Warna Talenan yang Digunakan Khusus untuk Persiapan Daging dan Unggas

Menyajikan informasi terkini, terbaru, dan terupdate mulai dari politik, bisnis, selebriti, lifestyle, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Hari Ini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam proses memasak, talenan jadi salah satu perangkat yang penting untuk memudahkan seseorang memotong bahan makanan. Biasanya, orang-orang hanya punya satu talenan untuk semua jenis bahan makanan, mulai dari rempah hingga daging.
Namun, ternyata disarankan untuk membedakan talenan berdasarkan jenis makanan demi menjaga higienitas dan mencegah kontaminasi. Prinsip ini sudah diterapkan dalam banyak bisnis makanan, seperti restoran hingga dapur hotel.
Agar tim dapur tidak salah memilih talenan, terdapat kode warna yang mereka gunakan. Lantas, apa warna talenan yang harus digunakan khusus untuk persiapan daging dan unggas? Simak jawabannya berikut ini.
Warna Talenan yang Digunakan Khusus untuk Persiapan Daging dan Unggas Sesuai SOP
Pada umumnya, dapur di Indonesia mengacu pada hukum internasional dalam membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pengelolaan pangan, termasuk dalam penentuan kode warna talenan.
Dikutip dari Food Hygiene Company, Hazard Analysis and Critical Control Point (HACCP) menganjurkan untuk memisahkan talenan daging mentah dengan bahan makanan lain untuk mengurangi risiko kontaminasi bakteri. Warna talenan untuk persiapan daging dan unggas yang direkomendasikan adalah merah.
Namun, perlu dipahami bahwa rekomendasi warna dari HACCP tidak bersifat wajib. Jadi, setiap dapur bisa saja punya SOP warna talenan tersendiri untuk daging dan unggas.
Kode Warna untuk Talenan Berdasarkan Bahan Makanan
Merujuk pada rekomendasi HACCP, berikut ini warna-warna talenan berdasarkan kelompok makanan tertentu:
Merah – Daging dan unggas mentah. Daging mentah dapat mengandung bakteri berbahaya, seperti Salmonella, Campylobacter, dan E. coli, sehingga harus punya talenan tersendiri.
Kuning – Daging dan unggas matang, seperti ayam panggang dan daging sapi panggang. Talenan untuk daging matang tak boleh digabung dengan bahan makanan lain, terutama daging mentah. Sebab, daging yang sudah dimasak sering kali sudah siap untuk dimakan, sehingga harus dilindungi dari cairan daging mentah dan peralatan kotor.
Biru – Ikan dan makanan laut mentah. Talenannya tidak boleh digabung dengan talenan daging mentah untuk mencegah kontaminasi silang antara makanan laut mentah dan bahan mentah lainnya. Warna biru juga dapat memudahkan untuk melihat sisik dan tulang ikan.
Cokelat – Sayuran akar seperti kentang, wortel, bit, dan lobak. Sayuran ini bercampur dengan tanah dan kotoran lainnya, sehingga harus dipisahkan dengan bahan makanan lainnya.
Hijau – Buah-buahan, rempah, dan bahan-bahan salad seperti selada, mentimun, tomat, dan sejenisnya. Bahan makanan ini disajikan tanpa dimasak lagi, sehingga harus dijaga kebersihannya selama proses persiapan.
Putih – Roti dan produk susu seperti roti, keju, mentega, dan sejenisnya. Produk roti dan susu mungkin tidak berisiko tinggi seperti daging mentah, tetapi seringkali mengandung alergen seperti susu, gluten, telur, atau kacang-kacangan, sehingga harus dipisahkan dengan bahan makanan lain.
Baca Juga: Tips Membersihkan Talenan Kayu Agar Terbebas dari Noda, Bakteri, & Bau
(DEL)
