Konten dari Pengguna

2 Contoh Perkembangan pada Tumbuhan

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Sebutkan 2 Contoh Perkembangan pada Tumbuhan - Sumber: unsplash.com/@artic_studios
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Sebutkan 2 Contoh Perkembangan pada Tumbuhan - Sumber: unsplash.com/@artic_studios

Terdapat banyak contoh perkembangan pada tumbuhan yang bisa diamati. Perkembangan pada tumbuhan adalah proses perubahan yang terjadi sepanjang siklus hidup tumbuhan, mulai dari fase embrionik hingga mencapai kedewasaan dan mampu bereproduksi.

Perkembangan ini mencakup pertumbuhan, diferensiasi, dan morfogenesis. Semuanya diatur oleh faktor genetik dan lingkungan yang ada pada tumbuhan.

Contoh Perkembangan pada Tumbuhan yang Menarik untuk Diamati

Ilustrasi contoh perkembangan pada tumbuhan - Sumber: pixabay.com/outsideclick

Berdasarkan keterangan di buku Biologi SMA/MA Kls XII (Diknas), Gunawan Susilowarno, dkk, (2009), tahapan perkembangan pada tumbuhan dimulai dari tumbuhnya embrio. Proses ini dimulai dengan fertilisasi, saat sel dari serbuk sari membuahi sel telur dalam bakal biji.

Selanjutnya, embrio akan berkembang menjadi struktur yang lengkap. Dengan akar, batang, dan daun embrionik, yang semuanya berada di dalam biji.

Berikut adalah beberapa contoh perkembangan pada tumbuhan yang menarik untuk diamati dan dipelajari.

1. Perkecambahan Benih

Perkecambahan adalah proses saat benih yang dorman mulai tumbuh menjadi tanaman muda. Tahapan ini terdiri dari:

  1. Imbibisi: Biji menyerap air dari lingkungan, menyebabkan biji membengkak dan kulit biji retak.

  2. Aktivasi Enzim: Air yang masuk mengaktifkan enzim-enzim yang mengubah cadangan makanan dalam biji menjadi energi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan.

  3. Pertumbuhan Embrio: Radikula (akar embrionik) pertama kali keluar dari biji dan tumbuh ke bawah mencari air dan nutrisi. Selanjutnya, hipokotil (batang embrionik) dan kotiledon (daun embrionik) mulai tumbuh ke atas menuju permukaan tanah.

  4. Emergennya Tunas: Setelah tunas muncul di permukaan tanah, kotiledon membuka dan mulai melakukan fotosintesis, menyediakan energi tambahan untuk pertumbuhan tanaman muda.

  5. Pembentukan Daun Sejati: Daun pertama yang sebenarnya mulai terbentuk, menggantikan fungsi kotiledon dalam fotosintesis dan mendukung pertumbuhan lebih lanjut.

2. Pembentukan Bunga

Pembentukan bunga adalah tahap penting dalam siklus hidup tumbuhan berbunga, yang menjadi peluang terjadinya reproduksi seksual. Proses ini meliputi:

  1. Induksi Bunga: Tumbuhan menerima sinyal lingkungan seperti perubahan panjang hari atau suhu yang memicu transisi dari fase vegetatif ke fase reproduktif.

  2. Diferensiasi Sel: Meristem apikal (ujung tunas) mulai membentuk organ-organ bunga seperti kelopak, mahkota, benang sari, dan putik.

  3. Pembungaan: Organ-organ bunga tumbuh dan berkembang menjadi bunga yang matang.

  4. Penyerbukan: Serbuk sari dari benang sari (organ jantan) berpindah ke putik (organ betina), seringkali dengan bantuan angin, air, atau hewan penyerbuk.

  5. Pembuahan: Serbuk sari membuahi sel telur dalam bakal biji, menghasilkan biji baru yang akan tumbuh menjadi tanaman baru.

Baca Juga: Alasan Tumbuhan dapat Mengalami Pertumbuhan dan Perkembangan

Berbagai contoh perkembangan pada tumbuhan adalah proses yang kompleks dan terkoordinasi. Proses yang menjadi peluang bagi tumbuhan tumbuh dari biji menjadi tanaman dewasa yang mampu bereproduksi dan mempertahankan kelangsungan hidup spesies mereka. (DNR)