5 Fakta Amblesnya Jalan Gubeng di Surabaya yang Sempat Hebohkan Warga
Tulisan dari Berita Heboh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kasus amblesnya Jalan Gubeng sempat menggemparkan warga Surabaya. Terlebih bagi orang yang hendak melintas atau tinggal di sekitar lokasi kejadian. Menurut tim Rescue Dinas Damkar Surabaya, kejadian itu terjadi pada Selasa malam (18/12), sekitar pukul 21.30 WIB.
Berikut lima fakta amblesnya Jalan Gubeng, Surabaya, yang sempat hebohkan warga.
1. Ambles hingga kedalaman 20 meter

Setidaknya, sepanjang 100 meter ruas jalan ambles sedalam 4 hingga 20 meter. Tim Rescue mengatakan bahwa ada 4 lajur jalan raya dan 2 jalan pedestrian ambles. Menurut kabar yang beredar, sempat terjadi gerakan tanah susulan di bagian barat lokasi kejadian.
2. Diduga terkait pengerjaan proyek besar

Di dekat lokasi kejadian longsornya Jalan Gubeng, tengah berlangsung pengerjaan proyek besar perluasan basement RS Siloam. Pengerukan tanah di sekitar Jalan Gubeng dalam proyek itu diduga kuat menjadi penyebab amblesnya jalan sepanjang 100 meter itu. Namun, kejadian tersebut masih dalam penyelidikan. Rencananya polisi akan mendatangkan ahli geologi dari Jakarta guna mendalami penyebab tanah ambles itu.
Baca Juga: Foto Udara Jalan Amblas Surabaya Jalan Gubeng Surabaya Amblas Hingga 20 Meter Sutopo: Jalan Gubeng Amblas karena Konstruksi, Bukan Sesar Gempa
3. Crane jatuh dan terdengar suara gemuruh

Sempat ada yang melihat saat kejadian Jalan Gubeng ambles, sebuah crane yang berada di sekitar lokasi terjatuh. Bahkan, suara gemuruh juga terdengar dari jarak yang ditempuh sekitar lima menit dari lokasi kejadian.
Hal itu diungkapkan oleh Umar, salah satu anggota Linmas Surabaya yang mengaku mendengar suara gemuruh. Ia kemudian mencari sumber suara gemuruh itu.
4. Sebuah eskavator diduga tertimbun

Amblesnya Jalan Gubeng menyebabkan tiang listrik di lokasi kejadian ambruk. Tidak hanya itu, diduga sebuah eskavator juga turut tertimbun dalam peristiwa itu. Belum diketahui secara pasti adanya korban jiwa.
5. Pipa PDAM di lokasi kejadian sempat bocor

Pasca-kejadian longsor di Jalan Gubeng, lokasi tersebut sempat dipenuhi genangan air. Genangan air itu berasal dari sebuah pipa PDAM yang sempat bocor akibat kejadian itu. Namun, petugas telah dikerahkan untuk memperbaikinya.
Usai kejadian itu, tim Rescue, Tagana, dan tim gabungan lainnya mengevakuasi warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian. Hal itu dilakukan lantaran khawatir adanya gerakan tanah susulan.
Di sekitar lokasi kejadian juga sudah dipasang garis polisi agar warga tidak menyaksikan situasi dan kondisi dari jarak dekat. Sementara itu, kejadian tersebut mengakibatkan akses lalu lintas di Jalan Gubeng lumpuh total, sehingga polisi harus mengalihkan jalur lalu lintas.

