Waktu Terbaik Minum Vitamin D dan Dosis yang Tepat

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Vitamin D termasuk nutrisi yang sangat dibutuhkan setiap manusia. Manfaatnya sangat banyak, mulai dari mengurangi peradangan, menjaga kesehatan tulang, hingga meningkatkan kekebalan tubuh.
Kabar baiknya, tubuh manusia dapat memproduksi vitamin D sendiri. Mengutip Very Well Health, caranya cukup dengan membiarkan kulit terpapar sinar matahari pagi.
Cara lain untuk memenuhi asupan vitamin D dalam tubuh adalah dengan mengonsumsi suplemen. Namun, cara mengonsumsinya harus benar dan tepat waktu agar hasilnya efektif. Sebagai panduan, simak waktu terbaik minum vitamin D dalam artikel ini.
Waktu Terbaik Minum Vitamin D
Merujuk laman Healthline, sebenarnya penelitian tentang waktu terbaik untuk minum suplemen vitamin D masih terbatas. Namun, disarankan untuk mengonsumsi vitamin ini di pagi hari atau setelah sarapan.
Sebab, mengonsumsi vitamin D di malam hari dapat memengaruhi kualitas tidur. Namun, jika Anda merasa suplemen tersebut tidak berdampak buruk pada siklus tidur, maka tidak masalah untuk mengonsumsinya di malam hari.
Pada intinya, pilihlah waktu yang paling sesuai dengan kebutuhan dan rutinitas Anda. Selain itu, yang terpenting adalah pastikan untuk mengonsumsi suplemen secara teratur di waktu yang sama setiap hari.
Berikut panduan mengonsumsi vitamin D agar hasilnya efektif dirangkum dari laman Very Well Health:
Bangun kebiasaan: Masukkan aktivitas minum suplemen vitamin D ke dalam kebiasaan atau rangkaian rutinitas harian Anda. Misalnya, salah satu kebiasaan rutin Anda adalah sarapan. Nah, tambahkanlah kebiasaan minum vitamin D setelah sarapan agar tidak lupa.
Buat pengingat: Gunakan alarm atau pengingat untuk membantu Anda mengingat waktu mengonsumsi suplemen vitamin D.
Konsumsi vitamin D bersama makanan berlemak: Kadar vitamin D meningkat 32% dalam 12 jam jika suplemen dikonsumsi bersama makanan berlemak. Misalnya, yoghurt, keju, alpukat, atau kacang-kacangan. Anda juga bisa minum segelas susu bersama vitamin D untuk mendorong penyerapan vitamin ini ke dalam darah.
Berapa Banyak Vitamin D Harian yang Dibutuhkan Orang Dewasa?
Mengonsumsi vitamin D memang baik untuk tubuh, tapi kadarnya tidak boleh berlebihan. Terlalu banyak asupan vitamin D dapat menyebabkan kadar kalsium melonjak tinggi, muntah, lemah otot, dan dehidrasi.
Dalam kasus yang lebih parah, dapat menyebabkan gagal ginjal, detak jantung tidak teratur, hingga kematian. Biasanya, hal ini terjadi akibat konsumsi suplemen vitamin D dosis tinggi secara teratur.
Suplemen vitamin D tersedia dalam berbagai dosis. Dikutip dari Very Well Health, dosis untuk orang dewasa biasanya berkisar antara 400 hingga 50.000 IU (International Units/Satuan Internasional).
Orang dewasa berusia 18-70 tahun disarankan untuk mengonsumsi 600 IU (15 mikrogram) vitamin D setiap hari. Sedangkan untuk usia 71 ke atas, kebutuhannya bertambah menjadi 800 IU (20 mikrogram).
Nah, konsumsi vitamin D sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan harian. Lebih baik lagi jika Anda melakukan tes darah terlebih dahulu dan konsultasi dengan dokter terkait kebutuhan vitamin D Anda.
Baca Juga: 5 Manfaat Vitamin D untuk Ibu Hamil yang Dapat Dikonsumsi
(DEL)
