Konten dari Pengguna

Tugas Quality Control, Lingkup Kerja, dan Prosedur Pelaksanaannya

Berita Hari Ini

Berita Hari Ini

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi quality control. Foto: pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi quality control. Foto: pixabay

Quality control sangat dibutuhkan perannya di berbagai sektor industri. Dalam praktiknya, mereka menerapkan konsepsi pengendalian mutu guna mendapatkan kepuasan pelanggan maupun karyawan.

Tugas quality control bisa berbeda di tiap tempat, tergantung sektor industri yang digeluti. Namun secara umum, tugasnya adalah memeriksa dan menguji produk secara visual, memantau peralatan inspeksi, serta menganalisis data kualitas produksi.

Dijelaskan dalam buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor SMK Kelas XII karya Z. Furqon, dkk., seorang quality control terlibat dalam keseluruhan proses. Ia bertugas membuat keputusan produksi yang ditetapkan berdasarkan standar tertentu.

Seperti apa lingkup kerja dan prosedur pelaksanaan quality control? Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda.

Lingkup Kerja dan Prosedur Pelaksanaan Quality Control

Sama halnya dengan profesi lain, quality control juga memiliki lingkup kerja khusus. Pembatasannya meliputi ukuran, jenis pekerjaan, serta tugas yang dilakukan dalam sektor industrinya. Misalnya, pada industri furniture, lingkup kerja quality control meliputi:

https://kumparan.com/topic/industri
  • Kedatangan bahan baku, proses penggergajian, dan pengeringan.

  • Proses masinal (potong, serut, pelobangan, dsb) serta perakitan.

  • Proses ampelas dasar (sanding).

  • Proses finishing.

  • Setting (apabila barang knock down).

  • Produk final dan packing produk.

Adapun prosedur pelaksanaan quality control dilaksanakan untuk membuat standar dalam pengecekan hasil produksi. Pada tahapan ini, produk yang dihasilkan harus sesuai dengan keinginan pembeli atau pelanggan.

Mengutip buku Melakukan Komunikasi di Tempat Kerja DU/DI Furnitur karya Haryadi PR, prosedur pelaksanaan dibuat untuk memberi rasa kepercayaan dan kepuasan. Di dalamnya akan dijelaskan hal-hal yang berkaitan dengan inspeksi guna menciptakan produksi yang lebih baik.

Dalam prosesnya, pelaksanaan quality control dapat diuraikan lagi menjadi beberapa langkah, yakni:

https://kumparan.com/topic/industri

1. Menentukan sasaran

Quality control menghasilkan produk atau instalasi dengan batasan anggaran, jadwal, dan mutu yang telah ditentukan. Sasaran ini dihasilkan dari suatu perencanaan dasar yang diperhitungkan secara matang.

Ini bisa menjadi faktor pertimbangan utama dalam mengambil keputusan untuk melakukan investasi atau membangun proyek. Hasilnya, sasaran tersebut dapat menjadi tonggak tujuan dari kegiatan pengendalian.

2. Standar dan kriteria

Untuk mencapai sasaran yang efektif dan efisien, perlu disusun suatu standar, kriteria, serta spesifikasi. Tujuannya untuk digunakan sebagai tolok ukur dalam membandingkan dan menganalisis pekerjaan.

3. Merancang sistem informasi

Satu hal yang perlu ditekankan dalam proses pengendalian proyek adalah sistem informasi. Dengan bantuan sistem ini, quality control dapat mengumpulkan data dan memberikan keterangan secara tepat, cepat, dan akurat.

(MSD)

Baca juga: Ulasan tentang Pengendalian Mutu sebagai Istilah Pengujian Produk

Frequently Asked Question Section

Apa itu quality control?

chevron-down

Quality control adalah pengendali mutu dalam sektor industri, mulai dari manufaktur hingga produksi tangan.

Apa tugas quality control?

chevron-down

Secara umum, tugasnya adalah memeriksa dan menguji produk secara visual, memantau peralatan inspeksi, serta menganalisis data kualitas produksi.

Bagaimana lingkup kerja quality control ditetapkan?

chevron-down

Berdasarkan ukuran, jenis pekerjaan, serta tugas yang akan dilakukan dalam sektor industri tertentu.