12 Upaya dalam Menyelesaikan Konflik di Masyarakat menurut Ilmu Sosial

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Konflik sosial sering terjadi dalam masyarakat. Bagaimanapun juga, konflik ini perlu segera diselesaikan agar tidak berbuntut panjang. Menurut ilmu Sosial, upaya dalam menyelesaikan konflik di masyarakat dapat dilakukan dengan beragam cara.
Cara-cara tersebut perlu dipahami oleh siswa maupun mahasiswa yang sedang mempelajari materi ini. Dengan demikian, akan ada lebih banyak orang yang bisa menerapkannya saat suatu konflik terjadi.
Upaya dalam Menyelesaikan Konflik di Masyarakat dapat Dilakukan dengan 12 Cara
Menurut buku Sosiologi 2 SMA Kelas IX, Drs. Andreas Soeroso, M.S. (2008: 37), suatu konflik dapat terjadi karena adanya perbedaan tujuan antar individu maupun kelompok sosial. Jika tidak diselesaikan, maka akan timbul masalah yang lebih parah.
Berdasarkan penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa konflik sosial perlu segera diselesaikan. Upaya dalam menyelesaikan konflik di masyarakat dapat dilakukan dengan 12 cara, yakni.
Toleransi, yaitu sikap saling menghormati dan menghargai pendapat masing-masing.
Kompromi, yakni pengurangan tuntutan oleh masing-masing pihak yang berkonflik
Konsiliasi, yaitu perundingan antara pihak-pihak yang bekonflik hingga mencapai kesepakatan
Arbitrasi, yakni pemilihan pihak ketiga untuk menjadi penengah dalam konflik
Ajudikasi, yaitu pengadaan persidangan untuk menyelesaikan konflik
Konversi, yakni salah satu pihak mengalah demi selesainya konflik
Segregasi, yaitu pihak-pihak yang bertentangan saling menghindar agar menurunkan ketegangan
Displacement, yakni mengalihkan topik pada objek tertentu agar konflik segera selesai
Mediasi, yaitu penggunaan pihak ketiga sebagai penasihat untuk menyelesaikan konflik
Cease fire, yakni penangguhan peperangan atau permusuhan hingga upaya penyelesaian konflik bisa terselenggara
Stalemate, yaitu berhentinya pihak-pihak yang berselisih pada satu titik tertentu karena mempunyai kekuatan yang seimbang sehingga tak ada harapan untuk melakukan hal lain
Koersi, yakni penyelesaian konflik yang mengandung unsur ancaman dari satu pihak tertentu
Baca juga: 4 Penyebab Terjadinya Konflik di Kelompok Sosial
Beragam upaya di atas memang tidak selalu berupa tindakan yang positif. Namun semua upaya tersebut tetap mempunyai tujuan yang sama, yakni menyelesaikan konflik.
Jadi dalam ilmu Sosial, upaya dalam menyelesaikan konflik di masyarakat dapat dilakukan dengan berbagai cara. Cara-cara tersebut adalah toleransi, kompromi, konsiliasi, arbitrasi, ajudikasi, konversi, segregadi, displacement, mediasi, cease fire, stalemate, dan koersi. (LOV)
