2 Contoh Soal Bunga Tunggal yang Lengkap dengan Pembahasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh soal bunga tunggal merupakan salah satu cara yang dapat siswa lakukan untuk bisa menguasai materi dalam mata pelajaran Matematika. Hal tersebut terjadi karena beberapa contoh soal umumnya memuat pembahasan.
Contoh soal yang lengkap dengan pembahasan tersebut dapat membuat siswa lebih memahami materi sebab memiliki penjelasan tentang cara mengerjakan. Oleh karena itu, tidak heran jika banyak siswa kerap mencari contoh soal beserta pembahasannya.
2 Contoh Soal Bunga Tunggal
Guna membantu siswa mencari referensi materi seputar bunga tunggal dalam pelajaran Matematika, berikut adalah dua contoh soal bunga tunggal yang lengkap dengan jawabannya. Dua contoh soal berikut memiliki hitungan yang berbeda.
Berdasarkan kondisi tersebut, siswa dapat mencoba membaca dengan saksama agar memahami kedua bentuk soal. Berikut adalah contoh soal pertama yang dikutip dari Matematika Kelompok Akuntansi, Administrasi Perkantoran, dan Sosial, Yusup (2007: 59).
1. Yana meminjam uang ke bank untuk membeli motor sebesar Rp12.000.000,00. Bank tersebut memberi diskonto 5% per tahun. Berapakah uang yang diterima Yana?
Pembahasan:
Diskonto = Modal x persen bunga (dalam desimal) x l (lama pembungaan)
D = M x i x t
D = 12.000.000 x 5% x 1
D = 12.000.000 x 0,05 x 1
D = 600.000
Uang yang diterima Yana = harga – diskonto
Uang yang diterima Yana = 12.000.000 – 600.000
Uang yang diterima Yana = 11.400.000
Jadi, uang yang diterima Yana adalah Rp11.400.000,00.
Setelah memahami contoh soal dan pembahasan yang pertama, sekarang adalah saatnya untuk masuk ke contoh soal kedua. Contoh soal kedua dikutip dari buku Inti Materi Matematika SMP Kelas 7,8,9, Tim Maestro Genta (2021: 45).
2. Setelah 9 bulan uang tabungan Susi di koperasi berjumlah Rp3.815.000,00. Koperasi memberi jasa simpanan berupa bunga 12% per tahun. Tabungan awal Susi di koperasi adalah ….
Pembahasan:
Persen bunga = 9 bulan/ 12 bulan x 12% = 9%
Tabungan awal = 100% / (100% + bunga) x tabungan akhir
Tabungan awal = 100% / (100% + 9%) x 3.815.000
Tabungan awal = 100/109 x 3.815.000
Tabungan awal = 3.500.000
Jadi, tabungan awal Susi di koperasi tersebut adalah Rp3.500.000,00.
Baca juga: 2 Contoh Soal Bilangan Kuantum dalam Mata Pelajaran Kimia
Berdasarkan dua contoh soal bunga tunggal di atas, dapat dipahami bahwa siswa perlu menyimak soal dengan saksama. Tujuannya adalah mengetahui poin-poin penting dalam soal, seperti nominal, bunga, waktu, serta hal yang ditanyakan. (AA)
