Tugas Quality Control, Lingkup Kerja, dan Prosedur Pelaksanaannya

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Quality control sangat dibutuhkan perannya di berbagai sektor industri. Dalam praktiknya, mereka menerapkan konsepsi pengendalian mutu guna mendapatkan kepuasan pelanggan maupun karyawan.
Tugas quality control bisa berbeda di tiap tempat, tergantung sektor industri yang digeluti. Namun secara umum, tugasnya adalah memeriksa dan menguji produk secara visual, memantau peralatan inspeksi, serta menganalisis data kualitas produksi.
Dijelaskan dalam buku Pengelolaan Bengkel Sepeda Motor SMK Kelas XII karya Z. Furqon, dkk., seorang quality control terlibat dalam keseluruhan proses. Ia bertugas membuat keputusan produksi yang ditetapkan berdasarkan standar tertentu.
Seperti apa lingkup kerja dan prosedur pelaksanaan quality control? Berikut penjelasan lengkapnya untuk Anda.
Lingkup Kerja dan Prosedur Pelaksanaan Quality Control
Sama halnya dengan profesi lain, quality control juga memiliki lingkup kerja khusus. Pembatasannya meliputi ukuran, jenis pekerjaan, serta tugas yang dilakukan dalam sektor industrinya. Misalnya, pada industri furniture, lingkup kerja quality control meliputi:
Kedatangan bahan baku, proses penggergajian, dan pengeringan.
Proses masinal (potong, serut, pelobangan, dsb) serta perakitan.
Proses ampelas dasar (sanding).
Proses finishing.
Setting (apabila barang knock down).
Produk final dan packing produk.
Adapun prosedur pelaksanaan quality control dilaksanakan untuk membuat standar dalam pengecekan hasil produksi. Pada tahapan ini, produk yang dihasilkan harus sesuai dengan keinginan pembeli atau pelanggan.
Mengutip buku Melakukan Komunikasi di Tempat Kerja DU/DI Furnitur karya Haryadi PR, prosedur pelaksanaan dibuat untuk memberi rasa kepercayaan dan kepuasan. Di dalamnya akan dijelaskan hal-hal yang berkaitan dengan inspeksi guna menciptakan produksi yang lebih baik.
Dalam prosesnya, pelaksanaan quality control dapat diuraikan lagi menjadi beberapa langkah, yakni:
1. Menentukan sasaran
Quality control menghasilkan produk atau instalasi dengan batasan anggaran, jadwal, dan mutu yang telah ditentukan. Sasaran ini dihasilkan dari suatu perencanaan dasar yang diperhitungkan secara matang.
Ini bisa menjadi faktor pertimbangan utama dalam mengambil keputusan untuk melakukan investasi atau membangun proyek. Hasilnya, sasaran tersebut dapat menjadi tonggak tujuan dari kegiatan pengendalian.
2. Standar dan kriteria
Untuk mencapai sasaran yang efektif dan efisien, perlu disusun suatu standar, kriteria, serta spesifikasi. Tujuannya untuk digunakan sebagai tolok ukur dalam membandingkan dan menganalisis pekerjaan.
3. Merancang sistem informasi
Satu hal yang perlu ditekankan dalam proses pengendalian proyek adalah sistem informasi. Dengan bantuan sistem ini, quality control dapat mengumpulkan data dan memberikan keterangan secara tepat, cepat, dan akurat.
(MSD)
Baca juga: Ulasan tentang Pengendalian Mutu sebagai Istilah Pengujian Produk
Frequently Asked Question Section
Apa itu quality control?

Apa itu quality control?
Quality control adalah pengendali mutu dalam sektor industri, mulai dari manufaktur hingga produksi tangan.
Apa tugas quality control?

Apa tugas quality control?
Secara umum, tugasnya adalah memeriksa dan menguji produk secara visual, memantau peralatan inspeksi, serta menganalisis data kualitas produksi.
Bagaimana lingkup kerja quality control ditetapkan?

Bagaimana lingkup kerja quality control ditetapkan?
Berdasarkan ukuran, jenis pekerjaan, serta tugas yang akan dilakukan dalam sektor industri tertentu.
