Konten dari Pengguna

17 Contoh Kalimat Ungkapan dan Peribahasa Populer beserta Artinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh Kalimat Ungkapan dan Peribahasa Populer, Foto: Unsplash/Joao Tzanno
zoom-in-whitePerbesar
Contoh Kalimat Ungkapan dan Peribahasa Populer, Foto: Unsplash/Joao Tzanno

Peribahasa didefinisikan KBBI sebagai kalimat dengan makna tertentu yang berisi kalimat ringkas, perbandingan, atau nasihat akan tingkah laku manusia. Dapat diartikan sebagai contoh ungkapan tradisional, contoh kalimat ungkapan dan peribahasa sering digunakan untuk menasihati seseorang.

17 Contoh Kalimat Ungkapan dan Peribahasa

Contoh Kalimat Ungkapan dan Peribahasa Populer, Foto: Unsplash/taylor hernandez

Agar lebih jelas inilah beberapa contoh peribahasa Indonesia yang dapat digunakan untuk menasihati lawan bicara:

  1. Andi itu bagaikan katak di dalam tempurung. Arti: Andi kurang wawasan, bodoh, atau picik.

  2. Kamu seperti harimau yang menyembunyikan kuku saja. Arti: kamu tidak mau menyombongkan kelebihanmu.

  3. Semut di sebrang lautan tampak, gajah di kelopak mata tidak tampak. Arti: kesalahan kecil orang selalu dibicarakan, padahal diri sendiri melakukan kesalahan besar yang tidak disadari.

  4. Aku sangat menyukainya, ia bagaikan air tenang yang menghanyutkan. Arti: orang yang pendiam biasanya kaya akan ilmu.

  5. Karena nila setitik, rusak susu sebelangga. Arti: hanya karena kesalahan kecil, semuanya jadi kacau dan berantakan.

  6. Ia bagaikan air di atas daun talas. Arti: orang itu tidak tetap pendiriannya.

  7. Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung. Arti: Hendaklah kita menuruti adat-istiadat setempat.

  8. Badai pasti berlalu. Arti: Semua penderitaan pasti ada akhirnya.

  9. Diella sekarang jadi kacang yang lupa akan kulitnya. Arti: orang sombong yang lupa akan asal-usulnya.

  10. Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Arti: Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.

  11. Sambil menyelam minum air. Arti: mengerjakan dua pekerjaan atau lebih di dalam waktu yang bersamaan.

  12. Orang itu memang murah dimulut, mahal ditimbangan. Arti: orang itu mudah sekali berjanji, tetapi tidak pernah menepatinya.

  13. Jangan sampai hidup ini besar pasak daripada tiang. Arti: jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pemasukan.

  14. Ia bagaikan musuh di dalam selimut. Arti: ia adalah orang terdekat yang diam-diam berkhianat.

  15. Tak ada gading yang tak retak. Arti: tidak ada yang sempurna, setiap hal pasti punya kekurangan masing-masing.

  16. Tangan merentang, bahu memikul. Arti: berani berbuat, harus berani bertanggung jawab.

  17. Air beriak tanda tak dalam. Arti: orang yang banyak bicara biasanya bodoh.

Silakan gunakan satu atau lebih dari contoh peribahasa perumpamaan di atas untuk menasihati orang yang kamu pedulikan. (BRP)