Konten dari Pengguna

Sudah Tahu Belum? Ini Alasan IPK Maksimal 4 Bukan 100

Berita Heboh

Berita Heboh

Membicarakan apa saja yang sedang ramai.

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Heboh tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

com-Ilustrasi Lulus Kuliah Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
com-Ilustrasi Lulus Kuliah Foto: Shutterstock

Saat sekolah, nilai yang diberikan adalah antara angka 1-10 atau 10–100. Namun, ketika kuliah, penilaian yang diberikan berbeda. Kamu akan mendapatkan nilai maksimal 4.

Penilaian tersebut disebut dengan Indeks Prestasi Kumulatif. Namun, kenapa ya maksimal cuma 4? Yuk, cari tahu!

Alasan IPK Maksimal 4

Nilai dari setiap mata kuliah per semesternya akan diakumulasi hingga menjadi IPK. Nilai mata kuliah yang keluar adalah gabungan dari nilai kehadiran, tugas, keaktifan, UTS, dan UAS.

Biasanya setiap nilai memiliki jumlah persentase yang berbeda-beda. Misalnya kehadiran dihitung 10 persen, tugas 20 persen, UTS 30 persen, dan UAS 30 persen.

Dari masing-masing variabel memiliki nilai 1 hingga 100. Kemudian diakumulasi.

Misalkan ketika mendapat nilai 85, maka kamu akan mendapatkan nilai mata kuliah A dengan poin 4.

Begitupun dengan yang mendapatkan nilai 75 hingga 85, maka akan mendapatkan nilai B. Dan seterusnya hingga nilai E atau tidak ada nilainya.

Akhirnya akan muncul sebuah angka dengan rentang 0–4.