Konten dari Pengguna

2 Lagu dengan Tangga Slendro dan Pelog serta Pembahasannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tuliskan masing-masing 2 lagu dengan tangga slendro dan pelog (Foto: Marius Masalar | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tuliskan masing-masing 2 lagu dengan tangga slendro dan pelog (Foto: Marius Masalar | Unsplash.com)

Dalam budaya Jawa, dikenal kesenian gamelan. Gamelan merupakan alat musik tradisional yang terdiri dari beberapa alat musik seperti gong, gambang, dan kendhang.

Dalam musik gamelan, tangga nada yang digunakan disebut dengan slendro dan pelog. Tuliskan masing-masing 2 lagu dengan tangga slendro dan pelog!

Terdapat banyak sekali jenis musik di dunia ini. Salah satu hal yang sama adalah setiap musik memerlukan tangga nada untuk memudahkan saat memainkan lagu menggunakan alat musik. Simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: Kesan Lagu pada Tangga Nada Pelog Lengkap dengan Contoh Lagunya

Contoh Lagu dengan Tangga Slendro dan Pelog

Ilustrasi Contoh Lagu dengan Tangga Slendro dan Pelog (Foto: Ramadhany | Unsplash.com)

Dikutip dari buku Wiwara Pengantar Bahasa dan Kebudayaan Jawa oleh Kridalaksana (2001), instrumen gamelan terdiri dari dua susunan nada, yaitu nada (laras) pelog dan nada (laras) slendro.

Laras pelog memiliki 7 nada dasar yaitu nada ji (siji = 1), ro (loro = 2), lu (telu = 3), pat (papat = 4), ma (lima = 5 ), nem (enem = 6), dan pi (pitu = 7). Perbedaan frekuensi yang ada antarnada tidak sama atau mirip dengan nada diatonis.

Sedangkan laras slendro memiliki 5 nada dasar yaitu ji (siji = 1), ro (loro = 2), lu (telu = 3), ma (lima = 5 ), dan nem (enem = 6). Nada pat (papat = 4) tidak ada pada laras slendro. Perbedaan frekuensi yang ada antarnada pada gamelan adalah sama.

Berikut ini beberapa contoh lagu dengan tangga slendro dan pelog:

Tangga nada slendro:

  1. Cublak-Cublak Suweng (Jawa Tengah)

  2. Cing Cangkeling (Jawa Barat)

Tangga nada pelog:

  1. Mecepet-Cepetan (Bali)

  2. Karatangan Pahlawan (Jawa Barat)

Tangga Nada

Di atas sudah dibahas tangga nada pelog dan slendro. Tapi, apa sih tangga nada itu? Dikutip dari Kreatif Tematik Panas dan Perpindahannya Kelas V untuk SD/MI oleh Wibowo, dkk (2019), tangga nada merupakan urutan nada yang disusun secara berjenjang.

Tangga nada dibagi menjadi beberapa jenis yaitu tangga nada kromatis, pentatonis, dan diatonis. Berikut ini penjelasannya:

  • Tangga nada kromatis merupakan tangga nada yang jarak antarnadanya adalah ½.

  • Tangga nada pentatonis merupakan tangga nada yang jarak antarnadanya adalah 1. Tangga nada ini umumnya digunakan pada jenis musik tradisional Indonesia, seperti pada gamelan. Tangga nada pentatonis dibagi lagi menjadi slendro dan pelog. Perbedaannya adalah slendro bersifat gembira dan semangat. Sedangkan pelog akan memberikan perasaan tenang serta hormat.

  • Tangga nada diatonis merupakan tangga nada yang jarak antarnadanya adalah 1 dan ½. Tangga nada ini dibagi lagi menjadi tangga nada diatonis mayor dan minor.

Demikian ulasan mengenai contoh lagu dengan tangga slendro dan pelog. Semoga bermanfaat. (KRIS)