kumparan
8 Agu 2019 19:04 WIB

Bolehkah Qadha Puasa Ramadhan Saat Puasa Tarwiyah dan Arafah?

Ilustrasi Ramadhan (Foto: Pixabay)
Hari Jumat dan Sabtu, 9-10 Agustus 2018, umat muslim bisa melaksanakan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah. Puasa sunnah ini cukup banyak diamalkan oleh umat muslim karena keutamaannya.
ADVERTISEMENT
Orang yang berpuasa di kedua hari tersebut, dijanjikan akan dihapus dosa-dosanya. Dosa satu tahun ke belakang akan dihapus jika melaksanakan puasa sunnah Tarwiyah, dan dosa selama dua tahun akan dihapus apabila melaksanakan puasa sunnah Arafah.
Selain karena keutamaannya tersebut, tak sedikit orang yang juga membayar hutang puasa di bulan Ramadhan saat melaksanakan kedua puasa sunnah tersebut. Tapi, sebenarnya boleh tidak sih mengqadha puasa Ramadhan digabung dengan puasa sunnah tarwiyah dan arafah?
Begini penjelasannya seperti dikutip dari laman NU Online.
Menurut Syekh Zakariya Al-Anshari, orang yang mengqadha puasa Ramadhan sekaligus berpuasa sunnah Tarwiyah dan Arafah, puasanya tetap sah. Ia pun juga akan tetap mendapatkan kemuliaan penghapusan dosa karena melaksanakan puasa Tarwiyah dan Arafah.
ADVERTISEMENT
Hal itu disampaikan dalam kitab Asnal Mathalib, juz V, halaman 388 yang ditulis Syekh Zakariya Al-Anshari:
قَوْلُهُ وَصَوْمُ عَاشُورَاءَ) أَفْتَى الْبَارِزِيُّ بِأَنَّ مَنْ صَامَ عَاشُورَاءَ مَثَلًا عَنْ قَضَاءٍ أَوْ نَذْرٍ حَصَلَ لَهُ ثَوَابُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ وَوَافَقَهُ الْأَصْفُونِيُّ وَالْفَقِيهُ عَبْدُ اللَّهِ النَّاشِرِيُّ وَالْفَقِيهُ عَلِيُّ بْنُ إبْرَاهِيمَ بْنِ صَالِحٍ الْحَضْرَمِيُّ وَهُوَ الْمُعْتَمَدُ (قَوْلُهُ صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ اُحْتُسِبَ عَلَى اللَّهِ إلَخْ) الْحِكْمَةُ فِي كَوْنِ صَوْمِ عَرَفَةَ بِسَنَتَيْنِ وَعَاشُورَاءَ بِسَنَةٍ أَنَّ عَرَفَةَ يَوْمٌ مُحَمَّدِيٌّ يَعْنِي أَنَّ صَوْمَهُ مُخْتَصٌّ بِأُمَّةِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَاشُورَاءَ يَوْمٌ مُوسَوِيٌّ
Artinya: “(Puasa Asyura). Al-Barizi berfatwa bahwa orang yang berpuasa pada hari Asyura misalnya untuk qadha atau nazar puasa, maka ia juga mendapat pahala puasa sunnah hari Asyura. Pandangan ini disepakati oleh Al-Ushfuwani, Al-Faqih Abdullah An-Nasyiri, Al-Faqih Ali bin Ibrahim bin Shalih Al-Hadhrami. Ini pandangan yang muktamad. (Puasa hari Asyura dihitung oleh Allah) Hikmah di balik ganjaran penghapusan dosa dua tahun untuk puasa sunnah Arafah dan penghapusan dosa setahun untuk puasa Asyura adalah karena Arafah adalah harinya umat Nabi Muhammad SAW, yakni puasa sunnah Arafah bersifat khusus untuk umat Nabi Muhammad SAW. Sementara Asyura adalah harinya umat Nabi Musa AS,”
ADVERTISEMENT
Dari ayat tersebut, jawabannya tentu saja boleh mengqadha puasa Ramadhan digabung dengan puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah.
(NS)
Baca lebih banyak berita mengenai berita heboh/berita artis/info bola/dan lifehack lebih nyaman di aplikasi kumparan.
Download aplikasi Android di sini.
Download aplikasi iOS di sini.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan