah Pembelian”

  • Isi daerah tinggal pada form “Kabupaten/Kota”

6. Klik “Hitung”, kemudian akan muncul jumlah kWh yang akan Anda dapatkan dari pembelian token dan juga jumlah potongan dari PPJ.

Ilustrasi Listrik. Foto: pixabay.com

Cara Isi Token Listrik ke Meteran

Setelah melakukan pembelian token atau pulsa listrik, Anda harus memasukkannya ke meteran agar bisa digunakan. Berikut cara mengisi token listrik ke meteran.

  • Masukkan 20 digit kode angka token ke meteran listrik dengan menekan tombol yang ada.

  • Cek ulang dan pastikan tidak ada kesalahan pengetikan kode token.

  • Jika ada kesalahan pengetikan, tekan tombol “backspace” dan masukkan kode yang benar.

  • Tekan tombol “enter” setelah kode terinput dengan benar.

  • Tunggu notifikasi berhasil dari meteran.

  • Jika muncul tulisan “Accept” atau “Benar”, maka token telah sukses digunakan pada meteran tersebut.

(DND)